Inspektorat Sidak Kantor Camat Prabumulih Utara, Temukan 85 Persen ASN Absen dan Terlambat

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Nyaris 85 persen pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Camat Prabumulih Utara Kota Prabumulih, didapati banyak yang tidak hadir alias absen dan datang terlambat. Hal itu diketahui saat Tim Inspektorat Pemerintah Kota Prabumulih melakukan inspeksi mendadak (sidak), pada Rabu (11/2/2026) pagi.

“Kita melakukan sidak dalam rangka penegakan disiplin. Hasilnya, cukup memprihatinkan. Banyak pegawai yang tidak hadir, hampir 85 persen yang datang terlambat dan hanya beberapa orang saja yang ikut apel,” kata Sapta Putra Dewangga Inspektur Pemkot Prabumulih kepada wartawan usai memimpin apel langsung di halaman kantor Camat Prabumulih Utara bersama Camat Prabumulih Utara, Afbrian Delfino SE.

Ia mengaku sidak dilakukan dalam rangka penegakan disiplin ASN dan pegawai di lingkungan pemerintahan. Hal tersebut, kata Sapta sejalan dengan komitmen Wali Kota Prabumulih, H Arlan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kinerja pegawai.

“Tapi justru ini kita dapati masih banyak pegawai yang tidak hadir, sangat kita sesalkan sekali. Pegawai mestinya menjadi contoh menunjukkan kedisiplinan kepada masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Sapta Putra Dewangga mengimbau serta mengingatkan kembali terhadap ASN dan pegawai yang ada di lingkungan Pemkot Prabumulih, agar lebih meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

“Jangan sampai bekerja seenaknya dan tidak disiplin, tapi harus tau tugas tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat harus disiplin,” tegas dia.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Prabumulih Utara, Afbrian Delfino SE juga membenarkan, adanya sidak pegawai dilakukan oleh Inspektur Pemkot Prabumulih tersebut di kantor yang baru beberapa minggu dipimpinnya tersebut.

“Betul, pagi tadi saat apel kami kedatangan Inspektur dan tim dalam rangka sidak. Ini menjadi evaluasi yang sangat penting bagi kami,” ucapnya.

Afbrian Delfino tak menampik terkait jam kerja pegawai di kecamatan Prabumulih Utara masih membutuhkan peningkatan kedisiplinan. Sehingga, lanjut dia, pihaknya kedepan berkomitmen untuk lebih tegas dalam menegakkan aturan khususnya terkait kehadiran dan ketepatan waktu pegawai.

“Kami akan lebih menegakkan disiplin dan terus menghimbau seluruh pegawai agar mematuhi aturan yang berlaku, terutama dalam hal kedisiplinan waktu kerja,” bebernya.

Camat Prabumulih Utara ini pun mengharapkan agar kedepan seluruh pegawai di lingkungan Kecamatan Prabumulih Utara dapat menjadikan momentum tersebut sebagai bahan intropeksi diri.

“Peningkatan disiplin kerja diharapkan mampu mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih optimal, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (dn)

banner 400x130

Perkuat Sinergi, Polres Prabumulih dan Insan Pers Potong Tumpeng Bersama di Momentum HPN 2026

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar Polres Prabumulih bersama insan pers, Selasa, 10 Februari 2026, di Aula Besar Mapolres Prabumulih.

Peringatan HPN tahun ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, SIK, MSi, sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antara Polri dan media dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Prabumulih menegaskan, media memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan menyejukkan masyarakat.

“Sinergi Polri dan insan pers menjadi kekuatan penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga dan semakin solid,” ujar AKBP Bobby Kusumawardhana.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026 kepada seluruh insan pers, khususnya yang bertugas di Kota Prabumulih.

Sementara itu, Ketua IMO Sumsel, Abi Samran, SH, MH, menyambut baik sinergi yang telah terjalin antara Polres Prabumulih dan insan pers. Ia menilai kolaborasi yang sehat antara aparat penegak hukum dan media sangat penting dalam menghadirkan informasi yang mencerdaskan publik.

