Pengedar 24 Paket Sabu Ditangkap Tim Reborn 007 Satresnarkoba Polres Prabumulih di Rumah Kosong, Satu Pelaku Masuk DPO

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Prabumulih kembali membuahkan hasil. Tim Reborn 007 Unit 1 Satresnarkoba Polres Prabumulih berhasil menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu saat berada di sebuah rumah kosong di Jalan Sampoerna RT 05 RW 01, Kelurahan Arimbi Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Senin (1/6/2026) sekira pukul 10.30 WIB.

Pelaku yang diamankan diketahui bernama Ekonri Sahputan (34), warga Jalan Beringin RT 02 RW 03, Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 24 paket narkotika jenis sabu yang dikemas dalam plastik klip bening dengan total berat bruto 5,31 gram, uang tunai sebesar Rp85.000, satu bal plastik klip bening kosong, serta satu buah skop pipet plastik warna merah yang diduga digunakan untuk memaketkan sabu.

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa sebuah rumah kosong di kawasan Jalan Sampoerna sering dijadikan lokasi transaksi peredaran gelap narkotika dan penyalahgunaan narkoba.

Menindaklanjuti informasi itu, anggota Satresnarkoba Polres Prabumulih langsung melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran laporan tersebut. Setelah identitas pelaku dan lokasi teridentifikasi, Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih AKP Muhammad Arafah, S.H. memerintahkan Kanit Idik I Satresnarkoba IPDA Ade Yus Barianto, S.H bersama anggota opsnal untuk bergerak menuju lokasi.

Saat penggerebekan dilakukan, petugas bersama warga sekitar langsung masuk ke dalam rumah kosong yang menjadi target operasi. Di lokasi tersebut, tersangka Ekonri berhasil diamankan ketika sedang memaketkan narkotika jenis sabu.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan badan dan tempat yang disaksikan warga sekitar. Hasilnya, ditemukan 24 paket sabu yang berada di lantai dekat posisi tersangka saat diamankan.

Selain itu, polisi juga menemukan satu bal plastik klip bening kosong dan satu buah skop pipet plastik warna merah yang diduga digunakan sebagai alat bantu pengemasan narkotika.

Tak hanya itu, petugas turut mengamankan uang tunai sebesar Rp85.000 yang ditemukan di kantong depan celana tersangka. Saat diinterogasi, tersangka mengakui uang tersebut merupakan hasil penjualan sabu.

Dari interogasi awal tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti narkotika yang ditemukan merupakan miliknya. Ia berencana mengedarkan sabu tersebut dengan cara menjualnya bersama seorang rekannya berinisial HK, yang berhasil melarikan diri saat proses pengungkapan kasus dan kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Setelah dilakukan penangkapan dan pengamanan barang bukti, tersangka langsung dibawa ke Mapolres Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih AKP Muhammad Arafah, S.H melalui  Kanit Idik I Satresnarkoba IPDA Ade Yus Barianto, S.H menegaskan akan terus memburu jaringan peredaran narkotika yang masih beroperasi di wilayah hukum setempat, termasuk mengejar keberadaan HK, rekan tersangka yang saat ini berstatus buronan.

“Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh kami guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang terkait dengan tersangka,” tegasnya. (dn)

banner 400x130

Perkuat Semangat Pengabdian dan Persatuan Bangsa, Polres Prabumulih Gelar Upacara Hari Pancasila ke-81

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polres Prabumulih melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke-81 Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres Prabumulih, Senin (1/6/2026) pukul 08.00 WIB. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh personel Polres Prabumulih, ASN Polri, serta personel Polsek jajaran sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya dasar negara Republik Indonesia.

Pelaksanaan upacara tersebut mengacu pada Surat Kapolda Sumsel Nomor B/4756/XII/2025 tentang Upacara Hari Besar Nasional Tahun 2026 serta Surat Kapolres Prabumulih Nomor B/21/I/HUK.6.6./2026 tanggal 2 Januari 2026 tentang Jadwal Upacara Tahun 2026 di Polres Prabumulih.

