Dorong Operasi Hulu Migas Berkelanjutan, Pertamina EP Prabumulih Raih 6 Penghargaan di ENSIA 2026

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field, bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4, mendapatkan apresiasi atas upaya menghadirkan inovasi operasi hulu migas berkelanjutan pada ajang penghargaan ENSIA (Environmental and Social Innovation Awards) 2026.

Berkat komitmen tumbuh bersama masyarakat sekitar wilayah operasi serta upaya menjaga kelestarian lingkungan, PEP Prabumulih Field meraih penghargaan pada enam kategori di ajang tersebut. Penghargaan diberikan secara resmi pada 10 September 2026 di Westin Resort Nusa Dua, Bali.

“Dalam upaya mendukung ketahanan energi nasional, Pertamina EP Prabumulih Field tak hanya berhenti pada tugas memenuhi pasokan minyak dan gas. Kami juga terus merumuskan berbagai terobosan baru untuk menghadirkan operasi hulu migas berkelanjutan,” ujar Pjs. Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field Haris Fadilah.

PEP Prabumulih Field meraih penghargaan Platinum pada empat kategori, yaitu Penurunan Emisi, Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemar Air, Pengelolaan Sampah, serta Perlindungan Keanekaragaman Hayati. Sementara itu, penghargaan Emas diraih pada kategori Efisiensi Energi dan Pemanfaatan Limbah B3.

Penghargaan pada kategori Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemar Air diraih berkat penerapan inovasi Gate Valve Pneumatic berbasis control android. Sistem tersebut memungkinkan proses buka-tutup valve pipa dilakukan jarak jauh sehingga pencegahan tumpahan minyak ke area sekitar tangki bisa dilakukan lebih cepat dan dari jarak jauh.

Sementara itu, penghargaan Platinum di kategori Penurunan Emisi diberikan atas keberhasilan mengoptimalkan penyerapan karbondioksida dan mengurangi jumlah emisi dari proses flare melalui Renewal Heat Exchanger dengan Tipe Shell and Tube. Upaya tersebut meningkatkan keandalan operasi serta memastikan kualitas gas memenuhi target produksi dan ketentuan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG).

Dalam aspek Perlindungan Keanekaragaman Hayati, PEP Prabumulih Field memiliki program konservasi dan regenerasi jenis Angsana (Pterocarpus Indicus) yang sudah berstatus IUCN-Red List (endangered) menggunakan metode SIG-Nature.

Program ini juga bertujuan mengembangkan metode pembibitan menggunakan zat pengatur tumbuh alami untuk mendukung pertumbuhan bibit pada kondisi lahan marginal, sekaligus meningkatkan penghijauan area sekitar proses. Selain memberikan manfaat ekologis, program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam pembibitan dan konservasi tanaman secara berkelanjutan. (*)

banner 400x130

Batik Boek Khaman, Gores Perjuangan Perempuan Lubuk Raman Bangkitkan Ekonomi

MUARA ENIM, Pikiranrakyatsumsel – Matahari belum lama terbit di langit Muara Enim, tetapi asap sudah menyembul di tungku malam. Ira (42) tampak duduk di atas dingklik. Kain putih terkulai di tangan kirinya. Canting berisi malam di tangan kanannya.

Tangan Ira meliuk-liuk, menuntun malam menyusuri pola di atas kain. Berjam-jam ia habiskan di atas dingklik, ditemani malam yang mendidih di atas tungku.

Sudah sekitar tiga tahun Ira menekuni pekerjaan sebagai pengrajin batik di Rumah Kreatif Boek Khaman. Di hari biasa, ia membatik pada siang hingga sore, setelah membereskan pekerjaan di rumah. Saat pesanan menumpuk, Ira bersama 11 orang perempuan pembatik lainnya bisa membatik sejak fajar terbit hingga terbenam.

Bilamana pesanan batik Khaman sedang tinggi, Ira sering teringat masa-masa perjuangan pascapandemi. Kala itu, keluarga Ira menggantungkan hidup pada penghasilan sang kepala keluarga, Sandra Sugianto (52), yang berprofesi sebagai buruh karet.

