Wali Kota Prabumulih Hadiri Safari Ramadhan PHR Zona 4, Perkuat Sinergi dalam Mendukung Kegiatan Hulu Migas

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Wali Kota Prabumulih H Arlan menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1447 H PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 bersama para pemangku kepentingan lainnya di Gedung Patra Ria Komplek Pertamina Kota Prabumulih, pada Kamis, (5/3/2026).

Kegiatan bertema “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan” ini menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi dalam mendukung kegiatan hulu minyak dan gas bumi (migas).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Prabumulih H Arlan menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT Pertamina Hulu Rokan yang telah berkontribusi dalam setiap kegiatan pembangunan di Kota Prabumulih.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi tingginya kepada PT Pertamina Hulu Rokan yang telah berkontribusi dalam setiap kegiatan pembangunan di Kota Prabumulih, Alhamdulillah masyarakat merasakan manfaat dari keberadaan Pertamina Hulu Rokan,” katanya.

Dengan safari ramadhan, kata dia, menjadikan silaturahmi antara pihak Pertamina dengan Pemerintah Kota Prabumulih semakin erat dan bersinergi. Serta forkopimda dan unsur lainnya juga memperkuat kerjasama dalam menciptakan Kota Prabumulih semakin berjaya.

“Kita jadikan pertemuan ini sebagai media meningkatkan ketahanan energi daerah serta peningkatan taraf hidup masyarakat khususnya masyarakat Kota Prabumulih,” tuturnya.

Sementara itu, General Manager PHR Zona 4, Djujuwanto, dalam sambutannya juga menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang selama ini telah mendukung kegiatan operasi hulu migas di wilayah kerja PHR Zona 4.

“Atas nama manajemen dan seluruh perwira PHR Zona 4, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan para pemangku kepentingan. Sinergi dan kolaborasi ini sangat penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan hulu migas,” ungkapnya.

Diketahui, selain Wali Kota Prabumulih, H Arlan, Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi, Danyon Zipur 2/ SG Letkol Ahmad Afandi, SE MM M Tar ML, Kapten Pijar Widiasmara, dalam acara tersebut juga dihadiri sejumlah kepala daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari wilayah kerja PHR Zona 4.

Di antaranya, Wakil Bupati Musi Rawas, Wakil Bupati Musi Rawas Utara, perwakilan Bupati Muara Enim, perwakilan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir, serta perwakilan Bupati Ogan Ilir. Hadir pula jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta mitra kerja perusahaan. (dn)

banner 400x130

Isu Mutasi Resahkan Kepsek SMA di Prabumulih, Ada Oknum Minta Setoran hingga Ratusan Juta

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Isu mutasi kepala sekolah akhir- akhir ini menimbulkan keresahan kalangan kepala SMA/SMK sederajat. Apalagi isu beredar nada oknum tak bertanggung jawab yang sengaja menawarkan jabatan kepsek dengan nominal uang yang cukup fantastis.

“Kami selama ini sudah bekerja dengan baik, berprestasi dan ikuti arahan Gubernur tapi kenapa kami malah ditakut-takuti oleh oknum yang menawarkan jabatan jika ingin jabatan kami aman,” ungkap satu diantara Kepsek SMA di Prabumulih yang tak ingin namanya dituliskan di media, belum lama ini.

Sumber ini juga menyebutkan, jika oknum itu tidak hanya mengaku begitu dekat dengan para petinggi di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), tapi juga bisa memindahkan seluruh jabatan kepala sekolah yang ada di provinsi Sumsel bila tak memenuhi setoran uang yang kisarannya 100-200 juta rupiah.

“Awalnya kami di WA. Terus diajak ketemu, dan dikasih tahu bila tidak memberikan setoran, jangan harap jabatan kami bisa aman. Nilai nominal nya tidak main-main ratusan juta,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak dari Pemprov Sumsel belum dapat memberikan keterangannya secara resmi. Begitupun, pihak dari Dinas Pendidikan (Disdik) Bidang SMK Pemprov Sumsel belum dapat terkonfirmasi. (dn)

Safari Ramadhan di Cambai, Assisten 3 Apresiasi Dukungan Masyarakat atas 1 Tahun Kepemimpinan Wali Kota Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, Drs Amilton mewakili Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H Elman, ST MM menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan masyarakat dalam satu tahun Kepemimpinan Wali Kota Prabumulih.

Apresiasi itu disampaikan Amilton dalam pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 Hijriyah di Masjid Nur Salimah Kelurahan Cambai Kota Prabumulih, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, selama satu tahun Kepemimpinan Wali Kota Prabumulih, H Arlan dan Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, SKom MM ada beberapa perubahan.

