Orientasi Politik hingga Muskercab, DPC PKB Prabumulih Perkuat Barisan Kader

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 2026, geliat konsolidasi internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Prabumulih kian menguat. Tidak sekadar agenda rutin lima tahunan, Muskercab kali ini diproyeksikan menjadi momentum strategis dalam menentukan arah perjuangan partai ke depan.

Pengurus DPC PKB kota Prabumulih secara masif mengajak seluruh kader untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Muskercab yang dijadwalkan berlangsung di Hall 2 RM Siang Malam, Cambai Prabumulih, Senin (26/10/2026).

Seruan ini bukan tanpa alasan, mengingat Muskercab akan dilakukan usai beberapa agenda seperti orientasi politik, pengukuhan pengurus DPC PKB digelar yang menjadikan forum penting dalam merumuskan kebijakan, strategi politik, hingga penguatan peran partai di tengah masyarakat.

Ketua DPC PKB Prabumulih, H Efri Oganda SH melalui Bendahara DPC PKB, Rifki Baday, SH MKn didampingi Sekretaris DPC PKB, IR Yogi Astrada, ST MSi menegaskan bahwa Muskercab merupakan titik krusial dalam perjalanan organisasi.

“Mari bersama rapatkan barisan, kita sukseskan Muskercab PKB kota Prabumulih. Ini bukan sekadar agenda formal, tetapi momentum untuk memperkuat arah perjuangan partai ke depan,” ujar Rifki Baday, Minggu (25/10/2026).

Menurutnya, orientasi politik, hingga agenda Muskercab yang digelar nantinya akan menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan strategi menghadapi berbagai agenda politik ke depan, mulai dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg), hingga program-program sosial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Namun demikian, Rifki yang merupakan seorang Notaris dan PPAT muda yang sukses ini menekankan bahwa esensi PKB tidak semata-mata terletak pada kontestasi politik. Lebih dari itu, PKB harus tetap konsisten hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi.

“PKB bukan partai yang hanya muncul lima tahun sekali saat Pileg. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran PKB di Prabumulih kedepan akan lebih dirasakan setiap saat oleh masyarakat, baik melalui kegiatan politik maupun sosial,” tegasnya.

Sementara, Sekretaris DPC PKB kota Prabumulih, IR Yogi Astrada, ST MSi menambahkan, komitmen tersebut menjadi pondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik. PKB, kata dia, terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga.

Di lapangan, semangat yang sama juga terlihat dari para kader PKB di sejumlah wilayah kota Prabumulih. Mereka bergerak aktif melakukan sosialisasi orientasi politik dan Muskercab, sekaligus memperkuat komunikasi politik dengan masyarakat akar rumput.

“Kehadiran PKB harus membawa manfaat. Harapan kami, PKB tetap konsisten dalam komitmennya untuk peduli umat dan melayani rakyat,” terang Yogi.

Dengan semangat kebersamaan dan konsolidasi yang semakin solid, orientasi politik hingga Muskercab PKB Kota Prabumulih 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan kepemimpinan kepengurusan PAC PKB di seluruh wilayah yang ada di Prabumulih yang kuat, tetapi juga mempertegas posisi PKB sebagai partai yang responsif, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (dn)

banner 400x130

DPC PKB Prabumulih Konsolidasi ke DPW Sumsel, Siapkan Pelantikan Akbar di Jakarta

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel –Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Prabumulih bergerak cepat usai mematangkan struktur organisasi jelang pelantikan resmi.

Kepengurusan baru masa bakti 2026-2031 tersebut melaporkan telah merampungkan penyusunan tim formatur dan melakukan konsolidasi sekaligus silaturahmi ke Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sumatera Selatan bertempat di Kantor DPW PKB Sumsel, Kota Palembang.

Langkah ini diambil sebagai persiapan final sebelum seluruh jajaran pengurus bertolak ke Jakarta untuk dilantik secara serentak yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 23 Juli 2026 mendatang.

Ketua DPC Prabumulih, H Efri Oganda SH melalui Bendahara, Rifki Baday, SH MKn mengatakan, konsolidasi dan silaturahmi ke DPW PKB Sumsel ini sekaligus merupakan persiapan pelantikan serentak KSB DPC PKB se-Indonesia.

“Selain itu, kami juga melakukan pemantapan konsolidasi wilayah dan cabang sekaligus menguatkan kembali posisi PKB sebagai darah biologis NU,” kata Rifki Baday, saat memberikan keterangan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga menegaskan bahwa tim formatur yang dibentuk sebelumnya juga melibatkan sinergi dari berbagai tingkatan struktur partai, mulai dari pusat hingga daerah.