Dalam kegiatan tersebut, petugas upacara yang mendapat amanah melaksanakan tugas antara lain Perwira Upacara IPTU Romi Afriyadi, S.Psi., M.H., Komandan Upacara IPDA Egar Charles, S.H., Pembawa Acara AIPDA Nur Fitri Yani, S.H., serta Pengibar Bendera Merah Putih yang terdiri dari BRIPTU Reyvan Askabani, BRIPDA Harmy Yudha Sakti dan BRIPDA Rachma Suparmanto. Sementara doa dibacakan oleh BRIPKA Haryono, S.H., yang memimpin doa untuk keselamatan bangsa, negara dan institusi Polri.

Rangkaian upacara berlangsung sesuai tata tertib yang telah ditetapkan, diawali dengan menyanyikan Mars Polri, penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, amanat Inspektur Upacara, pembacaan doa, hingga penutupan dengan menyanyikan Mars Polda Sumsel dan Andhika Bhayangkari.

Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para pendiri bangsa sekaligus meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila.

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan hanya kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sebagai anggota Polri, kita harus menjadikan Pancasila sebagai pedoman moral dan landasan dalam bertindak. Nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial harus tercermin dalam sikap, perilaku serta pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat setiap hari,” ujar AKBP Bobby Kusumawardhana.

Kapolres menegaskan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan personel yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, semangat gotong royong dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila harus terus dijaga sebagai kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.

Lebih lanjut, AKBP Bobby Kusumawardhana mengajak seluruh personel Polres Prabumulih untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga disiplin, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Kami berharap seluruh personel Polres Prabumulih senantiasa bekerja dengan tulus, ikhlas dan penuh tanggung jawab. Jadilah Bhayangkara yang mampu memberikan rasa aman, menghadirkan solusi, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Pancasila harus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita,” tegas Kapolres.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga mengajak seluruh personel untuk senantiasa memanjatkan doa bagi bangsa dan negara agar Indonesia tetap diberikan keamanan, persatuan, kemajuan serta dijauhkan dari segala bentuk perpecahan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Momentum Hari Lahir Pancasila Ke-81 Tahun 2026 diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian seluruh personel Polres Prabumulih dalam mewujudkan Polri Presisi yang profesional, modern, terpercaya serta senantiasa hadir untuk masyarakat. (*)

Proyek Jaringan Irigasi Desa Jiwa Baru 2025 Dipertanyakan, Masyarakat Soroti Manfaat dan Keterbukaan Publik

MUARA ENIM, Pikiranrakyatsumsel – Proyek Pengembangan Jaringan Irigasi Ataran di Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim kembali menjadi sorotan masyarakat.

Meski pembangunan dilakukan secara bertahap sejak tahun 2025, proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muara Enim tersebut dinilai belum memberikan manfaat nyata bagi petani dan memunculkan berbagai pertanyaan terkait kualitas serta progres penyelesaiannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pengembangan jaringan irigasi tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp3.958.000.000 dan dikerjakan oleh PT Danadipa Cipta Konstruksi berdasarkan Kontrak Nomor 600.1.4/945/PPK-IS/APBD/2025.

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan sejumlah bagian bangunan irigasi yang disebut-sebut mulai dipenuhi rumput hingga semak belukar. Kondisi tersebut memicu keluhan masyarakat, mengingat proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah itu hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas pertanian warga.

Salah seorang warga Desa Jiwa Baru yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa jaringan irigasi yang dibangun sejak tahun lalu hingga saat ini belum berfungsi sebagaimana mestinya.

Dalam laporan yang diterima media ini, jauh sejak pengerjaan proyek dilakukan, masyarakat mengaku telah berupaya mencari informasi kepada sejumlah pihak terkait manfaat dan fungsinya bagi petani yang mayoritas berpenghasilan petani karet. Mereka pun menilai informasi yang diperoleh belum memberikan penjelasan secara lengkap mengenai proyek irigasi tersebut.