“Pers dan Polri memiliki peran masing-masing, namun tujuannya sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sinergi ini harus terus dijaga,” ungkap Abi Samran.

Hal senada disampaikan Ketua PWI Prabumulih, Ronald Artas. Ia menegaskan komitmen insan pers untuk terus mendukung tugas-tugas Polri melalui pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang.

“Momentum HPN ini menjadi penguat komitmen kami untuk terus bersinergi dengan Polres Prabumulih, mendukung Polri dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif melalui pemberitaan yang bertanggung jawab,” kata Ronald.

Peringatan HPN 2026 ini menjadi momentum penting dalam mempererat kemitraan antara Polres Prabumulih dan awak media, sekaligus menegaskan peran strategis pers sebagai pilar demokrasi dan mitra Polri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. (*)

Kepala BKPSDM kota Prabumulih Terima Penghargaan Kolaborasi Peningkatan Kompetensi ASN

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Prabumulih, Efran Santiaji, ST menerima Piagam Penghargaan atas Kolaborasi dalam Peningkatan Kompetensi Teknis Umum dan Fungsional Tahun 2025, pada Senin (9/2/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif serta komitmen BKPSDM Kota Prabumulih dalam mendukung pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya melalui kolaborasi dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan teknis maupun fungsional.

Kepala BKPSDM Kota Prabumulih, Efran Santiaji, ST, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran BKPSDM serta dukungan berbagai pihak terkait.

“Peningkatan kompetensi ASN merupakan kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi serta memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur,” ujarnya.

Melalui kolaborasi peningkatan kompetensi teknis umum dan fungsional ini, diharapkan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih semakin adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah di masa mendatang.

Pemerintah Kota Prabumulih terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sebagai bagian dari upaya mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (*)

Pastikan Kesehatan Relawan, SPPG Gunung Ibul dan GIB Prabumulih Rutin Lakukan Medical Check Up Mandiri

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Terjaminnya kesehatan yang didukung dengan lingkungan bersih dan aman, tidak hanya mempengaruhi kinerja dan produktivitas para relawan, tapi juga secara keseluruhan mempengaruhi reputasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan penyediaan makanan bergizi, sehat, dan higienis untuk anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Pastikan Kesehatan Relawan, SPPG Gunung Ibul dan GIB Prabumulih Rutin Lakukan Medical Check Up Mandiri (Foto: PRsumsel)

Tak hanya pengecekan kesehatan, tim medis Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Ibul Kota dan Gunung Ibul Barat (GIB) Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) juga memberikan vitamin, susu, dan suplemen lainnya terhadap ratusan relawan yang bekerja di dua SPPG tersebut.

“Ada sebanyak 102 relawan yang melakukan pemeriksaan kesehatan hari ini, 51 orang dari SPPG Gunung Ibul Barat dan 51 orang dari SPPG disini (Gunung Ibul, red). Pemeriksaan dilakukan rutin satu bulan sekali,” ujar Agusti Apriansyah, selalu Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Ibul diwawancarai saat kegiatan Medical Check Up (MCU) di lokasi SPPG Gunung Ibul, Minggu (8/2/2026).

Ia mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan tim medis klinik setempat, yang merupakan inisiatif dari pengelola dua SPPG tersebut sebagai bentuk wujud komitmen pengelola dengan tujuan mengetahui secara dini perkembangan kesehatan dari seluruh relawan yang ada.

Menurutnya, medical check up para relawan MBG ini merupakan satu di antara program kesehatan dan keselamatan kerja yang perlu dilakukan oleh SPPG untuk mengetahui kondisi terkini dari kesehatan relawan demi memastikan penyediaan makanan bergizi, sehat, dan higienis untuk anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Kegiatan ini inisiatif dari pengelola atau mitra kami yang mana setiap bulan mewajibkan bagi relawan untuk cek kesehatan mereka. Bukan hanya cek kesehatan saja, setiap malam kita juga memberikan susu dan makanan bergizi ke tiap relawan dan setiap minggu sekali mitra kami juga memberikan vitamin, susu encer, serta minuman C-1000,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Agus, kegiatan Medical Check Up yang dilakukan tim medis ini meliputi pemeriksaan kondisi fisik relawan, mulai dari pengambilan sampel darah, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kondisi mental serta riwayat kesehatan oleh tim medis.