Pendapatan dari mengurus kebun karet orang, tak menentu. Biasanya, keluarga Ira hanya memiliki penghasilan sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan. Demi menyambung hidup bersama suami dan dua anaknya, Ira mesti berjualan kue. Tambahan penghasilan pun tak sebanding dengan usaha keras berjualan kue saat masa pandemi.

Sekitar tahun 2021, Ira mendapat tawaran dari Ketua Kelompok Batik Boek Khaman Etika Oktasari untuk membantu produksi batik. Sedikit demi sedikit Ira belajar membatik. Kemudian ia tularkan semangat belajar itu ke anaknya, Syafira Dese Novianti (22), serta perempuan-perempuan di Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Syafira kini bisa menyandang status sarjana berkat ikut membatik di Rumah Kreatif Boek Khaman.

Ketekunan Ira, Etika, dan perempuan-perempuan di Lubuk Raman menginspirasi Pertamina EP (PEP) Limau Field. Perusahaan migas yang menjadi bagian Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 (Pertamina Hulu Rokan/PHR Zona 4) itu menggelar program Community Involvement and Development (CID) dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui Rumah Batik Boek Khaman sejak 2023.

PEP Limau Field memberi pendampingan melalui pelatihan tata kelola keuangan dan administrasi kelompok, strategi penjualan produk, pembuatan batik eco-print, pengelolaan IPAL, perbaikan sarana dan prasarana, branding dan pengemasan produk, hingga perluasan akses pasar.

Buah dari pendampingan tak hanya berfokus pada produksi batik Khaman, melainkan juga pengembangan produk UMKM berupa olahan pangan hingga buah tangan. Hingga saat ini, sudah terdapat 6 UMKM yang bergabung didalam Rumah Kreatif Boek Khaman.

Saat ini, Rumah Kreatif Boek Khaman mampu memproduksi sekitar 200 lembar batik setiap bulan. Omzet penjualan berkisar di angka Rp20 juta hingga Rp30 juta per bulan.

Ira bercerita saat ini setiap pembatik di Rumah Kreatif Boek Khaman bisa mengantongi sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta setiap bulannya. Bila pesanan sedang banyak, pendapatan mereka bisa menyentuh angka Rp5 juta per bulan.

Program CID di Rumah Kreatif Boek Khaman akan berjalan hingga 2027. PEP Limau Field telah menyusun strategi pendampingan untuk memastikan kelompok ini dapat mandiri saat perusahaan tidak lagi memberi bantuan dan pendampingan (exit program).

“Melalui dukungan terhadap Rumah Kreatif Boek khaman, Pertamina EP Limau Field ingin menyampaikan pesan bahwa semangat perjuangan sekelompok perempuan mampu menggerakkan perekonomian berkelanjutan di sebuah wilayah. Kami ingin memastikan semangat mereka tak padam dan justru menjadi inspirasi untuk kelompok-kelompok masyarakat lainnya di sekitar wilayah operasi kami,” ucap Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal.

Program tersebut telah mendapatkan apresiasi dari berbagai instansi. Rumah Kreatif Boek Khaman meraih penghargaan Gold pada kategori Economic Empowerment ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026.

Penghargaan pada kategori Economic Empowerment ISRA 2026 diberikan kepada instansi yang memiliki inisiatif memperkuat ketahanan ekonomi serta mata pencaharian komunitas masyarakat melalui program-program pengembangan yang berkelanjutan dan inkluusif.

Program tersebut juga meraih penghargaan Best Program Kategori Ekonomi pada ajang Community Involvement & Development Upstream Award (CID UA) 2026. Ajang tersebut merupakan wadah apresiasi terhadap program pengembangan masyarakat (PPM) di lingkungan Pertamina Subholding Upstream. (Ril)

Rekrutmen Pertamina Tak Dipungut Biaya, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Sebagai komitmen pengelolaan ketenagakerjaan yang transparan, seluruh perusahaan di grup Pertamina, termasuk field-field Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 di Kota Prabumulih dan sekitarnya, menyelenggarakan proses rekrutmen secara terbuka, objektif, profesional, serta tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun.

Rekrutmen di field-field PHR Zona 4 yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream (SHU) Regional 1, terdiri dari beberapa jalur. Rekrutmen pegawai tetap dilaksanakan terpusat melalui situs recruitment.pertamina.com. Proses rekrutmen pegawai tetap dikelola oleh fungsi Human Capital PT Pertamina (Persero). Pertamina grup juga ikut serta dalam Rekrutmen Bersama BUMN (RBB).