Selain mempertanyakan aspek keterbukaan informasi, tim masyarakat juga menyampaikan hasil pengamatan lapangan terkait hasil pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Beberapa temuan yang disampaikan antara lain kondisi material beton yang disebut tidak seragam, adanya bagian konstruksi yang ditumbuhi semak belukar dan mengalami keretakan saat pemasangan, serta dugaan ketidaksesuaian metode pekerjaan.

“Dari sudah dibangun itu sampai sekarang belum berfungsi. Malah ada beberapa bagian yang sudah ditumbuhi rumput. Kami sebagai petani tentu berharap irigasi ini bisa segera dimanfaatkan. Meskipun belum bisa dipakai ya dipelihara soal kualitasnya,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi sangat penting untuk menunjang produktivitas pertanian masyarakat, khususnya saat musim kemarau. Namun kondisi proyek yang belum memberikan manfaat membuat warga mempertanyakan efektivitas pelaksanaan pembangunan tersebut.

Selain persoalan fungsi, masyarakat juga mempertanyakan kualitas pekerjaan konstruksi. Beberapa warga mengaku khawatir apabila kerusakan yang muncul sejak dini tidak segera ditangani, maka umur teknis bangunan akan semakin pendek dan berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Pengamat kebijakan publik yang dimintai tanggapan menilai proyek infrastruktur yang dibiayai APBD seharusnya tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik semata, tetapi juga harus memastikan hasil pembangunan dapat beroperasi dan memberikan manfaat sesuai tujuan perencanaan.

“Tolak ukur keberhasilan proyek irigasi bukan hanya bangunan selesai dibangun, tetapi sejauh mana jaringan tersebut mampu mengairi lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas petani,” ujarnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui instansi teknis terkait dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut, termasuk meninjau kondisi fisik bangunan, progres penyelesaian, serta memastikan adanya langkah perbaikan apabila ditemukan kerusakan atau pekerjaan yang belum sesuai spesifikasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi terkini pengembangan jaringan irigasi Ataran di Desa Jiwa Baru.

Warga berharap proyek yang dibiayai dari uang rakyat tersebut dapat segera diselesaikan dan berfungsi sebagaimana mestinya sehingga mampu mendukung kebutuhan air pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Lubai. (tim)

Wakapolres Prabumulih Hadiri Latihan Menembak Bersama Forkopimda sebagai Wujud Kebersamaan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Dalam rangka mempererat sinergitas, soliditas, dan kerja sama antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Polres Prabumulih mengikuti kegiatan latihan menembak bersama yang digelar di Lapangan Tembak Zipur Prabumulih, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 12.30 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta organisasi olahraga menembak di Kota Prabumulih.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon Zipur Letkol Czi Achmad Afandi, S.E., M.M., Danyon Kav Mayor Kav Sahid Winagiri, S.Hub.Int., M.M., Wakapolres Prabumulih Kompol Chindi Helyadi, S.I.K., M.H., Kakan Kesbangpol Kota Prabumulih Ahmad Daswan, S.Sos., Danramil Prabumulih Kapten Inf Evirpebri Pubra, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Perbakin Kota Prabumulih.

Kegiatan latihan menembak berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Selain sebagai sarana meningkatkan kemampuan dasar menembak, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat komunikasi dan hubungan harmonis antar pimpinan instansi di Kota Prabumulih.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam menjaga sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik. Kebersamaan yang dibangun melalui berbagai kegiatan positif diyakini mampu mendukung pelaksanaan tugas masing-masing instansi dalam melayani masyarakat.

Latihan menembak bersama ini juga menjadi momentum silaturahmi yang efektif di tengah padatnya aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik. Interaksi yang terjalin secara langsung diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menyamakan visi serta memperkuat kolaborasi antar unsur Forkopimda dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, kondusif, serta mendukung pembangunan daerah.

Wakapolres Prabumulih Kompol Chindi Helyadi, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kebersamaan yang terjalin antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder merupakan modal utama dalam mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar latihan menembak, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi yang baik, serta meningkatkan sinergitas antar unsur Forkopimda. Dengan soliditas yang kuat, kami optimistis berbagai program dan tugas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan maksimal,” ujar Kompol Chindi Helyadi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi yang telah terjalin selama ini harus terus dipelihara melalui berbagai kegiatan positif dan kolaboratif, sehingga koordinasi antar instansi dapat berjalan semakin baik dalam mendukung keamanan, ketertiban, serta pembangunan di Kota Prabumulih.

