Jaga Keselamatan Bersama, PHR Zona 4 Respon Cepat Padamkan Lebih dari 100 Titik Api Karhutla Sumsel

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Sumatera Selatan turut meningkatkan kewaspadaan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, bagian dari Pertamina Subholding Upstream (SHU) Regional 1 Seluruh personel dan perlengkapan pemadam kebakaran disiagakan untuk mengamankan operasi hulu migas maupun keselamatan masyarakat di sekitarnya.

Sejak akhir Juli hingga 28 Agustus 2026, tim pemadam kebakaran di tujuh field PHR Zona 4 telah ikut memadamkan 113 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel. Angka tersebut terdiri dari 18 pemadaman oleh Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field, 27 pemadaman oleh PEP Limau Field, 27 pemadaman oleh PEP Adera Field, 16 pemadaman oleh PEP Pendopo Field, 17 pemadaman oleh PEP Ramba Field, serta 8 pemadaman oleh Pertamina Hulu Energi Ogan Komering dan Raja Tempirai (PHE OKRT) Field.

Pjs General Manager PHR Zona 4 Muhammad Luthfi Ferdiansyah menyatakan kepedulian perusahaan terhadap karhutla yang sedang terjadi. “Dalam situasi ini dibutuhkan respons cepat dan terkoordinasi. Kami memastikan personel dan peralatan siap dikerahkan untuk mendukung penanggulangan bersama untuk meminimalkan dampak terhadap operasi produksi dan keselamatan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Luthfi.

Setiap field di wilayah kerja PHR Zona 4 menyiagakan armada dan petugas jaga untuk membantu penanganan karhutla. PEP Prabumulih Field dan PEP Limau Field masing-masing menyiagakan 3 unit mobil pemadam kebakaran (fire truck) dan 4 petugas setiap hari.

PEP Adera Field menyiagakan 1 unit fire truck dengan 5 orang petugas setap hari. Sementara itu, PEP Pendopo Field menyiagakan 5 unit fire truck disertai 7 orang setiap hari. PEP Ramba Field menyiagakan 3 unit fire truck dengan 7 orang petugas di 4 lokasi. Adapun PHE OKRT menyiagakan 1 unit fire truck dan 5 petugas.

Selain fire truck, PHR Zona 4 juga memastikan kesiapan peralatan pemadam kebakaran di setiap field, seperti pompa pemadam kebakaran (fixed fire pump), pompa pemadam kebakaran berjalan (mobile fire pump), tangki air (water tank), dan sejumlah perlengkapan pemadaman kebakaran lainnya.

Patroli rutin yang biasa dilakukan tim security Pertamina menjadi sumber informasi hot spot. Selain itu, pemadaman kebakaran juga dilakukan atas laporan dari masyarakat dan pemerintah setempat di sekitar wilayah operasi.

“Kami berterima kasih atas laporan masyarakat yang melaporkan kebakaran yang mendekat ke jalur pipa maupun fasilitas produksi. Hal ini mencerminkan sinergi untuk menjaga keselamatan bersama dan ketahanan energi nasional,” pungkas Luthfi. (Ril)

banner 400x130

SMSI Berkomitmen Gelorakan Desa Jadi Ujung Tombak Indonesia

JAKARTA, Pikiranrakyatsumsel — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan konstituen Dewan Pers tetap berkomitmen tinggi sebagai benteng demokrasi.

Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa menjadi manifestasi nyata organisasi ini tetap eksis. Bahkan di tengah eskalasi politik yang cenderung mendaki terkait beberapa persoalan kebangsaan menjadi sorotan publik, SMSI menghadirkan terobosan penting.

‘’Kegiatan ini, yakni pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa ibaratnya perjuangan trisula, atau tiga agenda penting sekaligus. Pertama sebagai konsituen Dewan Pers, SMSI hadir sebagai ambasador, duta bangsa untuk menunjukkan pada dunia, Indonesia tetap kondusif. Kedua Pokja Newsroom Jaga Desa merupakan afirmasi atas keberpihak SMSI terhadap masalah pedesaan. Dan, ketiga adalah manifestasi nyata menjaga NKRI dengan desa sebagai entitas yang sangat penting.’’ujar Drs Firdaus, Msi, Ketua SMSI Pusat.

