HUT ke-25 Kota Prabumulih, Gubernur Sumsel Tekankan Pentingnya Tetap Fokus Membangun di Tengah Keterbatasan Fiskal

banner 468x60

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Peringatan hari jadi ke-25 tahun Kota Prabumulih menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan rencana pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr H Herman Deru SH saat menyampaikan sambutannya dalam paripurna HUT ke-25 Kota Prabumulih di Gedung DPRD Kota Prabumulih, Senin (19/10/2026).

banner 336x280

Dalam pidatonya, Deru menilai bahwa usia 25 tahun merupakan fase kematangan bagi sebuah kelembagaan. Selama perjalanan tersebut, berbagai tantangan dan rintangan telah dilalui hingga organisasi mampu mencapai tahap yang lebih matang.

“Kalau sudah berusia 25 tahun, tentu dirasakan sebagai organisasi yang sudah matang, karena sudah melampaui berbagai rintangan, jalan terjal, berbukit maupun berbelok,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kota Prabumulih harus terus bergerak maju dan menjaga kebersamaan dalam merealisasikan rencana pembangunan yang telah ditetapkan. Namun, tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini tidak terlepas dari kondisi keuangan yang tidak lagi seleluasa sebelumnya.

Menurutnya, keterbatasan kemampuan fiskal menimbulkan dilema bagi kepala daerah dan DPRD. Pasalnya, penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilakukan dengan mengacu pada kondisi fiskal sebelumnya, sementara ketersediaan anggaran yang diterima kemudian tidak selalu sesuai dengan perencanaan awal.

Kondisi tersebut membuat kepala daerah dan anggota DPRD harus menghadapi tuntutan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari perbaikan jalan hingga pembangunan infrastruktur lainnya.

“Tagihan-tagihan pembangunan ini selalu terngiang di telinga kita. Masyarakat menagih janji, menagih apa yang pernah disampaikan, bahwa jalan akan diperbaiki dan pembangunan akan dilaksanakan,” ungkapnya.

Meski demikian, Gubernur Sumsel ini mengingatkan bahwa menyalahkan pihak lain atas keterbatasan anggaran bukanlah solusi untuk menyelesaikan persoalan pembangunan. Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengambil sikap bijaksana dan tetap berorientasi pada penyelesaian masalah.

Ia juga menilai bahwa mengikuti gelombang protes sejumlah kepala daerah lain bukan satu-satunya pilihan dalam menghadapi situasi tersebut. 

“Pemerintah daerah perlu tetap fokus bekerja dan mencari jalan keluar agar pembangunan dapat terus berjalan,” bebernya.

Untuk menggambarkan pentingnya menjaga ketenangan dalam menghadapi situasi sulit, ia menceritakan pengalaman perjalanan delegasi Sumatera Selatan ke Tiongkok dalam rangka perdagangan antarnegara.

“Dalam perjalanan pulang, pesawat yang ditumpangi delegasi tersebut mengalami turbulensi. Situasi itu membuat sejumlah penumpang panik dan berdoa. Namun, seorang pengusaha yang disebut memiliki pengaruh besar di tingkat provinsi justru terlihat tetap tenang,” jelasnya.

Setelah pesawat mendarat dengan selamat, pengusaha tersebut mendapat teguran dari penumpang lain karena dianggap tidak menunjukkan kekhawatiran. Ia kemudian menjawab bahwa rasa takut tidak akan mengubah keadaan, sementara berdoa merupakan langkah yang tepat.

Melalui ilustrasi tersebut, Deru ingin menyampaikan pesan bahwa pemimpin tidak seharusnya mudah terpengaruh oleh tekanan atau kegaduhan di sekitarnya. 

“Kepala daerah perlu menjaga ketenangan, mempertahankan semangat, dan tetap melanjutkan pekerjaan demi kemajuan daerah,” terang Deru.

Ia pun mendorong Wali Kota Prabumulih agar tidak larut dalam berbagai tekanan, melainkan terus melangkah dengan optimisme dan komitmen untuk membangun kota.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tantangan fiskal bukan alasan untuk menghentikan pembangunan. Sebaliknya, keterbatasan anggaran perlu disikapi dengan perencanaan matang, penentuan prioritas yang tepat, serta sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah provinsi.

“Memasuki usia ke-25 tahun, Prabumulih diharapkan terus memperkuat kolaborasi dan menjaga konsistensi pembangunan demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” tukasnya. (dn)

banner 336x280