“Perubahan itu diantaranya penurunan angka kemiskinan dari 10,13 persen di tahun 2024 menjadi 9,75 persen di 2025. Penertiban pasar belakang tepatnya di Jalan M Yamin. Lalu, pemindahan pasar subuh,” ujarnya.

Tak hanya itu, kata Assisten 3, perubahan berikutnya adalah gotong royong perbaikan selokan secara rutin terus dilakukan dan pemberian seragam sekolah bagi siswa-siswi sekolah.

“Pembukaan lahan pertanian serta pemanfaatan masjid Islamic Center dan gedung Rusunawa sebagai perkantoran beberapa dinas Pemerintah Kota Prabumulih,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu pula, Asisten 3 Bidang Administrasi Bagian Umum Kota Prabumulih tersebut berharap kepada lapisan masyarakat Prabumulih khusunya warga Kelurahan Cambai, untuk saling menjaga kekompakan, menjaga Kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi.

“Dan tak lupa juga untuk meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT. Semoga kita selalu di beri kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut, antara lain Ketua Masjid H Adhy Candra, Sekretaris Khasdeidy P Harahap, SE MM, H Sobri diikuti juga oleh Kepala Badan, para Kabag, serta sejumlah Kepala Dinas yang ada di Lingkungan Pemkot Prabumulih. (*)

Kunjungi BPH Migas RI, Pemkot Prabumulih Diskusikan Pembayaran Gas Rumah Tangga

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Wali Kota Prabumulih, H Arlan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), H Elman ST MM melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) Pusat di Aula Cendrawasih Gedung BPH Migas Lantai G Jalan Kapten P Tendean No 28 Jakarta Selatan, pada Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dalam rangka pembahasan terkait mekanisme pembayaran pemakaian gas pelanggan rumah tangga sebagai salah satu visi unggulan Pemerintah Kota Prabumulih dalam mewujudkan program gas rumah tangga sebagai komitmen kepemimpinan Wali Kota Prabumulih, H Arlan dan Wakil Wali Kota, Franky Nasril, SKom MSi periode 2025-2030.

Dalam pertemuan itu, H Arlan menyampaikan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat Prabumulih terkait mekanisme pembayaran dan penyesuaian tarif gas.

Selain itu, orang nomor satu di Bumi Seinggok Sepemunyian ini menekankan pentingnya sistem pembayaran yang jelas, transparan, dan mudah dipahami warga. Arlan meminta regulator memastikan tidak ada kebijakan yang membebani masyarakat.

“Kami ingin mekanisme pembayaran jelas dan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara menanggapi masukan Wali Kota Arlan, BPH Migas RI bersama Pemkot Prabumulih membahas sejumlah opsi solusi.

Kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi agar pelayanan distribusi gas bumi di Prabumulih berjalan tertib dan tepat sasaran.

Melalui audiensi ini, Pemkot Prabumulih mendorong perbaikan sistem pembayaran gas rumah tangga agar lebih efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (dn)

Pemkot Prabumulih Tegaskan Kesiapan Dukung Operasi Ketupat Idul Fitri 1447 H

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Dalam rangka kesiapan menghadapi arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih mengikuti Video Conference (Vidcon) Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional (Opsnal) Tingkat Menteri.

Kegiatan Vidcon itu dipimpin langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo serta dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolkam), Panglima TNI dan para menteri terkait sebagai bentuk penguatan koordinasi nasional menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat jelang hari raya Idul Fitri.

Untuk di wilayah Kota Prabumulih, kegiatan dipusatkan di Aula Polres Prabumulih yang diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait lainnya.

Wali Kota Prabumulih, H Arlan diwakili Asisten III, Drs Amilton yang hadir, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh pengamanan Idul Fitri tahun ini.

“Pemerintah Kota Prabumulih siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melalui sinergi lintas sektoral. Koordinasi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder menjadi kunci agar arus mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, lancar, dan kondusif,” katanya.

Amilton menyampaikan, bahwa seluruh OPD terkait telah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Kami telah menginstruksikan OPD terkait untuk memastikan kesiapan infrastruktur, layanan kesehatan, pengendalian harga bahan pokok, serta kelancaran lalu lintas. Semua langkah ini demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas sektoral ini, kata Assisten III, pihak Pemkot Prabumulih berharap seluruh rangkaian Operasi Ketupat 2026.