Sebagai Ketua organisasi media siber terbesar di dunia, Firdaus lebih spesifik mengatakan, pengukuhan yang diselenggarakan di tengah menghangatnya suhu politik menjelang akhir Agustus menjadi sebuah testomoni khusus. Testemoni dimaksud SMSI ingin mengingatkan dan menyampaikan pesan bahwa idealisme pers harus tetap dijaga.

‘’Tempat ini, Hall Dewan Pers akan menjadi saksi, sekaligus monumen atas komimten SMSI menegukan spirit kebangsaan. Lima provisini yang Pokja Newsroomnya kita kukuhkan bukan program kaleng-kaleng. Karena mereka, lima provinsi ini telah memberikan unjuk bukti dengan program yang sudah dicanangkan SMSI,’’tegasnya.

Terkait dengan Provinsi yang akan dikukuhkan meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. Langkah ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pembentukan kepengurusan serupa yang telah dimulai di Bali pada awal Juli lalu, kemudian disusul oleh Lampung, Banten, dan Kepulauan Riau. Ketua Umum SMSI, Firdaus, mengonfirmasi bahwa pelantikan kelima pengurus provinsi tersebut akan dilakukan secara bersamaan dalam satu seremoni.

Terkait dengan agenda pengukuhan, Wakil Direktur Pemberdayaan Daerah SMSI Pusat, Drs Jayanto Arus Adi, MM mengungkapkan, setelah lima provinsi yang dikukuhkan di Hall Dewan Pers, dalam waktu tidak terlalu lama daerah-daerah lain akan serentak menyusul. Jayanto Arus Adi, yang juga Ahli Pers Dewan Pers mengakui, keputusan untuk melakukan pengukuhan di tengah spekulasi informasi ‘’Rusuh Agustus Jilid II’’ menjadi sebuah pesan penting.

‘’Kami dan seluruh keluarga besar SMSI percaya rencana aksi unjuk rasa nasional memberikan amunisi moral kegiatan ini. Justru bagi kami momentum sekarang ini sangat penting sebagai pembelajaran berbangsa dan bernegara secara lebih utuh,’’ tambahnya.

Masih berelasi dengan dua kegiatan yang momentumnya beririsan, yakni dilakukan pada 27 Agustus ini, Prof Dr Harris Arthur Hedar, SH, MH, CREL mengatakan, SMSI lahir sebagai organisasi profesional, yakni yang berkhikmat di bidang media sadar uintuk memberikan kontribusi riil, yakni menjaga demokrasi.

Menurutnya SMSI berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas nasional dan keutuhan negara, tanpa memiliki kapasitas untuk mencampuri atau menghalangi hak warga negara dalam beraspirasi.

Melalui pengukuhan Pokja Jaga Desa ini, SMSI justru menyerukan kepada seluruh pengurus dan anggotanya di daerah untuk tetap berdiri di koridor pers yang profesional dengan menyajikan informasi yang jernih dan berimbang di tengah situasi nasional yang dinamis. (****)

PHR Zona 4 Gelar PLCLP 2026, Dorong Tumbuhnya Pemimpin Muda dan Tenaga Kerja Kompeten

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Pertamina Local Community Leaders Program (PLCLP) 2026 kembali digelar untuk mendorong tumbuhnya pemimpin muda berkarakter dan tenaga kerja kompeten di Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Markas Komando Batalyon Zeni Tempur (Mako Yon Zipur) 2/Samara Grawira pada 1 hingga 16 Juli 2026. Sebanyak 100 peserta dari 11 kabupaten/kota lokasi operasi PHR Zona 4 menjalani pendidikan karakter dan kebangsaan serta pelatihan peningkatan keterampilan kerja.