Kegiatan latihan menembak bersama Forkopimda Kota Prabumulih berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai, serta diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kerja sama yang harmonis antar seluruh unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan di Kota Prabumulih. (Ril)

Polres Prabumulih Berhasil Amankan Pelaku Tabrak Lari yang Viral di Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Prabumulih dalam menangani laporan dugaan tabrak lari yang viral di media sosial pada Kamis (28/5/2026). Berawal dari laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110, personel Satlantas bersama Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) bergerak cepat melakukan pengejaran hingga kendaraan yang diduga terlibat berhasil dicegat.

Laporan tersebut disampaikan oleh pelapor bernama Yuki Almi Pratama sekitar pukul 16.13 WIB. Dalam laporannya, korban menginformasikan telah terjadi dugaan tabrak lari di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di kawasan Simpang Penimur menuju Tugu Nanas, Kota Prabumulih.

Dari informasi yang diterima petugas Call Center 110, kendaraan yang diduga menabrak merupakan mobil Toyota Calya warna hitam dengan nomor polisi wilayah B. Kendaraan tersebut disebut bergerak menuju arah Tol Prabumulih–Indralaya melalui Jalan Lingkar Prabumulih.

Menerima laporan tersebut, personel Satlantas Polres Prabumulih langsung berkoordinasi dengan pihak pengelola tol dan personel PJR Polda Sumsel yang berjaga di pintu Tol Prabumulih guna melakukan pencegatan terhadap kendaraan yang dimaksud.

Berkat koordinasi cepat dan responsif, kendaraan yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut berhasil dihentikan di kawasan pintu tol. Selanjutnya, Kanit Gakkum Satlantas berkoordinasi dengan Kapolsek Rambang Kapak Tengah untuk membantu pengamanan terhadap pengemudi yang diduga terlibat tabrak lari.

Setelah diamankan di Mapolsek RKT, pengemudi kemudian dijemput oleh personel Satlantas Polres Prabumulih untuk dibawa ke kantor Satlantas guna dimintai keterangan lebih lanjut bersama pihak korban.

Di hadapan petugas, kedua belah pihak kemudian difasilitasi untuk dilakukan mediasi secara humanis oleh jajaran Satlantas bersama Kapolsek RKT. Dari hasil mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dan saling memaafkan.

Kasat Lantas Polres Prabumulih, AKP Marlina, S.H., M.Si, didampingi Plh Kanit Gakkum Ipda Reno Oktarua, S.H.,mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan masyarakat melalui layanan 110.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak tol dan PJR untuk melakukan pencegatan. Alhamdulillah kendaraan berhasil ditemukan dan situasi dapat ditangani dengan aman serta kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek RKT IPDA Wendy Kurniawan, S.Psi., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penanganan cepat setiap laporan masyarakat demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman.

“Kami bersama Satlantas bersinergi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penanganan dilakukan secara profesional, humanis, dan mengedepankan penyelesaian yang baik bagi kedua belah pihak,” ungkap IPDA Wendy.

Polres Prabumulih juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian darurat, tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Layanan Call Center 110 Polres Prabumulih aktif selama 24 jam dan dapat diakses masyarakat secara cepat, mudah, serta gratis sebagai bentuk pelayanan prima Kepolisian kepada masyarakat.

“Laporkan segera apabila menemukan gangguan keamanan, tindak pidana, ataupun kejadian darurat lainnya. Respons cepat masyarakat melalui Call Center 110 sangat membantu kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik,” tutupnya. (*)

Dari Dapur SPPG Polres dan Prabumulih Timur untuk Masyarakat, 4 Ekor Sapi Kurban Diolah Jadi Sajian Siap Santap

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Semangat berbagi dan kepedulian sosial pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ditunjukkan keluarga besar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Prabumulih Timur dengan melaksanakan penyembelihan empat ekor sapi kurban, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan penyembelihan hewan kurban tersebut berlangsung di dapur SPPG Prabumulih Timur, Jalan Flores Gang Bethano, Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB), Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, sekitar pukul 10.00 WIB dan dihadiri langsung Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi.

