PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Prabumulih, Selasa (21/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil juga bertemu dengan Wali Kota Prabumulih, H Arlan, untuk membahas sejumlah program strategis di bidang pemasyarakatan.
Usai melakukan monitoring dan pengecekan langsung, Kakanwil Yulius Sahruzah, menyampaikan bahwa kondisi Rutan Prabumulih saat ini dalam keadaan aman dan terkendali.
Menurutnya, berbagai layanan pembinaan kepada warga binaan telah berjalan dengan baik.
“Hasil monitoring menunjukkan Rutan Prabumulih dalam kondisi aman dan terkendali. Layanan pembinaan berjalan cukup baik, kehidupan warga binaan berlangsung normal, layanan makan juga baik, begitu pula kebersihan lingkungan hunian yang terjaga,” ujarnya.
Dalam pertemuan dengan Wali Kota Prabumulih, sejumlah agenda turut dibahas, salah satunya dukungan Pemerintah Kota terhadap program pembinaan warga binaan di Rutan Prabumulih.
Selain itu, pihaknya juga mengundang Wali Kota Prabumulih untuk hadir pada penyerahan remisi umum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang, sekaligus membacakan sambutan Menteri.
“Kami juga membahas rencana pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) yang baru di Prabumulih. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Prabumulih yang telah menghibahkan sekitar lima hektare lahan untuk pembangunan Bapas tersebut,” katanya.
Ia menjelaskan, pembangunan Bapas direncanakan masuk dalam alokasi anggaran tahun 2027. Namun, realisasinya masih menunggu kebijakan pemerintah pusat dengan mempertimbangkan kondisi keuangan negara.
“Untuk pelaksanaannya kita masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Mudah-mudahan apabila kondisi anggaran memungkinkan, pembangunan dapat direalisasikan sesuai rencana,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Kakanwil juga berpesan kepada seluruh jajaran Rutan Prabumulih agar terus bekerja dengan penuh integritas dan mengutamakan pelayanan kepada warga binaan.
“Tetaplah bekerja dengan integritas, berikan pelayanan yang terbaik kepada warga binaan, dan laksanakan tugas pokok pemasyarakatan, yaitu pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian. Jalankan amanah negara dengan sebaik-baiknya dalam melaksanakan pembinaan kepada warga binaan,” tegasnya. (dn)



