Selain itu, ada rekrutmen tenaga kerja yang dibutuhkan Perusahaan Pelaksana Pekerjaan (mitra kerja). Proses rekrutmen serta tata kelola kepegawaian dilakukan dengan tanggung jawab sepenuhnya berada pada perusahaan mitra kerja.

“Pertamina membuka kesempatan bagi talenta-talenta terbaik bangsa melalui rekrutmen terbuka, transparan, dan profesional. Seluruh rekrutmen dilaksanakan tanpa pungutan biaya apa pun,” ucap Manager Human Capital (HC) PHR Zona 4 Febry Sudyatmo.

Febry mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran lowongan kerja di Pertamina dari sumber-sumber yang tidak resmi dan sesuai ketentuan hukum. Terlebih lagi bila ada pungutan biaya.

Ia menyampaikan seluruh rekrutmen yang dilakukan di grup Pertamina dilakukan melalui kanal-kanal resmi perusahaan, seperti situs recruitment.pertamina.com, media sosial perusahaan, serta wadah-wadah publikasi resmi dari perusahaan mitra kerja.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada perusahaan apabila menemukan informasi rekrutmen yang mencurigakan dan mengatasnamakan Pertamina. Jangan segan pula melapor ke pihak kepolisian apabila sudah terlanjur menjadi korban penipuan,” ucap Febry. (Ril/dn)

Jaga Keselamatan Bersama, PHR Zona 4 Respon Cepat Padamkan Lebih dari 100 Titik Api Karhutla Sumsel

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Sumatera Selatan turut meningkatkan kewaspadaan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, bagian dari Pertamina Subholding Upstream (SHU) Regional 1 Seluruh personel dan perlengkapan pemadam kebakaran disiagakan untuk mengamankan operasi hulu migas maupun keselamatan masyarakat di sekitarnya.

Sejak akhir Juli hingga 28 Agustus 2026, tim pemadam kebakaran di tujuh field PHR Zona 4 telah ikut memadamkan 113 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel. Angka tersebut terdiri dari 18 pemadaman oleh Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field, 27 pemadaman oleh PEP Limau Field, 27 pemadaman oleh PEP Adera Field, 16 pemadaman oleh PEP Pendopo Field, 17 pemadaman oleh PEP Ramba Field, serta 8 pemadaman oleh Pertamina Hulu Energi Ogan Komering dan Raja Tempirai (PHE OKRT) Field.

Pjs General Manager PHR Zona 4 Muhammad Luthfi Ferdiansyah menyatakan kepedulian perusahaan terhadap karhutla yang sedang terjadi. “Dalam situasi ini dibutuhkan respons cepat dan terkoordinasi. Kami memastikan personel dan peralatan siap dikerahkan untuk mendukung penanggulangan bersama untuk meminimalkan dampak terhadap operasi produksi dan keselamatan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Luthfi.

Setiap field di wilayah kerja PHR Zona 4 menyiagakan armada dan petugas jaga untuk membantu penanganan karhutla. PEP Prabumulih Field dan PEP Limau Field masing-masing menyiagakan 3 unit mobil pemadam kebakaran (fire truck) dan 4 petugas setiap hari.

PEP Adera Field menyiagakan 1 unit fire truck dengan 5 orang petugas setap hari. Sementara itu, PEP Pendopo Field menyiagakan 5 unit fire truck disertai 7 orang setiap hari. PEP Ramba Field menyiagakan 3 unit fire truck dengan 7 orang petugas di 4 lokasi. Adapun PHE OKRT menyiagakan 1 unit fire truck dan 5 petugas.

Selain fire truck, PHR Zona 4 juga memastikan kesiapan peralatan pemadam kebakaran di setiap field, seperti pompa pemadam kebakaran (fixed fire pump), pompa pemadam kebakaran berjalan (mobile fire pump), tangki air (water tank), dan sejumlah perlengkapan pemadaman kebakaran lainnya.

Patroli rutin yang biasa dilakukan tim security Pertamina menjadi sumber informasi hot spot. Selain itu, pemadaman kebakaran juga dilakukan atas laporan dari masyarakat dan pemerintah setempat di sekitar wilayah operasi.