“Mulai dari arus mudik hingga arus balik, semoga dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. (dn)

Wali Kota Prabumulih Sampaikan Usulan BKBK 2026 kepada Gubernur Sumsel untuk Peningkatan Infrastruktur dan Pelayanan Publik

PALEMBANG, Pikiranrakyatsumsel – Wali Kota Prabumulih, H Arlan menyampaikan usulan-usulan spesifik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih yang diajukan untuk mendapatkan dukungan pendanaan melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Usulan ini mencakup berbagai sektor pembangunan yang dinilai prioritas bagi Prabumulih.

Penyampaian usulan BKBK tersebut dilakukan Wali Kota Arlan dalam audiensi dengan Gubernur Sumsel di Rumah Kayu Taman Kenten Palembang, pada Selasa (3/3/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen Wali Kota Arlan dalam meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan pelayanan publik di kota Prabumulih.

“Fokus usulan pembangunan 2026 diproyeksikan pada peningkatan infrastruktur, layanan kesehatan spesialis, serta program pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus mendorong pemerataan pembangunan di 17 kabupaten dan kota melalui skema Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK). Diskusi dalam audiensi tersebut berfokus pada identifikasi proyek-proyek strategis yang relevan dengan kriteria penerima BKBK.

 

Klaster BKBK: Super Prioritas dan Prioritas Berkelanjutan

Gubernur Sumsel H Herman Deru menjelaskan bahwa alokasi BKBK Provinsi Sumsel dilakukan dengan mengacu pada beberapa klaster prioritas.

Pembagian klaster ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan keuangan yang diberikan dapat memberikan dampak yang paling signifikan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah penerima.

“Kami akan memberikan bantuan ke daerah itu dengan tiga klaster,” ucap Gubernur Herman Deru.

Ketiga klaster yang menjadi fokus dalam penyaluran BKBK adalah super prioritas, prioritas, dan program yang berkesinambungan.

Penetapan klaster ini memungkinkan pemerintah provinsi untuk memfokuskan sumber daya pada jenis program atau proyek yang paling mendesak atau strategis.

Untuk klaster super prioritas, Herman Deru mengatakan fokusnya adalah pada pembangunan infrastruktur yang memiliki potensi dampak sangat bermanfaat jika diteruskan atau diselesaikan, terutama jika proyek tersebut sebelumnya mangkrak (terhenti).

“Untuk super prioritas,” kata Herman Deru, menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di klaster ini diharapkan dapat memberikan dampak yang luas dan baik bagi masyarakat, seperti peningkatan perekonomian dan kesejahteraan.

Selanjutnya, untuk klaster yang bersifat prioritas, Herman Deru menyampaikan bahwa jenis programnya sama halnya dengan super prioritas, yaitu yang bermanfaat bagi masyarakat. Perbedaannya mungkin terletak pada skala, cakupan, atau tingkat urgensi dibandingkan dengan yang super prioritas.

Herman Deru juga memperjelas definisi infrastruktur dalam konteks BKBK ini, yang cakupannya luas dan tidak terbatas pada satu jenis pembangunan fisik saja.

“Jadi infrastruktur itu tidak hanya jalan, jembatan saja,” ucapnya. Definisi ini diperluas mencakup berbagai pembangunan fisik maupun layanan dasar lainnya.

Menurutnya, infrastruktur yang dimaksud meluas mencakup pembangunan rumah sakit, sekolah, termasuk layanan komunikasi, dan pembangunan lainnya yang esensial bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*)

Alpukat Mentah jadi Menu MBG di SMK 1 Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Para orangtua murid mengeluhkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan ke para pelajar di SMK Negeri 1 Prabumulih. Pasalnya, menu dalam program kebanggaan Presiden Prabowo itu, dinilai tak sesuai ekspektasi.

Sejumlah orangtua murid membongkar isi menu MBG yang dianggap jauh dari kata “bergizi”. Yakni, berisi sepotong ayam ungkep kecil, satu iris tempe, dan satu buah alpukat mentah.

“Kami bersyukur ada program MBG gratis. Tapi apakah ini makanan yang dinamakan bergizi?. Buah alpukat memang bergizi kalau dimakan kondisi matang. Nah kalau dikonsumsi mentah malah jadi penyakit,” ujar satu di antara orangtua murid yang enggan disebut namanya kepada media ini, Rabu (4/3/2026).

Menurut mereka, menu tersebut jauh dari harapan terhadap program yang mengusung pemenuhan gizi anak. Paket makanan yang dibagikan dinilai lebih menyerupai makanan ringan ketimbang menu bergizi untuk menunjang kebutuhan nutrisi anak.