“Kalaupun ada yang penyakitnya lebih bahaya atau rentan yang dapat menularkan, bisa kita ketahui dan bisa kita tidak lanjuti langsung. Sejauh ini dari hasil pemeriksaan tim kesehatan yang sudah-sudah hanya ditemukan kolesterol dan darah tinggi,”

“Biasanya tim medis juga ngasih vitamin obat. Kalaupun ada penyakit yang lebih parah itu langsung ditindaklanjuti dan membawanya ke rumah sakit untuk ditangani oleh dokter,” tukasnya. (dn)

HIPMI Prabumulih Periode 2026-2029 Resmi Dilantik, Wawako : Kami Berharap HIPMI Terus Berkolaborasi Membangun Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Prabumulih masa bakti 2026–2029, resmi dilantik di Gedung Kesenian Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih, Kamis, 5 Februari 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, Ketua DPRD Kota Prabumulih H. Deni Victoria, SH, MSi serta unsur muspida lainnya. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Cabang Luar Biasa (MUSCABLUB) BPC HIPMI Kota Prabumulih beberapa waktu lalu yang menetapkan Rizky Alvieto sebagai Ketua BPC HIPMI Kota Prabumulih secara aklamasi.

Dalam kesempatan itu, Franky Nasril berharap kepengurusan BPC HIPMI yang baru dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Prabumulih dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kami berharap HIPMI dan Pemerintah Kota Prabumulih dapat terus bersinergi dan berkolaborasi untuk membangun kota ini ke arah yang lebih baik,” kata dia.

Wawako Prabumulih juga menegaskan bahwa keberadaan HIPMI sangat dibutuhkan sebagai wadah pembinaan dan penguatan bagi para pengusaha muda di Kota Prabumulih.

Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Kota Prabumulih terpilih Rizky Alvieto menyampaikan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Prabumulih.

Dalam waktu dekat, HIPMI Prabumulih akan menggelar pasar murah menjelang bulan suci Ramadhan.

“Ke depan, kami akan terus berkoordinasi dengan Pemkot. Dalam waktu dekat, menjelang Ramadhan, HIPMI akan melaksanakan kegiatan pasar murah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” ujar Rizky.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Prabumulih H. Deni Victoria, SH, M.Si memberikan apresiasi atas pelantikan kepengurusan HIPMI dan menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan positif yang akan dijalankan.

“Kami dari DPRD Kota Prabumulih tentu mendukung generasi muda untuk terus berkarya. Kami juga berharap HIPMI dapat bersinergi dengan pemerintah kota dalam pembangunan dan pengembangan usaha di daerah,” tukasnya. (dn)

Pemkot Prabumulih Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil Jelang Ramadhan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih memastikan kestabilan harga sembako maupun ketersediaan stok bahan pangan di pasaran. Hal ini ditegaskan melalui peninjauan langsung pihak pemerintah ke Pasar Tradisional Modern (PTM) 1 Prabumulih.

“Hari ini kami meninjau dan memonitor langsung. Harga masih normal, dan stok bahan pangan dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga menjelang bulan suci Ramadhan nanti,” kata Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril SKom MM yang hadir langsung melakukan peninjauan bersama tim satgas pangan Pemprov Sumsel di Pasar Tradisional Modern (PTM) II Prabumulih, pada Kamis (5/2/2026) pagi tadi.

Menurut Franky, pemerintah tidak hanya memantau harga, tapi juga memperhatikan aspek keamanan pangan, seperti kondisi fisik bahan makanan, kebersihan tempat berjualan, serta potensi bahan pangan yang tidak layak edar.

“Kami memastikan harga dan stok barang untuk Kota Prabumulih dalam kondisi relatif stabil dan pasokan aman,” tegasnya.

Senada disampaikan Jhon Piter Sinaga, salah satu perwakilan Satgas Pangan Pemprov Sumsel, yang menyebutkan bahwa ketersediaan pangan di kota Prabumulih tak mengalami kendala. Meski ada sedikit dinamika harga pada beberapa komoditas, namun secara keseluruhan masih dalam batas kewajaran.