Dari Dapur SPPG Polres dan Prabumulih Timur untuk Masyarakat, 4 Ekor Sapi Kurban Diolah Jadi Sajian Bergizi Siap Santap (Foto: PRsumsel)

Empat ekor sapi kurban itu berasal dari empat dapur SPPG yang berada di wilayah Kecamatan Prabumulih Timur, yakni SPPG Subsektor Polres Prabumulih, SPPG Prabumulih Timur, SPPG Bambu Kuning Gunung Ibul, serta SPPG Perum Sukajadi.

Tidak hanya melaksanakan penyembelihan hewan kurban, SPPG juga menghadirkan inovasi dalam penyaluran daging kurban kepada masyarakat. Daging kurban yang telah dipotong langsung diolah menjadi makanan bergizi siap santap sebelum dibagikan kepada warga sekitar dan penerima manfaat.

Dari Dapur SPPG Polres dan Prabumulih Timur untuk Masyarakat, 4 Ekor Sapi Kurban Diolah Jadi Sajian Bergizi Siap Santap (Foto: PRsumsel)

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat langsung menikmati hidangan yang higienis, matang, dan bernilai gizi tanpa harus repot mengolahnya kembali di rumah.

“Alhamdulillah hari ini dari empat SPPG di Prabumulih, yakni SPPG Polres, SPPG Bambu Kuning, SPPG Prabumulih Timur dan Sukajadi melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada masyarakat,” ujar Korwil SPPG Kota Prabumulih, Rifada Elzanabilah, STr Gz, di sela kegiatan.

Menurutnya, momentum Idul Adha bukan hanya menjadi sarana ibadah dan berbagi, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi antar warga.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen SPPG untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Insya Allah kegiatan ini akan terus menjadi rutinitas setiap Hari Raya Idul Adha. Tujuannya selain mempererat tali silaturahmi, juga agar masyarakat sekitar dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan di hari besar ini,” tandasnya. (dn)

Sholat Idul Adha Bersama Warga, Wali Kota Prabumulih Salurkan 33 Sapi Kurban

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Wali Kota Prabumulih, H Arlan, melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Islamic Center Prabumulih, berlokasi di Jalan Lingkar, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, pada Rabu (27/5/2026).

Sholat Idul Adha tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jama’ah dari berbagai wilayah di Kota Prabumulih.

Sholat Idul Adha Bersama Warga, Wali Kota Prabumulih Salurkan 33 Sapi Kurban (Foto: ist/PRsumsel)

Dalam sambutannya, Wali Kota Arlan mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga menjadi pengingat tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Hari Raya Idul Adha mengajarkan kita pentingnya keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama. Mari kita jadikan momen ini untuk mempererat ukhuwah dan menjaga kebersamaan di Kota Prabumulih,” katanya.

H Arlan juga mengingatkan masyarakat untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai simbol ketaatan dan kesabaran dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Menurut dia, nilai pengorbanan tersebut relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun dalam mendukung pembangunan daerah.

“Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail harus menjadi inspirasi bagi kita semua. Dengan semangat pengorbanan dan keikhlasan, kita bisa bersama-sama membangun Prabumulih menjadi kota yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera,” tuturnya.

Di kesempatan itu pula, H. Arlan menyampaikan Pemerintah Kota Prabumulih menyalurkan total 33 ekor sapi kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini.

Jumlah tersebut terdiri dari satu ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, 15 ekor sapi dari Pemerintah Kota Prabumulih, 16 ekor sapi dari keluarga besar H. Arlan, serta satu ekor sapi dari Bank Sumsel Babel.

“Hewan kurban ini akan dibagikan ke 33 masjid yang ada di Prabumulih,” imbuhnya.

Penyaluran hewan kurban itu diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah warga.