Selain itu, para ‘makhluk terkuat di bumi’ tersebut berharap, menu MBG yang dibagikan pada bulan Ramadhan ini lebih disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Sebagai orangtua murid di SMK 1 ini, kami berharap standar gizi MBG ini bisa lebih diperhatikan. Anak-anak butuh asupan yang cukup untuk belajar,” katanya.

Sementara, hingga berita ini dipublikasikan, pihak SMA Negeri 1 Prabumulih belum memberikan keterangan resmi terkait menu MBG tersebut. Begitupun pihak dapur SPPG yang membagikan MBG itu juga belum terkonfirmasi untuk dimintai tanggapannya. (*/Tim)

Diserbu Warga, 200 Paket Sembako Pasar Murah Pemkot Prabumulih Ludes

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemerintah Kota Prabumulih kembali menggulirkan program Pasar Murah yang dilaksanakan di Kelurahan Muntang Tapus, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat.

Sebanyak 200 paket sembako disediakan bagi warga dengan harga tebus Rp58.500 per paket. Isi paket tersebut terdiri dari telur ayam ½ kg seharga Rp10 ribu, gula pasir Rp8 ribu/kg, minyak goreng Rp10 ribu/kg, bawang merah Rp13 ribu/½ kg, bawang putih Rp12 ribu/½ kg, serta cabai merah Rp5 ribu/½ kg. Harga tersebut berada di bawah harga pasar, sehingga diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Kegiatan dibuka oleh Asisten III Pemkot Prabumulih, Drs. Amilton, yang hadir mewakili Wali Kota Prabumulih H. Arlan. Ia didampingi Kepala Disperindag Kota Prabumulih, Muhtar Edi, S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Drs. Amilton menegaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi harga bahan pangan yang kerap terjadi menjelang momen-momen tertentu.

“Program ini adalah bagian dari komitmen pemerintah kota untuk menjaga kestabilan harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Muntang Tapus,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa pasar murah tidak berhenti di satu lokasi saja. Pemkot Prabumulih berencana menggelar kegiatan serupa secara bertahap di kelurahan lain agar pemerataan manfaat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disperindag Muhtar Edi menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan distributor dan agen guna menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan pasaran.

“Kami memastikan harga yang ditawarkan benar-benar lebih rendah dari harga pasar. Selain membantu masyarakat, langkah ini juga menjadi salah satu upaya pengendalian harga agar tetap stabil di tingkat pedagang,” jelasnya.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak kegiatan dimulai. Paket sembako yang tersedia langsung diminati masyarakat dan habis dalam waktu relatif singkat. Ke depan, Disperindag akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mempertimbangkan penambahan jumlah paket pada pelaksanaan berikutnya agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Program pasar murah ini menjadi salah satu instrumen strategis Pemkot Prabumulih dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (*)

Wakapolda Sumsel bersama Wali Kota dan Kapolres Prabumulih Apresiasi Peran Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas Tetap Kondusif

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar oleh Polda Sumatera Selatan berlangsung khidmat di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Cambai, Kota Prabumulih, Selasa (3/3/2026) sekira pukul 17.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., bersama rombongan, sebagai bagian dari rangkaian Safari Ramadhan ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, unsur Forkopimda Kota Prabumulih, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sekitar 300 undangan yang terdiri dari masyarakat umum, anak panti asuhan, penggali kubur, pemandi jenazah, dan marbot masjid.

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam suasana bulan suci Ramadhan.

Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, lantunan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Wali Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya, Wali Kota Prabumulih, H Arlan menyampaikan bahwa bulan Ramadhan mengajarkan kedisiplinan, kemuliaan, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban yang bukan hanya menjadi tugas Kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Wali Kota Arlan juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih terus bersinergi dengan jajaran Polres Prabumulih dalam mewujudkan situasi kota yang aman dan harmonis. Kolaborasi bersama tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya suasana kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Sementara itu, dalam arahannya Wakapolda Sumsel menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat Kota Prabumulih terhadap pelaksanaan Safari Ramadhan. Ia menegaskan bahwa tugas menjaga kamtibmas memang diemban oleh Polri, namun tidak dapat dilakukan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Wakapolda juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya preventif dalam memberantas tindak pidana narkoba dan judi online yang saat ini marak terjadi.