“Kami dari Satgas Pangan memastikan stok di Kota Prabumulih aman. Memang tadi kami melihat ada beberapa harga pangan yang mengalami kenaikan, namun kenaikannya masih relatif terkendali,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengingatkan kembali kepada pelaku usaha di pasar tersebut agar tidak melakukan praktik curang yang dapat merugikan konsumen dan masyarakat.

“Apabila ditemukan pelaku usaha yang melakukan pelanggaran atau menaikkan harga di luar ketentuan yang berlaku, kami dari Satgas Pangan tidak segan untuk memberikan teguran hingga melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas dia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya, Disperindag, Dinas Pertanian, DPMPTSP, Diskominfo, Bagian Perekonomian, Kepala UPTD Pasar, Camat Prabumulih Utara, Lurah Sido Gede, Lurah Pasar I, Lurah Pasar II, serta unsur Kepolisian dari Polres Prabumulih.

Kehadiran berbagai pihak tersebut memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan daerah, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (dn)

Pendekatan Pembinaan Secara Humanis, Rutan Prabumulih Rutin Gelar Sapa Kasih Sayang di Blok Hunian WBP

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih melaksanakan kegiatan Sapa Kasih Sayang di Blok Hunian, Selasa, 3 Februari 2026. Hal tersebut dilakukan guna memperkuat pendekatan pembinaan secara humanis serta membangun komunikasi yang harmonis antara petugas dan warga binaan.

Pendekatan Pembinaan Secara Humanis, Rutan Prabumulih Rutin Gelar Sapa Kasih Sayang di Blok Hunian WBP (Foto: Ist/PRsumsel)

Kegiatan itu dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, Sandy Wiguna, S.Kom MSi didampingi Ka.KPR dan pejabat struktural, staf pembinaan, serta petugas pengamanan yang turun langsung dengan menyusuri blok hunian untuk menyapa warga binaan secara personal.

“Ini kita lakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berorientasi pada pembinaan,” kata Sandy Wiguna.

Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan warga binaan, mendengarkan aspirasi, keluhan, serta masukan terkait kondisi hunian, pelayanan, hingga program pembinaan yang sedang berjalan.

Selain itu, pengecekan terhadap kebersihan blok, kerapian kamar, fasilitas sanitasi, serta kondisi kesehatan warga binaan turut dilakukan secara langsung.

Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih ini juga menyampaikan bahwa kegiatan Sapa Kasih Sayang merupakan agenda rutin yang memiliki nilai strategis dalam membangun kepercayaan antara petugas dan warga binaan.

“Kami ingin memastikan seluruh warga binaan merasa diperhatikan dan diperlakukan secara manusiawi. Dengan komunikasi yang baik, suasana Rutan akan lebih kondusif, sehingga program pembinaan dapat berjalan secara optimal,” terang dia.

Lebih lanjut Karutan Prabumulih menekankan, bahwa pentingnya peran warga binaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

Disamping itu, ia juga mengajak seluruh warga binaan untuk mematuhi peraturan yang berlaku, menjaga kebersihan, serta mengikuti setiap kegiatan pembinaan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal positif saat kembali ke masyarakat. (dn)

Dorong Standar Gizi Terpenuhi, Dinkes Prabumulih Anjurkan Ikan Gabus sebagai Olahan Menu MBG

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Beranda platform di sejumlah media sosial khususnya di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) belakangan ini dipenuhi postingan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut-sebut tak sesuai gizi dan dianggap warganet tidak layak.

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Prabumulih, siap memastikan setiap menu yang disajikan pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan 1447 H telah memenuhi standar kecukupan gizi sesuai dengan sasaran atau kategori penerima.

“Iya tentu protein hewani sangat berguna untuk peningkatan visi bagi anak-anak kita,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Prabumulih, Djoko Listyano, SKM MSi diwawancarai awak media di Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, Jumat (27/2/2026).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Prabumulih, Djoko Listyano, SKM MSi (Foto: Ist/PRsumsel)

Program MBG merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Tujuan utamanya, kata dia adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menekan angka stunting melalui perbaikan gizi anak.