Di akhir sambutannya, H. Arlan pun menuturkan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih serta permohonan maaf lahir dan batin.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” tukasnya. (*)

Wali Kota Prabumulih Serahkan Bantuan Hewan Kurban Presiden RI di Masjid Al Ikhlas Tanjung Rambang

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel — Pemerintah Kota Prabumulih menerima sekaligus menyerahkan bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kelurahan Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Rabu (27/5/2026).

Penyerahan satu ekor sapi kurban tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, di Masjid Al Ikhlas dan disambut antusias oleh masyarakat serta jamaah masjid setempat.

Dalam sambutannya, H. Arlan menyampaikan bahwa momentum Hari Raya Idul Adha menjadi pengingat pentingnya menumbuhkan rasa ikhlas, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas tahunan, namun juga merupakan bentuk nyata pengorbanan dan solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat.

“Idul Adha mengajarkan kita untuk saling peduli dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Nilai kebersamaan dan gotong royong inilah yang harus terus dijaga,” ujar H. Arlan.

Ia mengatakan, bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat di daerah, khususnya warga Kota Prabumulih.

“Atas nama Pemerintah Kota Prabumulih, kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas bantuan hewan kurban ini. Semoga memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” katanya.

H. Arlan berharap proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dapat berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Camat Rambang Kapak Tengah, Satria Karsa, SE., M.Si mengungkapkan rasa syukur atas bantuan sapi kurban yang diberikan kepada masyarakat Tanjung Rambang.

Menurutnya, perhatian pemerintah pusat melalui bantuan hewan kurban tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga dan jamaah Masjid Al Ikhlas.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan ini. Semoga menjadi berkah bagi masyarakat dan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dengan warga,” ujarnya.

Ia juga berharap momentum Hari Raya Idul Adha dapat memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, serta kepedulian sosial di lingkungan masyarakat Kecamatan Rambang Kapak Tengah.

Di akhir kegiatan, H. Arlan mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum mempererat silaturahmi dan menjaga persatuan demi mewujudkan Kota Prabumulih yang makmur dan sejahtera. (*)

Pelaku Pengeroyokan di Jalan Sungai Medang Prabumulih Diringkus Polisi

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Prabumulih berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Jalan Raya Sungai Medang, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial HE (17), yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap korban Yuliansyah (23).

Kasus ini berawal dari laporan polisi Nomor LP/B/130/IV/2026/SPKT/Polres Prabumulih/Polda Sumsel yang diterima pada Senin, 20 April 2026. Korban yang berprofesi sebagai buruh harian lepas melaporkan peristiwa pengeroyokan yang dialaminya saat melintas di Jalan Raya Sungai Medang usai pulang dari pasar subuh.

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu korban sedang dalam perjalanan pulang ketika tiba-tiba dihentikan oleh dua orang pelaku yang menggunakan dua sepeda motor.

Salah satu pelaku turun dari kendaraan dan langsung melayangkan pukulan ke arah wajah korban.

Tidak tinggal diam, korban berusaha melakukan perlawanan hingga terjadi pergulatan dengan pelaku pertama. Namun dalam situasi tersebut, pelaku lainnya ikut melakukan penyerangan dengan menendang korban ke bagian perut. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka lecet pada tangan kiri serta bengkak pada bagian dahi kepala.

Korban kemudian berteriak meminta pertolongan dengan meneriakkan kata “maling”. Teriakan tersebut membuat kedua pelaku panik dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Setelah kejadian, korban mendatangi RS Bunda Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum sebagai bagian dari proses hukum.

Menindaklanjuti laporan yang diterima, Satreskrim Polres Prabumulih melalui Tim Opsnal Tekab melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengidentifikasi dan melacak keberadaan para pelaku.