General Manager PHR Zona 4 Djudjuwanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa PLCLP adalah energi bersama untuk tumbuh bersama masyarakat. “PHR Zona 4 memiliki peran dalam menjaga ketahanan energi nasional. Namun, energi tidak hanya bicara soal produksi, sumur, fasilitas, dan teknologi. Energi juga bicara tentang manusia, daerah, dan hubungan sosial yang harmonis di sekitar wilayah operasi. Energi inilah yang melandasi diselenggarakannya PLCLP,” ucap General Manager PHR Zona 4 Djudjuwanto dalam upacara pembukaan PLCLP 2026 di Mako Yon Zipur, Prabumulih, Kamis (2/7/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan memahami peran strategis industri hulu migas. Para peserta akan dibagi ke dalam lima kelas pelatihan, yaitu pelatihan kompetensi operator keselamatan dan Kesehatan kerja (K3), juru ikat beban (rigger), teknisi AC residential, teknisi montir sepeda motor, hingga jurnalistik. Materi diberikan oleh sejumlah tenaga profesional yang ahli di bidang masing-masing.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi PHR Zona 4 yang menggelar PLCLP. “Saya berterima kasih kepada Pertamina Hulu Rokan yang sudah berinvestasi berupa ilmu pengetahuan kepada anak-anak muda. Investasi tidak hanya pada lahan yang berpotensi minyak dan gas, tetapi juga sumber daya manusia yang mumpuni.”

Ia berharap apa yang telah dilakukan PHR Zona 4 ini dapat menjadi pemantik bagi pelaku industri lainnya untuk mendorong peningkatan SDM di Sumatera Selatan.

Herman Deru berharap para peserta memanfaatkan betul PLCLP 2026 untuk melatih karakter dan keterampilan kerja masing-masing. Ia berharap para lulusan PLCLP 2026 dapat memberikan sumbangsih bagi masyarakat sekitar, bahkan bangsa Indonesia.

Tahun 2026 ini merupakan kali kedua PLCLP diselenggarakan. Alumni kegiatan ini merasakan manfaat nyata dari pelatihan ini. Salah satunya Dadang Pirdaus, karang taruna Desa Sinar Rambang yang tahun lalu ikut pelatihan juru ikat beban (rigger). “Di PLCLP banyak yang saya dapat. Terbangun disiplin dan semangat saya, ditambah dapat seritifikat. Ini membuat saya percaya diri waktu melamar kerja. Alhamdullilah sudah bekerja di PT GBT. Saya bersyukur sekali dan berterima kasih dengan Pertamina,” ungkapnya. Tahun lalu sebanyak 75 peserta lolos pelatihan hingga akhir acara.

Pembukaan PLCLP 2026 di Mako Yon Zipur Prabumulih dihadiri oleh sejumlah pimpinan pemerintah daerah. Selain Gubernur Sumsel, turut hadir Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sumsel Indra Bangsawan, Pamen Ahli Bidang Jemen Sishanneg Kolonel Inf. Zusnan Hadi yang mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol. Doni Satrya Sembiring mewakili Kapolda Sumsel, serta Komandan Yonzipur 2/SG Letkol CZI Achmad Afandi.

Sejumlah kepala daerah dan pejabat kabupaten/kota juga ikut serta, seperti Wali Kota Prabumulih Arlan beserta jajaran Forkopimda Kota Prabumulih, Sekda Muara Enim, Dandim 0404 Muara Enim, Kadisnaker PALI, serta sejumlah pejabat Forkopimda tingkat kabupaten/kota di Sumatera Selatan. (Ril)

Resmi Dilantik Kaesang, DPD PSI Kota Prabumulih Siap Jadikan Sumsel Lumbung Suara Pemilu 2029

PALEMBANG, Pikiranrakyatsumsel – Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep secara resmi mengumumkan dan melantik Ade Anggara sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Prabumulih. Dalam agendanya, Kaesang melantik serentak pengurus DPW, DPD hingga DPC PSI se-Sumatera Selatan.

Prosesi pelantikan berlangsung di The Sultan Convention Center, Palembang, Jumat (5/6/2026) kemarin, dan menjadi momentum penting bagi PSI dalam memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029 akan datang.