“Kami berterima kasih atas laporan masyarakat yang melaporkan kebakaran yang mendekat ke jalur pipa maupun fasilitas produksi. Hal ini mencerminkan sinergi untuk menjaga keselamatan bersama dan ketahanan energi nasional,” pungkas Luthfi. (Ril)

PHR Zona 4 Gelar PLCLP 2026, Dorong Tumbuhnya Pemimpin Muda dan Tenaga Kerja Kompeten

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Pertamina Local Community Leaders Program (PLCLP) 2026 kembali digelar untuk mendorong tumbuhnya pemimpin muda berkarakter dan tenaga kerja kompeten di Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Markas Komando Batalyon Zeni Tempur (Mako Yon Zipur) 2/Samara Grawira pada 1 hingga 16 Juli 2026. Sebanyak 100 peserta dari 11 kabupaten/kota lokasi operasi PHR Zona 4 menjalani pendidikan karakter dan kebangsaan serta pelatihan peningkatan keterampilan kerja.

General Manager PHR Zona 4 Djudjuwanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa PLCLP adalah energi bersama untuk tumbuh bersama masyarakat. “PHR Zona 4 memiliki peran dalam menjaga ketahanan energi nasional. Namun, energi tidak hanya bicara soal produksi, sumur, fasilitas, dan teknologi. Energi juga bicara tentang manusia, daerah, dan hubungan sosial yang harmonis di sekitar wilayah operasi. Energi inilah yang melandasi diselenggarakannya PLCLP,” ucap General Manager PHR Zona 4 Djudjuwanto dalam upacara pembukaan PLCLP 2026 di Mako Yon Zipur, Prabumulih, Kamis (2/7/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan memahami peran strategis industri hulu migas. Para peserta akan dibagi ke dalam lima kelas pelatihan, yaitu pelatihan kompetensi operator keselamatan dan Kesehatan kerja (K3), juru ikat beban (rigger), teknisi AC residential, teknisi montir sepeda motor, hingga jurnalistik. Materi diberikan oleh sejumlah tenaga profesional yang ahli di bidang masing-masing.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi PHR Zona 4 yang menggelar PLCLP. “Saya berterima kasih kepada Pertamina Hulu Rokan yang sudah berinvestasi berupa ilmu pengetahuan kepada anak-anak muda. Investasi tidak hanya pada lahan yang berpotensi minyak dan gas, tetapi juga sumber daya manusia yang mumpuni.”

Ia berharap apa yang telah dilakukan PHR Zona 4 ini dapat menjadi pemantik bagi pelaku industri lainnya untuk mendorong peningkatan SDM di Sumatera Selatan.

Herman Deru berharap para peserta memanfaatkan betul PLCLP 2026 untuk melatih karakter dan keterampilan kerja masing-masing. Ia berharap para lulusan PLCLP 2026 dapat memberikan sumbangsih bagi masyarakat sekitar, bahkan bangsa Indonesia.

Tahun 2026 ini merupakan kali kedua PLCLP diselenggarakan. Alumni kegiatan ini merasakan manfaat nyata dari pelatihan ini. Salah satunya Dadang Pirdaus, karang taruna Desa Sinar Rambang yang tahun lalu ikut pelatihan juru ikat beban (rigger). “Di PLCLP banyak yang saya dapat. Terbangun disiplin dan semangat saya, ditambah dapat seritifikat. Ini membuat saya percaya diri waktu melamar kerja. Alhamdullilah sudah bekerja di PT GBT. Saya bersyukur sekali dan berterima kasih dengan Pertamina,” ungkapnya. Tahun lalu sebanyak 75 peserta lolos pelatihan hingga akhir acara.

Pembukaan PLCLP 2026 di Mako Yon Zipur Prabumulih dihadiri oleh sejumlah pimpinan pemerintah daerah. Selain Gubernur Sumsel, turut hadir Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sumsel Indra Bangsawan, Pamen Ahli Bidang Jemen Sishanneg Kolonel Inf. Zusnan Hadi yang mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol. Doni Satrya Sembiring mewakili Kapolda Sumsel, serta Komandan Yonzipur 2/SG Letkol CZI Achmad Afandi.