“Kemarin kita baru merampungkan tim formatur, ada dari DPP, DPW, dan saya sendiri selaku calon bendahara definitif,” kata dia.

Rifki Baday menjelaskan, pelantikan kepengurusan DPC PKB Prabumulih sengaja dijadwalkan bersamaan dengan momentum besar partai. Prosesi pengukuhan akan digelar terpusat di Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28.

“Kalau pelantikan direncanakan nanti saat peringatan Hari Lahir PKB, tanggal 23 Juli di Jakarta, pelantikannya serentak bersama seluruh DPC se-Indonesia,” imbuh pengusaha muda asli kota Prabumulih ini. (dn)

Wujud Kepedulian, PSI Prabumulih Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Patih Galung

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Prabumulih dibawah kepemimpinan Ade Anggara saat ini mulai bergerak. Tak hanya melakukan konsolidasi ke akar rumput, tapi juga memperkuat peran sosial kemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan.

Wujud Kepedulian, PSI Prabumulih Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Patih Galung (Foto: ist/PRsumsel)

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan kebutuhan pokok makanan, pakaian layak pakai, serta Al-Qur’an ke warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Melati RT 05 RW 01, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Selasa (9/6/2026).

‎Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung istri dari Ketua DPD PSI Prabumulih yakni Reni Yunita Ade yang juga didampingi oleh Bendahara DPD PSI Prabumulih, Joko Arif Trianto serta Ketua DPC Kecamatan Prabumulih Barat.

Wujud Kepedulian, PSI Prabumulih Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Patih Galung (Foto: ist/PRsumsel)

Kehadiran jajaran PSI di lokasi disambut hangat oleh warga sekitar maupun pihak keluarga korban yang saat ini masih berupaya bangkit pasca musibah.

Dalam kesempatan itu, Reni Yunita Ade menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Kelurahan Patih Galung tersebut. Dan semoga, korban dapat diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

“Saya menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas musibah yang terjadi. Semoga korban dan keluarga yang terdampak diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan. Semoga keadaan segera pulih kembali,” ujarnya.

Bendahara DPD PSI Prabumulih, Joko Arif Trianto menambahkan, bantuan yang disalurkan merupakan wujud solidaritas dan kepedulian keluarga besar PSI Prabumulih terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Ia juga menegaskan bahwa PSI akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan uluran tangan dan dukungan.

‎‎”Kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen PSI untuk selalu dekat dengan masyarakat. Kami berharap korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” terang Arif.

‎‎Melalui kegiatan tersebut, kata dia, DPD PSI Prabumulih berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus terjaga, sehingga warga yang tertimpa musibah dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

“Kiranya kepedulian dan kebersamaan yang kita bangun hari ini tidak pernah pudar, melainkan terus mengalir dalam setiap langkah kita,” tutupnya. (dn)

Resmi Dilantik Kaesang, DPD PSI Kota Prabumulih Siap Jadikan Sumsel Lumbung Suara Pemilu 2029

PALEMBANG, Pikiranrakyatsumsel – Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep secara resmi mengumumkan dan melantik Ade Anggara sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Prabumulih. Dalam agendanya, Kaesang melantik serentak pengurus DPW, DPD hingga DPC PSI se-Sumatera Selatan.

Prosesi pelantikan berlangsung di The Sultan Convention Center, Palembang, Jumat (5/6/2026) kemarin, dan menjadi momentum penting bagi PSI dalam memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029 akan datang.

Dalam susunan kepengurusan DPD PSI Kota Prabumulih, selain Ade Anggara sebagai Ketua DPD PSI Kota Prabumulih, Jon Edwin mengisi sebagai Sekretaris, J. Arif Trianto sebagai Bendahara, Abdi Piandri sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), serta AR Agus Ninos yang dipercaya menjabat Ketua Harian.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum (Ketum) DPP PSI, Kaesang Pangarep yang hadir bersama jajaran pengurus pusat dan DPW PSI Sumatera Selatan.

Dalam arahannya, Kaesang menegaskan optimisme besar terhadap masa depan PSI di Sumatera Selatan. Putra bungsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, itu bahkan meyakini Sumsel berpotensi menjadi salah satu lumbung suara PSI pada Pemilu 2029.

“Saya melihat optimisme dan aura kemenangan PSI di Sumsel. Namun jangan cepat berpuas diri. Kemenangan hanya bisa diraih dengan kerja keras, kerja nyata dan konsistensi,” tegas Kaesang di hadapan para kader.