Dalam susunan kepengurusan DPD PSI Kota Prabumulih, selain Ade Anggara sebagai Ketua DPD PSI Kota Prabumulih, Jon Edwin mengisi sebagai Sekretaris, J. Arif Trianto sebagai Bendahara, Abdi Piandri sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), serta AR Agus Ninos yang dipercaya menjabat Ketua Harian.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum (Ketum) DPP PSI, Kaesang Pangarep yang hadir bersama jajaran pengurus pusat dan DPW PSI Sumatera Selatan.

Dalam arahannya, Kaesang menegaskan optimisme besar terhadap masa depan PSI di Sumatera Selatan. Putra bungsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, itu bahkan meyakini Sumsel berpotensi menjadi salah satu lumbung suara PSI pada Pemilu 2029.

“Saya melihat optimisme dan aura kemenangan PSI di Sumsel. Namun jangan cepat berpuas diri. Kemenangan hanya bisa diraih dengan kerja keras, kerja nyata dan konsistensi,” tegas Kaesang di hadapan para kader.

Sementara itu, Ketua DPD PSI Kota Prabumulih, Ade Anggara, menyatakan siap menjalankan amanah partai serta memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah.

Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal perjuangan besar PSI Prabumulih dalam membangun kekuatan politik yang dekat dengan masyarakat.

“Kami siap menjalankan amanah yang diberikan. Fokus kami adalah membangun struktur partai yang solid, memperkuat konsolidasi kader dan menghadirkan PSI sebagai partai yang benar-benar bekerja untuk masyarakat Kota Prabumulih,” ujar Ade Anggara.

Ia juga berharap seluruh kader PSI Prabumulih dapat bergerak bersama, menjaga kekompakan serta aktif turun ke tengah masyarakat guna memperjuangkan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Kami ingin PSI semakin dikenal melalui kerja nyata. Dengan kebersamaan dan semangat seluruh kader, kami optimistis PSI Prabumulih dapat berkembang lebih besar dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Pelantikan serentak pengurus PSI se-Sumatera Selatan tersebut juga menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi yang ditargetkan rampung hingga tingkat ranting dan TPS sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik 2029. (*)

APJI Prabumulih Hadiri Rakernas 2026, Siap Dukung Program MBG dan Penguatan Industri Jasaboga

“Komitmen mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan industri jasaboga nasional ditegaskan DPC APJI Kota Prabumulih saat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJI 2026 yang berlangsung di Yogyakarta. Forum nasional tersebut juga menjadi momentum peluncuran platform digital APJI Connect sebagai ekosistem bisnis jasaboga terintegrasi.”

YOGYAKARTA, Pikiranrakyatsumsel – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Kota Prabumulih turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJI Tahun 2026 yang berlangsung di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, pada 3 hingga 5 Juni 2026.

Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi yang diikuti lebih dari 500 peserta, terdiri dari pengurus dan anggota dari 29 Dewan Pengurus Daerah (DPD) APJI se-Indonesia.

Rakernas 2026 tidak hanya memperkuat peran APJI sebagai mitra strategis pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan industri jasaboga nasional, tetapi juga menjadi momentum peluncuran dan penguatan platform digital APJI Connect sebagai ekosistem bisnis jasaboga nasional.

Ketua DPC APJI Kota Prabumulih, Hj Mariana, melalui Sekretaris DPC APJI Prabumulih, Dina Dwi Putri, S Pd didampingi Bendahara, Rika Saputri mengatakan Rakernas APJI 2026 menjadi wadah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan daya saing anggota.

“Rakernas APJI 2026 merupakan momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan daya saing anggota,” ujar Dina kepada media ini, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, APJI Prabumulih terus berupaya menjadi organisasi yang adaptif, relevan, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan industri jasaboga, khususnya di Kota Prabumulih.

Ke depan, APJI Prabumulih akan semakin memperkuat eksistensi organisasi sekaligus memperkenalkan potensi industri jasaboga sebagai sektor yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan kualitas gizi masyarakat, serta pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Industri jasaboga saat ini memiliki peran yang sangat strategis, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun peningkatan kualitas gizi masyarakat. Karena itu, APJI harus hadir memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” katanya.