Sejumlah kepala daerah dan pejabat kabupaten/kota juga ikut serta, seperti Wali Kota Prabumulih Arlan beserta jajaran Forkopimda Kota Prabumulih, Sekda Muara Enim, Dandim 0404 Muara Enim, Kadisnaker PALI, serta sejumlah pejabat Forkopimda tingkat kabupaten/kota di Sumatera Selatan. (Ril)

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pertamina EP Zona 4 Sigap Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Muara Enim dan Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Menjalankan operasi produksi berdampingan bersama masyarakat, Pertamina EP (PEP) Prabumulih cepat tanggap membantu kondisi darurat kebakaran yang terjadi di rumah warga.

Baru-baru ini setidaknya ada dua kebakaran yang sigap dibantu tim pemadam kebakaran dari Prabumulih Field dan Limau Field. Tim ini berada di bawah komando Site Emergency Respons Team (SERT).

Pada Senin (8/6/2026) siang, SERT PEP Prabumulih Field menerima laporan ada kepulan asap hitam di sekitar RT 5 RW 01 Kelurahan Patih Galung, Kota Prabumulih. Satu unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi.

Saat tim tiba di lokasi, api telah membakar sejumlah rumah kontrakan warga.

Bersama Pemadam Kebakaran Kota Prabumulih, SERT PEP Prabumulih Field membantu proses pemadaman dan pendinginan guna mencegah api menyebar ke area sekitar.

Di waktu terpisah, SERT PEP Limau Field juga membantu warga memadamkan kebakaran di Desa Tebat Agung, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Minggu (7/6). Kebakaran terjadi di area pemukiman penduduk.

Saat ada laporan warga kepada SERT PEP Limau Field, tim menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran dilengkapi lima orang personel. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 1,5 jam. “Seandainya tim damkar Limau Field tidak sigap melakukan pemadaman, dikhawatirkan kebakaran akan menyebar luas ke rumah warga di sekitar TKP,” terang Kepala Desa Tebat Agung Riswandi.

Manager HSSE Pertamina EP Prabumulih Field Irwan Gasgoro mengatakan bahwa kesigapan ini juga merupakan cerminan kepedulian Perusahaan kepada masyarakat. “Peralatan emergency response untuk kebakaran memang diperuntukkan untuk keselamatan operasi produksi migas. Namun bila terjadi kondisi darurat di sekitar wilayah operasi, kami berkomitmen untuk cepat melakukan penanganan pemadaman kebakaran dan sigap untuk membantu,” kata Irwan Gasgoro.

Dengan begitu, dampak kerugian yang lebih besar serta potensi bahaya yang mengarah ke operasi produksi dapat dicegah.

Partisipasi PEP Prabumulih dan area operasi di Zona 4 lainnya dalam mengatasi situasi kegawatdaruratan, termasuk kejadian kebakaran, merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hidup berdampingan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi. (*)

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PEP Zona 4 dan DLH Prabumulih Hadirkan Beragam Aksi Peduli Lingkungan

‎PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menggelar beragam aksi peduli lingkungan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Prabumulih dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) tahun 2026 yang jatuh setiap tanggal 5 Juni. Tahun ini, tema yang diusung secara internasional adalah aksi bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
‎
‎Rangkaian acara HLH Zona 4 di antaranya adalah edukasi pelajar, berbagai kompetisi bertema lingkungan, penanaman pohon buah produktif, hingga konservasi habitat gajah di Kawasan hutan Benakat Semanggus Sumatra Selatan melalui aksi penanaman pohon pelindung ekosistem dan pakan gajah.

Pertamina EP Zona 4 bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih menggelar sejumlah aksi peduli lingkungan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. (Foto: ist/PRsumsel)

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan roadshow edukasi bertajuk “Zona 4 Mengajar” di tiga sekolah di Prabumulih, yakni SMAN 5, SMAN 3, dan SMAN 2 pada Mei 2026 lalu. Lebih dari 500 pelajar mengikuti kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai mengenai perubahan iklim yang saat ini menjadi salah satu tantangan global terbesar dan operasi migas berkelanjutan.
‎
‎Helmi Purnama, Assistant Manager Environmental PEP Zona 4,  narasumber di roadshow edukasi, mengajak para siswa untuk memahami dan mengenali penyebab, dampak dan upaya bersama yang bisa dilakukan dalam mengatasi perubahan iklim.
‎
‎Selain itu para siswa juga diberi wawasan tentang upaya yang dilakukan PEP Zona 4 dalam menjalankan operasi industri minyak dan gas yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan berkelanjutan dan melakukan mitigasi dan adaptasi perubahan Iklim.

