Diserbu Warga, 200 Paket Sembako Pasar Murah Pemkot Prabumulih Ludes

Prabumulih, Sumsel97 Dilihat
banner 468x60

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemerintah Kota Prabumulih kembali menggulirkan program Pasar Murah yang dilaksanakan di Kelurahan Muntang Tapus, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat.

Sebanyak 200 paket sembako disediakan bagi warga dengan harga tebus Rp58.500 per paket. Isi paket tersebut terdiri dari telur ayam ½ kg seharga Rp10 ribu, gula pasir Rp8 ribu/kg, minyak goreng Rp10 ribu/kg, bawang merah Rp13 ribu/½ kg, bawang putih Rp12 ribu/½ kg, serta cabai merah Rp5 ribu/½ kg. Harga tersebut berada di bawah harga pasar, sehingga diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

banner 336x280

Kegiatan dibuka oleh Asisten III Pemkot Prabumulih, Drs. Amilton, yang hadir mewakili Wali Kota Prabumulih H. Arlan. Ia didampingi Kepala Disperindag Kota Prabumulih, Muhtar Edi, S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Drs. Amilton menegaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi harga bahan pangan yang kerap terjadi menjelang momen-momen tertentu.

“Program ini adalah bagian dari komitmen pemerintah kota untuk menjaga kestabilan harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Muntang Tapus,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa pasar murah tidak berhenti di satu lokasi saja. Pemkot Prabumulih berencana menggelar kegiatan serupa secara bertahap di kelurahan lain agar pemerataan manfaat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disperindag Muhtar Edi menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan distributor dan agen guna menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan pasaran.

“Kami memastikan harga yang ditawarkan benar-benar lebih rendah dari harga pasar. Selain membantu masyarakat, langkah ini juga menjadi salah satu upaya pengendalian harga agar tetap stabil di tingkat pedagang,” jelasnya.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak kegiatan dimulai. Paket sembako yang tersedia langsung diminati masyarakat dan habis dalam waktu relatif singkat. Ke depan, Disperindag akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mempertimbangkan penambahan jumlah paket pada pelaksanaan berikutnya agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Program pasar murah ini menjadi salah satu instrumen strategis Pemkot Prabumulih dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (*)

banner 336x280