Sementara itu, Ketua DPD PSI Kota Prabumulih, Ade Anggara, menyatakan siap menjalankan amanah partai serta memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah.

Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal perjuangan besar PSI Prabumulih dalam membangun kekuatan politik yang dekat dengan masyarakat.

“Kami siap menjalankan amanah yang diberikan. Fokus kami adalah membangun struktur partai yang solid, memperkuat konsolidasi kader dan menghadirkan PSI sebagai partai yang benar-benar bekerja untuk masyarakat Kota Prabumulih,” ujar Ade Anggara.

Ia juga berharap seluruh kader PSI Prabumulih dapat bergerak bersama, menjaga kekompakan serta aktif turun ke tengah masyarakat guna memperjuangkan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Kami ingin PSI semakin dikenal melalui kerja nyata. Dengan kebersamaan dan semangat seluruh kader, kami optimistis PSI Prabumulih dapat berkembang lebih besar dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Pelantikan serentak pengurus PSI se-Sumatera Selatan tersebut juga menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi yang ditargetkan rampung hingga tingkat ranting dan TPS sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik 2029. (*)

Pansus 2 DRPD Prabumulih Jelaskan Penundaan Pengesahan Raperda Petro Prabu Jadi Perseroda

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Prabumulih menjelaskan alasan penundaan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait perubahan Petro Prabu menjadi perusahaan perseroan daerah (Perseroda).

Sekretaris Pansus 2 DPRD Prabumulih, Fery Alwi menyebut pembahasan Raperda tersebut sebenarnya telah berjalan selama kurang lebih dua bulan dan telah melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk biro hukum.

“Kurang lebih dua bulan kami membahas Raperda Petro Prabu. Kami juga sudah ke biro hukum untuk memastikan perda ini tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi,” ujar Feri Alwi usai rapat paripurna.

Menurutnya, substansi Raperda secara umum tidak bermasalah dan telah disusun sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk mengacu pada PP Nomor 54 Tahun 2017 serta Permendagri Nomor 37 Tahun 2018.

Namun, pengesahan akhirnya ditunda atas permintaan Pemerintah Kota Prabumulih karena masih ingin mendalami ketentuan mengenai batas usia calon direksi perusahaan daerah.

“Pak Wali meminta ditunda karena ingin mencari referensi lain terkait aturan usia. Dalam PP Nomor 54 Tahun 2017 sudah ada batas usia minimal 35 tahun dan maksimal 56 tahun,” katanya.

Pansus menegaskan DPRD tidak dapat mengubah ketentuan tersebut karena aturan mengenai syarat usia sudah diatur dalam regulasi yang lebih tinggi.

Selain syarat usia, terdapat sejumlah persyaratan lain bagi calon direksi Perseroda, di antaranya memiliki pengalaman di bidang perusahaan atau BUMD minimal lima tahun, tidak terlibat partai politik, serta tidak pernah tersangkut kasus pidana.

“Jadi bukan karena ditemukan pelanggaran dalam perda. Perda yang kami bahas sudah sesuai aturan. Hanya saja pemerintah meminta waktu untuk mencari kemungkinan referensi aturan lain terkait batasan usia itu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa aturan mengenai larangan keterlibatan politik tidak hanya berlaku bagi direksi dan komisaris, tetapi juga pegawai perusahaan daerah.

“Aturan itu sudah jelas di PP 54. Direksi, komisaris, bahkan pegawai tidak boleh terlibat partai politik,” tegasnya.

Saat ini DPRD Prabumulih masih menunggu langkah Pemerintah Kota Prabumulih untuk mencari referensi hukum tambahan sebelum Raperda tersebut kembali dibahas dan disahkan. (dn)

PKB Musi Rawas Bersiap Punya Nahkoda Baru! Nama Zulpikar Melejit Jadi Kandidat Paling Dijagokan

MUSI RAWAS, Pikiranrakyatsumsel – Dinamika menjelang pemilihan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Musi Rawas periode 2026–2031 mulai menghangat. Salah satu figur yang dinilai memiliki peluang besar dan dianggap potensial memimpin PKB Musi Rawas adalah Zulpikar, S.Pd.I.

Sosok muda berlatar belakang aktivis, pengusaha, dan kader Nahdliyin ini dinilai memiliki kombinasi pengalaman organisasi, politik, serta kemampuan manajerial yang cukup lengkap untuk membawa PKB Musi Rawas semakin solid menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

Dalam biodata pencalonannya, Zulpikar lahir di Muara Megang pada 9 Maret 1988. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 2 Muara Megang, kemudian melanjutkan pendidikan di MTs Riyadus Solihin, SMA Plus Bina Satria, hingga meraih gelar Sarjana Strata 1 di Institut Agama Islam Al-Azhaar Lubuklinggau pada tahun 2010.