Perubahan iklim merupakan masalah nyata yang membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, komunitas, maupun masyarakat. Para siswa yang merupakan Generasi Z diharapkan menjadi generasi muda agen perubahan untuk menghadapi tantangan peruabahan iklim.
‎
‎PEP Zona 4 juga menyampaikan beragam program sosial kemasyarakatan dan mekanisme program beasiswa dari PEP Zona 4 sebagai bagian komitmen Perusahaan terhadap dunia pendidikan. Dalam kesempatan yang sama, DLH Prabumulih menekankan peran penting generasi muda menjaga kelestarian lingkungan di Prabumulih. Langkah kecil bisa dimulai dengan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.
‎
‎Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih, Mulyadi Musa, menyampaikan rangkaian acara ini bertujuan mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Prabumulih untuk lebih tahu tentang dampak dari perubahan iklim dan tata cara pengelolaan sampah.

“Dari kegiatan ini diharapkan tumbuh generasi-generasi muda yang mampu bersuara dan bertindak untuk kelestarian lingkungan di Kota Prabumulih,” ujar Mulyadi.
‎
‎Selanjutnya, siswa-siswi dilibatkan secara aktif melalui kuis, diskusi, serta sesi tanya jawab. Antusiasme mereka terlihat dari berbagai jawaban dan pertanyaan yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.

“Wawasan kami jadi nambah. Ternyata perubahan iklim itu bisa dicegah dari hal kecil yang bisa kita lakukan. Dampaknya besar buat Indonesia. Saya juga jadi tertarik untuk kuliah teknik lingkungan, semoga nantinya bisa lanjut bekerja di Pertamina,” ujar Ethelbert Dustin Lawrance Tahapary, siswa kelas XI SMAN 3 Prabumulih.
‎
‎Tak hanya itu, sebagai upaya nyata melibatkan pelajar dan masyarakat, diselenggarakan juga berbagai kompetisi bertema lingkungan, di antaranya lomba menulis esai untuk siswa SMA/sederajat, lomba mewarnai untuk siswa kelas 5 dan kelas 6 SD, lomba video tentang teknologi pengelolaan sampah tepat guna untuk masyarakat umum, serta lomba standup comedy bertema lingkungan hidup.
‎
‎Manager Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), Irwan Gasgoro, menyampaikan Lomba Hari Lingkungan Hidup menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan hidup di sekitar wilayah operasi.

“Melalui kolaborasi bersama DLH Prabumulih, PEP Zona 4 ingin mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin peduli terhadap lingkungan hidup melalui cara-cara kreatif dan edukatif,” ujar Irwan.
‎
‎Pendaftaran lomba digelar 26 Mei – 10 Juni 2026 dan pemenang akan diumumkan pada acara puncak 23 Juni 2026. Informasi lebih lanjut dan pendaftaran bisa dilakukan pada tautan-tautan berikut:
‎
‎• Lomba Esai: https://ptm.id/lombaesaiHLH
‎• Lomba Video: https://ptm.id/lombavideoHLH
‎• Lomba Standup Comedy: https://ptm.id/lombastandupHLH
‎
‎Sementara itu, pendaftaran lomba mewarnai dibuka pada tanggal 26 Mei—10 Juni 2026 dengan pelaksanaan pada 23 Juni 2026. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui tautan berikut: https://ptm.id/lombamewarnaiHLH.
‎

‎Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4

PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
‎
‎Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.
‎
‎PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
‎
‎Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
‎Puspita Adiyani Candra
‎Officer Media Relations Zona 4
‎No. Hp: +62 821-3200-4260

Demo APM di Depan Kantor PT Pertamina Berjalan Kondusif, Aspirasi Tenaga Kerja Lokal Diterima

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polres Prabumulih melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengamanan penyampaian pendapat di muka umum yang digelar oleh LSM APM di depan Kantor PT Pertamina, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Selasa (21/4/2026) pagi. Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.