Selain itu, APJI Prabumulih juga menyatakan kesiapan mendukung berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), melalui peningkatan standar keamanan pangan, higienitas, serta kompetensi para pelaku usaha jasa boga.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, dan sertifikasi di bidang manajemen katering, keamanan pangan, serta higienitas pengolahan makanan.

“Kami berkomitmen mendukung program pemerintah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan standar industri. Apalagi APJI juga telah menjalin kerja sama dengan Badan Gizi Nasional untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah,” jelasnya.

Dina menegaskan, APJI bukan sekadar wadah silaturahmi para pelaku usaha jasaboga, tetapi juga organisasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi anggota dan masyarakat luas.

“APJI bukan hanya organisasi silaturahmi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi para anggota maupun masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Rakernas APJI 2026 dibuka langsung oleh Ketua Umum APJI, Tashya Megananda Yukki, serta dihadiri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan perwakilan jejaring internasional APJI dari Australia, Belanda, serta Inggris Raya.

Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APJI juga memperkenalkan APJI Connect, sebuah platform digital yang dirancang untuk menghubungkan pelaku usaha jasaboga dengan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

APJI Connect hadir sebagai ekosistem bisnis jasaboga nasional yang menghubungkan pengusaha, pemasok, UMKM, perbankan, pemerintah, investor, hingga buyer internasional guna memperkuat kolaborasi dan daya saing industri jasaboga Indonesia di era digital. (dn)

Koperasi Merah Putih Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Polres Prabumulih Lakukan Monitoring

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel — Pemerintah meluncurkan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional melalui agenda virtual yang diikuti daerah-daerah, termasuk di Kota Prabumulih, Senin. Kegiatan berlangsung di Jalan Taman Murni, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, dengan pengamanan dan monitoring dari Polres Prabumulih bersama unsur Forkopimda.

Launching ini dihadiri langsung Wali Kota Prabumulih, H Arlan, Dandim 0404/ME Letkol Kav. Sahid Wonagiri, Kapolres Prabumulih, AKBP Bobi Kusuma Wardana, Sekda Kota Prabumulih Helman, perwakilan DPRD, Kejaksaan Negeri, OPD terkait, serta pengurus koperasi dan tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, laporan Menteri Koordinator Bidang Pangan, hingga sambutan Presiden RI sekaligus peresmian operasional KDKMP secara nasional.

Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menyebut Koperasi Merah Putih sebagai program strategis nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. Pemerintah menargetkan koperasi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan ketahanan pangan, dan pengendalian kemiskinan ekstrem.

“Melalui Koperasi Merah Putih, pemerintah ingin membangun kekuatan ekonomi rakyat dimulai dari desa dan kelurahan. Koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Presiden dalam sambungan virtual.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Bobi Kusuma Wardana mengatakan kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat diperlukan agar program koperasi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Meski demikian, efektivitas program Koperasi Merah Putih dinilai akan sangat bergantung pada tata kelola, kualitas sumber daya manusia, serta kemampuan koperasi dalam menjalankan usaha secara berkelanjutan.

Transparansi pengelolaan dan pengawasan juga menjadi faktor penting agar program tersebut benar-benar dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.

Kegiatan launching virtual KDKMP di Prabumulih berakhir sekitar pukul 12.40 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Polres Prabumulih juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas serta mendukung program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (*)

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketum SMSI Firdaus : Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

JAKARTA, Pikiranrakyatsumsel – Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan sekitar 3000 perusahaan pers siber mengapresiasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang selama ini memberi kemudahan perusahaan pers untuk mengurus badan hukum.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus dalam keterangan pers menyambut Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day), Minggu, 3 Mei 2026 di Jakarta.

Hari Kebebasan Pers Sedunia, dirayakan setiap 3 Mei sejak dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB tahun 1993.

PBB telah menetapkan Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, menyusul inisiatif para wartawan Afrika yang berkumpul di Windhoek, Namibia 1991.