Selain memiliki latar belakang pendidikan formal, Zulpikar juga tumbuh dari lingkungan pesantren. Ia tercatat pernah menempuh pendidikan keagamaan di Pondok Pesantren Darul Ishlah. Kedekatannya dengan kultur Nahdlatul Ulama menjadi salah satu kekuatan yang dianggap mampu memperkuat basis tradisional PKB di Musi Rawas.

Di dunia politik, Zulpikar bukan nama baru. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau, kemudian dipercaya menjadi Wakil Bendahara DPW PKB Sumatera Selatan. Pada Pemilu 2024, ia juga maju sebagai calon legislatif DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari PKB.

Pengalaman organisasinya pun cukup panjang. Ia aktif di Gerakan Pemuda Ansor sebagai Wakil Ketua PC GP Ansor Lubuklinggau periode 2019–2023. Selain itu, ia juga pernah menjadi Wakil Ketua PC PMII Lubuklinggau serta kini menjabat Ketua Mabincab PMII Lubuklinggau.

Di sektor profesional, Zulpikar dikenal sebagai pengusaha. Saat ini ia menjabat Direktur Utama PT Naga Bumi Raya. Sebelumnya, ia pernah menjadi Direktur PT Putra Permai Mandiri serta memiliki pengalaman bekerja di sektor perumahan dan pertambangan Hauling Batubara

Dalam dokumen visi-misinya sebagai calon Ketua DPC PKB Musi Rawas, Zulpikar mengusung visi: “Mewujudkan PKB Kabupaten Musi Rawas sebagai Partai yang Solid, Modern, Religius, dan Menang pada Pemilu 2029.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menitikberatkan pada enam program utama, yakni penguatan struktur partai hingga tingkat desa, kemandirian ekonomi kader, digitalisasi administrasi partai, pelayanan dan advokasi rakyat, strategi kemenangan Pemilu 2029, serta penguatan tradisi ke-NU-an dan kebangsaan.

Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain kaderisasi rutin setiap tiga bulan, pembentukan database anggota berbasis NIK, optimalisasi media sosial partai, hingga program “PKB Menyapa Desa” yang ditargetkan berjalan rutin setiap bulan.

Tak hanya fokus pada konsolidasi internal partai, Zulpikar juga menyiapkan program advokasi bagi petani karet dan sawit, pelaku UMKM, serta buruh perkebunan yang selama ini menjadi basis masyarakat Musi Rawas.

Sejumlah kader PKB menilai figur Zulpikar mampu menjadi jembatan antara generasi muda Nahdliyin dan struktur partai yang lebih modern serta adaptif terhadap perkembangan politik digital.

Dengan rekam jejak organisasi, pengalaman politik, dan basis jaringan yang kuat di kalangan Nahdlatul Ulama serta pemuda, Zulpikar dinilai menjadi salah satu kandidat paling potensial dalam kontestasi Ketua DPC PKB Kabupaten Musi Rawas periode 2026–2031. (SMSI Musi Rawas)

Ada Oknum Minta Setoran Ratusan Juta, Ketua DPRD Prabumulih : Laporkan Saja

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Isu setoran saat mutasi jabatan kepala sekolah (Kepsek) di kota Prabumulih kembali santer terdengar. Terbaru, menyasar kepada Kepsek SMA yang telah melewati proses pendidikan. Nilainya cukup fantastis. Mencapai ratusan juta rupiah. Anehnya, kerap kali dikendalikan oleh orang kuat, di luar pemerintahan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria, SH MSi mendorong agar para Kepsek SMA yang ada berani tampil, melaporkan oknum peminta setoran ke pihak berwajib. Sebagai bukti keseriusan menghindari terjadinya kesimpangsiuran informasi.

Ada Oknum Minta Setoran Ratusan Juta, Ketua DPRD Prabumulih : Laporkan Saja (Foto: PRsumsel)

Politisi Demokrat itu mengaku sudah sering mendengarnya. Tetapi, sejauh ini belum ada bukti. Makanya harus dibuktikan. Jangan sampai hanya ramai di masyarakat, tanpa ada keberanian melaporkannya ke pihak berwajib.