Hasil penyelidikan mengarah kepada salah satu pelaku berinisial HE yang diketahui berada di kawasan Jalan Prof. Muhammad Yamin, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara.
Pada Rabu, 25 Mei 2026 sekitar pukul 15.48 WIB, Tim Opsnal Tekab Polres Prabumulih mendapatkan informasi akurat mengenai keberadaan HE.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Jon Kenedi, S.H., M.Si., memerintahkan Kanit Pidum IPDA Andika Nasywa Widyadhana, S.Tr.I.K., bersama Tim Opsnal Tekab untuk segera bergerak menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti berupa satu lembar Surat Visum Et Repertum dibawa ke Satreskrim Polres Prabumulih guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Jon Kenedi, S.H., M.Si., mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Prabumulih dalam menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

“Setelah menerima laporan korban, anggota kami langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan mengamankan salah satu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Saat ini pelaku telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk melengkapi proses penyidikan serta mengungkap keterlibatan pelaku lainnya,” ujar AKP Jon Kenedi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan setiap tindak kriminal yang terjadi di lingkungan sekitar. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat membantu aparat kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Saat ini penyidik Satreskrim Polres Prabumulih masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. Pelaku disangkakan dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 KUHP, dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Coverage BPJS Ketenagakerjaan di Prabumulih Masih Rendah, Pemkot Targetkan Naik ke 50 Persen

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Pemerintah Kota Prabumulih bersama BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong peningkatan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan dan masyarakat miskin. Saat ini, tingkat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Prabumulih masih berada di angka 36,4 persen dari total jumlah pekerja yang ada.

Dalam keterangannya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Muara Enim, Mansursyah mengungkapkan bahwa sekitar 350 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan melalui dukungan pemerintah kota lewat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Selain itu, perangkat desa dan berbagai unsur masyarakat di 12 desa juga telah dilindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami dari BPJS Ketenagakerjaan mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Prabumulih,” ujar Mansursyah saat diwawancarai usai sosialisasi bersama para Kades se-kota Prabumulih di Cafe Kayu Manis, Senin (25/5/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah masyarakat pekerja di Kota Prabumulih mencapai sekitar 87 ribu orang. Namun hingga saat ini, kata dia baru sekitar 31 ribu pekerja yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Artinya, masih terdapat selisih atau gap sekitar 55 ribu pekerja yang belum terlindungi,” sambung dia.

BPJS Ketenagakerjaan pun meminta dukungan pemerintah kota agar dapat mengalokasikan anggaran tambahan guna memperluas perlindungan bagi pekerja rentan dan pekerja miskin.

Selain menggandeng pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan sejumlah strategi lain untuk meningkatkan cakupan kepesertaan. Salah satunya melalui optimalisasi kepesertaan sektor jasa konstruksi.

“Seluruh proyek fisik yang ada di Kota Prabumulih wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu ada juga potensi dari sektor SPBG, Koperasi Desa Merah Putih, hingga mendorong perusahaan memanfaatkan dana CSR untuk melindungi pekerja di lingkungan perusahaan,” jelasnya.

BPJS Ketenagakerjaan berharap coverage kepesertaan di Kota Prabumulih dapat meningkat hingga 50 persen pada tahun 2026 sehingga status perlindungan tenaga kerja tidak lagi masuk kategori rendah, melainkan meningkat menjadi kategori sedang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Prabumulih, H Matnur Latif, ST MSi menjelaskan bahwa saat ini seluruh perangkat desa, RT, RW, LPM, lembaga adat, hingga petugas Posyandu telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui alokasi Anggaran Dana Desa (ADD).

“Untuk masyarakat rentan juga sudah kami daftarkan sekitar 1.700 orang, walaupun memang belum seluruhnya. Masih ada sekitar 3 ribu lebih yang belum terdaftar,” terang Latif.

Ia juga mengakui saat ini masih melakukan perhitungan anggaran di tengah efisiensi fiskal. Namun pemerintah memastikan program perlindungan pekerja rentan tetap menjadi perhatian serius ke depan.A

Dalam kesempatan itu, pemerintah kota juga mengapresiasi pelayanan klaim BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai cepat dan tanpa kendala. Beberapa perangkat RT dan anggota Linmas yang meninggal dunia diketahui telah menerima santunan klaim sebesar Rp42 juta per orang.

“Untuk penambahan kepesertaan ke depan tentu akan kami lihat dari kemampuan anggaran daerah. Namun ini tetap menjadi perhatian pemerintah kota,” pungkasnya. (dn)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.