Pertemuan yang memperjuangkan kebebasan pers itu diselenggarakan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan menetapkan 3 Mei sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia.

Hari ini, 3 Mei 2026, peringatakan Hari Kebebasan Pers Sedunia dipusatkan di Zambia. “Tidak berlebihan kalau hari ini kami meminta semua lapisan masyarakat, dan apatur negara turut mendukung kebebasan pers, mendukung hak asasi manusia dan sekaligus menghargai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang telah memberi legitimasi hukum pada perusahaan media,” kata Firdaus yang kini menjalani dua periode kepemimpinannya sebagai ketua umum SMSI.

“Untuk mempercepat kebebasan pers kami pikir tidak perlu legitimasi lain yang menyulitkan usaha pers, seperti verifikasi perusahaan pers oleh Dewan Pers. Cukup berbadan hukum seperti dijelaskan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” tambah Firdaus.

Menurut Firdaus, untuk mengukuhkan kebebasan pers telah ditegaskan dalam pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan, “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.”

Kebebasan atau kemerdekaan pers selanjutnya ditetapkan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Dalam konsiderans UU tentang pers itu disebutkan, kemerdekaan pers diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kemerdekaan pers dalam UU Pers pada Bab II Pasal 2 disebutkan, “Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum”.

Kemudian di bab yang sama pada pasal 4 ayat 1 dilanjutkan, “Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara”.

Dilanjutkan ayat 2 sebagai penegasan: “Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran.

Pada ayat 3 pasal yang sama ditegaskan lagi, “Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi”.

“Itulah kebebasan pers yang dikuatkan oleh undang-undang,” kata Firdaus. (*)

Dorong Pengembangan Budidaya Pertanian 2026, Wali Kota Prabumulih Kunjungi Kementan RI

JAKARTA, Pikiranrakyatsumsel – Wali Kota Prabumulih H. Arlan melakukan audiensi ke Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dalam rangka mendorong pengembangan budidaya pertanian di Kota Prabumulih tahun 2026, pada Kamis (9/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Alfian, S.P., Kepala DKOP Joko Firdaus, S.Pd., serta Plt Kepala Bapenda Yudiarto, S.Sos. Rombongan diterima oleh Kepala Biro Hukum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian RI, Indra Zakaria Rayusman.

Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Prabumulih dengan Kementerian Pertanian RI, khususnya dalam upaya peningkatan sektor pertanian melalui pengembangan budidaya yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Arlan menyampaikan harapannya agar dukungan dari pemerintah pusat dapat terus ditingkatkan, sehingga sektor pertanian di Kota Prabumulih mampu berkembang lebih optimal serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pihak Kementerian Pertanian RI menyambut baik audiensi tersebut dan membuka peluang kerja sama dalam rangka mendukung program pengembangan pertanian di daerah, khususnya di Kota Prabumulih.

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan kedepan akan terjalin kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kemajuan sektor pertanian di Kota Prabumulih. (*)

Liga Yooscout Regional Tangerang 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Unjuk Bakat Pesepak Bola Muda

TANGERANG, Pikiranrakyatsumsel – Kompetisi sepak bola usia dini, Liga Yooscout Regional Tangerang 2026, resmi digelar mulai Minggu (5/4/2026). Turnamen ini akan berlangsung hingga 20 Juni 2026 dan dipusatkan di tiga stadion berumput sintetis di Kota Tangerang, yakni Stadion Nambo Jaya, Stadion Porci Cibodas, dan Stadion Mini Cipondoh.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan bahwa kompetisi ini menjadi kesempatan emas bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan pemandu bakat.

“Kompetisi ini menjadi ajang penting bagi para pemain muda untuk unjuk gigi. Harapannya, mereka bisa dilirik dan memiliki kesempatan berkarier lebih tinggi di dunia sepak bola,” ujar Kaonang saat ditemui di Stadion Nambo Jaya.

Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen ini sepenuhnya didukung oleh pihak penyelenggara tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Sementara itu, penyelenggara Liga Yooscout Regional Tangerang, Santoso, menjelaskan bahwa kompetisi ini mempertandingkan empat kategori usia, yakni U-11, U-13, U-15, dan U-17. Setiap kategori diikuti maksimal 12 tim.

“Kami ingin pembinaan sepak bola usia dini semakin berkembang melalui kompetisi yang terstruktur. Dari sini diharapkan lahir pemain-pemain berkualitas yang bisa membawa nama Indonesia ke kancah internasional,” jelas Santoso.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa para juara dari masing-masing kategori akan mewakili Tangerang di ajang Liga Yooscout tingkat nasional.

“Putaran nasional rencananya juga akan digelar di Kota Tangerang pada awal Juli 2026, dengan melibatkan 22 daerah dari seluruh Indonesia,” tambahnya.

Dengan digelarnya Liga Yooscout Regional Tangerang 2026, diharapkan pembinaan atlet muda semakin meningkat dan mampu mencetak generasi pesepak bola unggul di masa depan. (*)

Pertamina EP Zona 4 Pasang Target Produksi 30.305 BOPD di 2026

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menargetkan peningkatan produksi minyak di kisaran 30.305 BOPD barel per hari (BOPD) dan produksi gas sekitar 485,07 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) pada 2026.

Untuk mewujudkan target peningkatan produksi, PEP Zona 4 menyiapkan strategi operasi terukur. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi lapangan eksisting melalui penguatan program development drilling, integrasi subsurface–surface, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk meningkatkan keekonomian lapangan.

“PEP Zona 4 mendorong peningkatan produksi melalui praktik operasi berkelanjutan demi mendukung ketahanan energi nasional. Keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasi,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto.

Tahun ini, PEP Zona 4 akan melanjutkan pengeboran infill, interfield, dan step-out secara selektif, didukung pemutakhiran model geologi dan reservoir berbasis data seismik 2D dan 3D, termasuk passive seismic. Selain itu, perusahaan menyiapkan program rejuvenasi lapangan mature, optimalisasi fasilitas produksi, serta penerapan teknologi untuk menekan penurunan alamiah produksi (natural decline).

Performa Kuat di 2025 Jadi Fondasi 2026

Target peningkatan produksi migas dipasang untuk menjaga momentum setelah catatan kinerja positif sepanjang 2025. PEP Zona 4 berhasil mencatat produksi minyak 27.643 BOPD dan gas 530,9 MMSCFD.

Sepanjang 2025, PEP dan PHE Zona 4 mencatatkan lonjakan signifikan produksi minyak hasil development drilling, dari 385 barel per hari pada 2019 menjadi 3.874 barel per hari. Produksi gas dari program yang sama juga meningkat tajam, dari 0,34 MMSCFD menjadi 12,21 MMSCFD, atau sekitar 40 kali lipat, seiring peningkatan realisasi pengeboran dari 9 rencana kerja pada 2019 menjadi 69 rencana kerja pada 2025.

Kinerja ini mengantarkan PEP dan PHE Zona 4 meraih penghargaan “Best Production Performance Award – Infill and Step-Out Drilling 2025” dari SKK Migas, menegaskan konsistensi kontribusi perusahaan terhadap peningkatan produksi migas nasional.

PEP Zona 4 juga agresif menjalankan program kerja dengan realisasi pengeboran 69 sumur, 51 workover (WO), serta 1.049 pekerjaan well intervention/well service (WI/WS) pada 2025. Seluruh aktvitas tersebut dilaksanakan dengan pengelolaan risiko yang ketat.

Dari sisi keselamatan, PEP Zona 4 mencatat lebih dari 1.050 hari Zero LTI (Lost Time Injury) hingga akhir Januari 2026 serta akumulasi 84.886.219 safe manhours per 31 Desember 2025. Kinerja keselamatan ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas operasi di seluruh wilayah PEP Zona 4.

“Pencapaian ini adalah buah kerja keras seluruh insan PHR Zona 4. Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar kinerja positif bisa dijaga secara berkelanjutan,” ucap Djudjuwanto.

Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4

PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. (Ril/SMSI)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.