Ia menekankan agar masyarakat tidak takut melapor apabila menemukan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungannya, baik kepada pihak Kepolisian maupun BNN, guna dilakukan langkah rehabilitasi dan penegakan hukum sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan tersebut, turut dilaksanakan pemberian bantuan renovasi Masjid Baiturrahman berupa 70 kotak granit lantai ukuran 60×60, 60 kotak granit dinding, 30 keping plafon dinding, 50 batang besi hollo, serta 300 paket bantuan sosial Ramadhan. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wakapolda Sumsel kepada pengurus masjid dan perwakilan masyarakat, serta ditandai dengan penandatanganan batu prasasti.

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami jajaran Polres Prabumulih siap mendukung penuh setiap program Polda Sumsel, khususnya dalam mempererat silaturahmi dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan. Sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghindari penyalahgunaan narkoba, serta tidak terlibat dalam praktik judi online yang dapat merusak tatanan sosial dan ekonomi keluarga.

Ia menegaskan bahwa Polres Prabumulih akan terus melakukan langkah preventif dan represif secara humanis demi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan kultum oleh Ustadz Ilham Wahyudi, S.Ag., yang menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan terbaik bagi umat Islam untuk kembali kepada kesucian diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbaiki akhlak.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, shalat Maghrib, ramah tamah, hingga pelaksanaan shalat Isya, Tarawih dan Witir. Sekira pukul 20.30 WIB, rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Wakapolda Sumsel di Kota Prabumulih selesai dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Diharapkan, kegiatan ini semakin memperkuat citra positif Polri sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat di Kota Prabumulih. (*)

Pemkot Prabumulih Data & Pantau 13 Warga yang Bekerja di Timur Tengah

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Di tengah kondisi konflik di kawasan Timur Tengah (Timteng)antara Amerika Serikat, Israel dan Iran kian memanas saat ini, diketahui, terdapat 13 warga Kota Prabumulih yang bekerja di Arab Saudi dan Turki. Hal itu, menjadikan perhatian serius dari Pemerintah Kota Prabumulih.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Prabumulih, H Sanjay Yunus SH MH mengungkapkan, berdasarkan data resmi yang tercatat di Disnaker, terdapat 13 warga Prabumulih yang bekerja di luar negeri sejak tahun 2023 hingga 2025 dan seluruhnya masih aktif bekerja sampai saat ini.

“Berdasarkan data resmi yang ada pada kami (Disnaker), total ada 13 warga Prabumulih yang bekerja di luar negeri sejak 2023 hingga 2025. Ketiga belas orang tersebut hingga kini seluruhnya masih aktif bekerja,” ungkap Sanjay kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Ia menyampaikan, dari total 13 PMI tersebut terdiri dari 9 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Mereka bekerja di sektor yang beragam, mulai dari jasa, konstruksi, hingga sektor domestik.

“Dari 13 warga kita yang bekerja di Timur Tengah itu, sebagian besar berada di Arab Saudi dan satu orang perempuan bekerja di Turki,” kata dia.

Data tersebut menjadi dasar bagi Disnaker Prabumulih untuk melakukan pengawasan dan pemantauan secara berkala terhadap kondisi para PMI. Terlebih dalam situasi konflik internasional yang berpotensi berdampak pada stabilitas keamanan kawasan.

Lebih jauh Sanjay menuturkan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kondisi darurat atau ancaman langsung terhadap PMI asal Prabumulih. Namun demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat komunikasi lintas instansi.

Menurutnya, Disnaker Prabumulih memastikan terus melakukan langkah antisipatif guna menjamin keselamatan PMI asal daerah tersebut. Pemerintah Kota Prabumulih melalui Disnaker berperan sebagai koordinator daerah dalam memastikan perlindungan, komunikasi, serta kesiapsiagaan bagi PMI di tengah situasi geopolitik yang berkembang.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah pendataan dan monitoring. Kami mendata PMI asal Prabumulih yang bekerja di Timur Tengah serta memantau perkembangan situasi keamanan secara menyeluruh,” bebernya.

Pendataan ini mencakup identitas lengkap PMI, lokasi kerja, nomor kontak yang dapat dihubungi, hingga data keluarga yang berada di Prabumulih. Hal ini penting untuk mempercepat koordinasi apabila terjadi situasi darurat.

Tak hanya itu, Disnaker juga secara aktif memantau perkembangan informasi resmi dari pemerintah pusat terkait dinamika konflik di Timur Tengah. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap kebijakan atau langkah yang diambil selaras dengan arahan nasional.

Sanjay menambahkan, pihaknya juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat. Disnaker Prabumulih berkomunikasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di negara-negara terdampak. (*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.