“Isu itu sudah terlalu sering terjadi dan selalu saja mencuat dan menghilang. Persoalan ini sepertinya harus disikapi serius, jangan sekadar ramai terus menghilang. Jika ada pihak-pihak yang dirugikan, segera lapor ke pihak yang berwajib. Sehingga tidak menjadi kesimpangsiuran,” kata Deni kepada media ini, Sabtu (7/3/2026).

Artinya, kata dia, soal keluhan kepsek tersebut, jika memang ada bukti-bukti atas dugaan permintaan setoran uang hingga ratusan juta rupiah, seharusnya diproses saja ke aparat penegak hukum (APH),

“Jangan berani mengeluh. Berani tidak melaporkan? Karena isu-isu seperti ini yang bikin kesimpangsiuran. Kalau memang benar adanya, tentu sangat memalukan. Bagaimana kepsek bisa memanage sekolah dengan benar nantinya?,” tegasnya.

Sementara itu, Hj Mondyaboni, SE., SKom MSi, MPd selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) saat di konfirmasi terkait hal itu, enggan berkomentar. Padahal, sebagai tugas dan fungsinya, ia berhak untuk menelusuri keluhan para kepsek tersebut.

Ketika media ini mencoba mengkonfirmasi melalui pesan di Aplikasi WhatsApp tidak membalas, begitu juga ditelepon tidak diangkat.

Diberitakan sebelumnya, isu mutasi kepala sekolah akhir- akhir ini menimbulkan keresahan kalangan kepala SMA/SMK sederajat. Apalagi isu beredar nada oknum tak bertanggung jawab yang sengaja menawarkan jabatan kepsek dengan nominal uang yang cukup fantastis.

“Kami selama ini sudah bekerja dengan baik, berprestasi dan ikuti arahan Gubernur tapi kenapa kami malah ditakut-takuti oleh oknum yang menawarkan jabatan jika ingin jabatan kami aman,” ungkap satu diantara Kepsek SMA di Prabumulih yang tak ingin namanya dituliskan di media, belum lama ini.

Sumber ini juga menyebutkan, jika oknum itu tidak hanya mengaku begitu dekat dengan para petinggi di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), tapi juga bisa memindahkan seluruh jabatan kepala sekolah yang ada di provinsi Sumsel bila tak memenuhi setoran uang yang kisarannya 100-200 juta rupiah.

“Awalnya kami di WA. Terus diajak ketemu, dan dikasih tahu bila tidak memberikan setoran, jangan harap jabatan kami bisa aman. Nilai nominal nya tidak main-main ratusan juta,” tukasnya. (dn)

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

Ketua Umum Partai Garuda (Gerakan Perubahan Indonesia), Ahmad Ridha Sabana, mengaku sebagai adik dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Riza Patria. Patria merupakan kader Partai Gerindra yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

“Kalau itu (adik dari Patria) kan fakta, tidak mungkin saya bilang tidak,” ujar Sabana dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel Lumire Senen, Jakarta Pusat, Senin 19 Februari 2018.

Sabana juga mengakui bahwa dirinya pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari partai politik (parpol) yang dipimpin Prabowo Subianto itu.

“Itu (menjadi caleg Gerindra) kan dulu. Semua saya kira biasa ya seperti itu,” ujar Sabana.

Meski demikian, Sabana menegaskan bahwa Garuda sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan Gerindra. Sabana membantah Garuda adalah parpol yang dibentuk dengan tujuan memecah suara pemillih antara Garuda dan Gerindra pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memanaskan mesin politik untuk memenangkan pasangan calon Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin. Salah satunya dengan upaya menggelar rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Dewan Pengurus Wilayah PPP Jawa Tengah.

Dalam Rakorwil tersebut, hadir Ketua Majelis Syariah PPP, Maimoen Zubair, dan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Ketua Umum DPP PPP Muhammad Romahurmuziy atau Romi langsung hadir dalam membuka rapat koordinasi wilayah ini. Dalam kesempatan itu, ia menekankan akan terus bergerak melakukan konsolidasi.

“Kita instruksikan untuk terus konsolidasi pada tiga elemen dari struktural, kultural partai, dan ketiga elemen figur,” kata Romi dalam keterangannya, Senin 19 Februari 2018.

Bagi dia, terkait elemen kultural tak bisa dilepaskan PPP dengan dua organisasi massa yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Maka, kata Romi, penting untuk tim pemenangan serta pasangan calon untuk terus menjalin komunikasi dengan NU serta Muhammadiyah. Secara target, PPP ingin menyumbangkan 2,5 juta suara untuk pasangan Ganjar-Yasin.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.