Sebelum pelaksanaan aksi, jajaran Polres Prabumulih terlebih dahulu menggelar apel kesiapan pada pukul 08.30 WIB yang dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kabagops KOMPOL Harmianto, S.H., M.H., M.Si. Apel tersebut diikuti oleh seluruh pejabat utama dan personel yang terlibat dalam pengamanan.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Prabumulih menerjunkan kekuatan personel secara terstruktur, meliputi unsur deteksi, pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan lalu lintas, tim negosiator, hingga tim kesehatan dan dokumentasi. Keterlibatan personel ini merupakan bagian dari kesiapan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Aksi penyampaian pendapat di muka umum oleh LSM APM dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dengan jumlah massa kurang lebih 350 orang yang dipimpin oleh Ketua Aksi, Adi Susanton. Massa menyampaikan aspirasi terkait isu penerimaan tenaga kerja lokal di lingkungan PT Pertamina.

Selama kegiatan berlangsung, Kapolres Prabumulih bersama personel yang terlibat melakukan pengamanan secara langsung di lokasi. Sementara itu, jajaran Polsek Prabumulih Timur melakukan monitoring di titik kumpul massa, serta Sat Intelkam melaksanakan deteksi dan penggalangan guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Selain itu, personel Sat Samapta yang tergabung dalam satuan Dalmas melaksanakan pengamanan di area objek aksi, sementara personel lalu lintas melakukan pengaturan arus kendaraan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar. Tim pengawalan juga mengawal pergerakan massa sejak dari titik kumpul hingga kembali setelah aksi selesai.

Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa seluruh rangkaian aksi berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas. Pendekatan humanis yang dilakukan oleh personel Polres Prabumulih mampu menciptakan interaksi yang positif antara aparat keamanan dan massa aksi.

Aspirasi yang disampaikan oleh pihak LSM APM terkait penerimaan tenaga kerja lokal diterima oleh pihak PT PDSI dan akan diteruskan kepada pimpinan di tingkat pusat. Hal ini menjadi salah satu hasil positif dari pelaksanaan aksi yang berlangsung secara tertib dan damai.

Selain itu, pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi berjalan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang berarti. Pengamanan juga dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia dan prinsip demokrasi.

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan menjamin keamanan seluruh pihak dalam setiap kegiatan masyarakat.

“Polres Prabumulih berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat. Kami hadir bukan sebagai lawan, melainkan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Sekira pukul 10.00 WIB, kegiatan penyampaian pendapat di muka umum selesai dilaksanakan. Selanjutnya, personel Polres Prabumulih melaksanakan apel konsolidasi dan kembali ke mako. Secara keseluruhan, situasi tetap dalam keadaan aman dan terkendali.

Polres Prabumulih menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung penyampaian aspirasi secara demokratis dan bertanggung jawab. (*)

PEP Zona 4 Dorong Peningkatan Produksi Minyak Lewat Workover 51 Sumur Eksisting

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mendorong peningkatan produksi minyak di 51 sumur eksisting melalui kegiatan workover. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga produksi berkelanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Workover atau kerja ulang sumur adalah rangkaian pekerjaan teknis yang dilakukan pada sumur minyak atau gas yang sudah ada untuk memperbaiki, memulihkan, atau meningkatkan performa produksinya. Workover juga dilakukan dengan menutup zona produksi yang sudah habis dan membuka zona baru di kedalaman yang berbeda pada sumur yang sama.

“Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah. Dengan pendekatan terukur, kami mampu memulihkan kinerja sumur eksisting sehingga tetap memberikan kontribusi optimal terhadap produksi,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto.

Workover yang dilakukan PEP Zona 4 telah menunjukkan hasil positif. Dari kegiatan workover sepanjang 2025 mencatatkan realisasi produksi sebesar 432 barel minyak per hari (BOPD).

Intervensi teknis tersebut tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga mengembalikan produktivitas sumur-sumur seperti BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23 yang sebelumnya berstatus suspend dan idle.

“PEP Zona 4 akan terus melakukan kegiatan workover untuk memastikan sumur-sumur eksisting tetap dapat berproduksi optimal dan berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional,” ucap Djudjuwanto. (*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.