Menurut Djoko, peran Dinkes Prabumulih dalam Program MBG ini utamanya untuk memastikan gizi dari menu makanan yang disajikan sudah sesuai dengan standar kecukupan gizi.

“Peran Dinkes sendiri dalam program MBG ini utamanya berkaitan dengan gizi, seperti pengukuran status gizi yang sesuai dan menentukan menu yang sesuai dengan status gizi,” ujarnya.

Disebutkan Djoko, bahwa angka kecukupan gizi bagi setiap sasaran berbeda-beda berdasarkan usia maupun kondisi penerima, baik itu untuk balita, ibu hamil, hingga pelajar sesuai jenjang pendidikan.

Dalam hal ini, Dinkes Prabumulih juga menekankan pentingnya pengelola MBG untuk menyajikan menu olahan sesuai standar keamanan pangan dan gizi seimbang. Bahan pangan yang digunakan pun, lanjutnya utamakan bahan pangan lokal untuk menjaga kualitas dan menyesuaikan dengan biaya yang dikeluarkan.

“Memang ada standar khusus penentuannya, dan disinilah peran petugas ataupun ahli gizi dibutuhkan,” terang Djoko seraya menyatakan hal tersebut bertujuan untuk memastikan makanan aman, higienis, dan memenuhi kebutuhan nutrisi sasaran.

Disamping itu, Djoko pun menyampaikan satu hal yang perlu diketahui masyarakat khususnya warga Prabumulih, agar menghindari kesalahpahaman nantinya yakni menu untuk Program MBG ini mengacu pada standar kecukupan gizi bukan menu.

“Nah terkait menu olahan seperti olahan ikan, kami juga menginginkan agar pengelola dapur MBG untuk mencari ikan-ikan yang segar dan dikelola menjadi makanan yang kaya protein dan gizi,” imbuhnya.

“Makanan-makanan olahan yang sehat seperti tekwan atau semacam siomay dan lainnya bisa menggunakan ikan-ikan gabus yang memang nilai standar gizi dan proteinnya tinggi,” tandasnya. (dn)

PT Tanjung Enim Lestari Pulp and Paper Bangun Sumur Bor dan Bedah Rumah untuk Warga Sekitar Wilayah Kerja

MUARA ENIM, Pikiranrakyatsumsel — PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TeL) kembali menegaskan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, perusahaan merealisasikan pembangunan sumur bor dan program bedah rumah bagi warga di sekitar wilayah operasionalnya.

Program tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih dan hunian layak. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan pada Selasa (20/1/2026) dan dipusatkan di Desa Dalam. Kegiatan ini dihadiri perwakilan manajemen PT TeL, pemerintah desa setempat, serta masyarakat penerima manfaat.

Dalam program penyediaan air bersih, PT TeL membangun sumur bor di tujuh titik yang tersebar di enam desa, yakni Desa Dalam, Banuayu, Kuripan, Baturaja, Dangku, dan Siku. Pembangunan sumur bor ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas keterbatasan akses air bersih yang selama ini dirasakan warga, terutama saat musim kemarau.

Sementara itu, program bedah rumah dilaksanakan sebagai bentuk dukungan PT TeL terhadap Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam upaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni.

Program ini menyasar masyarakat kurang mampu di tiga desa, yakni Desa Dalam, Banuayu, dan Kuripan. Perbaikan meliputi atap, dinding, lantai, pintu, jendela, serta bagian rumah lainnya agar hunian menjadi lebih aman, sehat, dan nyaman.

Direktur PT TeL, Mochamad Amrodji, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberlanjutan manfaat dari program CSR yang telah direalisasikan. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Melalui program ini, PT TeL berharap bantuan yang diberikan dapat dirasakan langsung manfaatnya dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan warga di sekitar perusahaan. Kami juga berharap program CSR ini dapat semakin memperkuat hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat,” ujar Amrodji.

Melalui pelaksanaan CSR yang menyentuh kebutuhan dasar warga, PT TeL menegaskan perannya tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial di Kabupaten Muara Enim. (*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.