PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polres Prabumulih menggelar kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 17 April 2026, pukul 14.00 WIB hingga 15.30 WIB, bertempat di Lapangan Pemerintah Kota Prabumulih.
Simulasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, didampingi oleh Wakapolres Kompol Chindi Helyadi serta para pejabat utama dan kapolsek jajaran. Kegiatan diawali dengan gladi bersih, dilanjutkan apel kesiapan, peragaan simulasi lapangan, hingga evaluasi dan arahan pimpinan.
Dalam pelaksanaan apel, rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib, mulai dari penghormatan pasukan, laporan komandan apel, pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel, amanat, hingga penutup berupa doa dan laporan akhir. Seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur, mencerminkan kesiapan dan kedisiplinan personel Polres Prabumulih.
Sebanyak 394 personel terlibat dalam simulasi ini, yang terdiri dari satuan Dalmas awal dan lanjutan, tim negosiator, tim dokumentasi, tim pendukung, hingga personel pengamanan dan penegakan hukum. Selain itu, simulasi juga melibatkan massa peraga untuk menggambarkan situasi riil di lapangan, sehingga latihan berjalan lebih dinamis dan mendekati kondisi sebenarnya.
Dalam amanatnya, Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, menegaskan bahwa simulasi Sispam Kota merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesiapan operasional personel. Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menghadapi massa, serta profesionalisme dalam setiap tindakan di lapangan.
“Simulasi ini adalah langkah strategis untuk memastikan seluruh personel siap menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Saya tekankan, dalam pelaksanaan tugas di lapangan, anggota harus tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, serta menjunjung tinggi etika kepolisian,” tegas Kapolres dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Kapolres juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Program Presisi Polri, yang mengedepankan kemampuan prediktif, responsibilitas, dan transparansi dalam pelaksanaan tugas. Dengan personel yang terlatih, diharapkan setiap potensi konflik dapat dikelola secara optimal tanpa menimbulkan eskalasi yang berlebihan.
Dalam simulasi lapangan, diperagakan dua tahapan situasi, yakni situasi hijau dan situasi kuning. Pada situasi hijau, kondisi kota digambarkan dalam keadaan aman dan kondusif, dengan aktivitas masyarakat berjalan normal serta patroli dialogis yang dilakukan oleh personel kepolisian. Namun, dinamika berubah ketika muncul aksi massa yang menyampaikan tuntutan kepada pemerintah.
Situasi kemudian meningkat menjadi situasi kuning, di mana massa mulai tidak terkendali. Personel Dalmas diturunkan secara bertahap, mulai dari Dalmas awal hingga Dalmas lanjutan, disertai upaya negosiasi dan imbauan persuasif. Ketika situasi semakin memanas, petugas melakukan tindakan pengendalian sesuai prosedur, termasuk penanganan provokator oleh tim penegakan hukum serta penggunaan alat pengurai massa secara terukur.
Simulasi juga memperlihatkan koordinasi lintas fungsi, mulai dari tim medis yang sigap menangani korban, hingga tim dokumentasi dan intelijen yang memantau perkembangan situasi. Seluruh rangkaian menunjukkan sinergi antar satuan dalam menghadapi situasi kontijensi yang dinamis.
Dari hasil kegiatan, simulasi ini dinilai berhasil meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi aksi unjuk rasa maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya. Selain itu, latihan ini juga memperkuat pemahaman personel terhadap strategi dan taktik pengendalian massa yang profesional dan proporsional.
Kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi dan evaluasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa latihan ini harus menjadi bekal nyata bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas di lapangan. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Kota Prabumulih dapat terus terjaga dalam kondisi aman dan kondusif.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Simulasi Sispam Kota Polres Prabumulih Tahun 2026 berjalan lancar, tertib, dan terkendali. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Polres Prabumulih dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap stabil di wilayah hukumnya. (*)



















