Ungkap Kasus Curat, Curas dan Curanmor, Tiga Polsek Jajaran Polres Prabumulih Raih Penghargaan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih melaksanakan kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, Senin (16/3/2026) pukul 08.00 WIB di Lapangan Apel Polres Prabumulih.

Kegiatantersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Prabumulih, Kompol Chindi Herlyadi, S.I.K., M.H., dengan diikuti oleh para pejabat utama, perwira, serta seluruh personel Polres Prabumulih dengan mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL II).

Apel penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi dan kinerja personel yang berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Dalam pelaksanaan apel tersebut, bertindak sebagai Perwira Apel IPTU Darlansyah, S.H., dan Komandan Apel IPDA Andre, S.E., M.M. Sementara itu, rangkaian acara dipandu oleh MC BRIPKA Kartina, S.H., dengan pembacaan Keputusan Penghargaan oleh BRIPDA Siti Amanda.

Prosesi penyerahan penghargaan turut didukung oleh pembawa baki BRIPTU Mutiara Reza Bunhaya, S.H., ajudan Bripda Brilian Altizki P, serta pembacaan doa oleh AIPTU Endang Hermanto, S.H.

Penghargaan diberikan kepada sejumlah personel dan jajaran Polsek yang dinilai berprestasi dalam pengungkapan kasus tindak pidana, di antaranya Polsek Prabumulih Timur yang berhasil mengungkap empat kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan curanmor dengan total 10 laporan polisi yang berhasil diungkap.

Selain itu, Polsek Prabumulih Barat juga berhasil mengungkap tiga kasus curat dengan tiga laporan polisi yang berhasil diselesaikan. Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) turut memperoleh penghargaan atas keberhasilannya mengungkap satu kasus curat dengan satu laporan polisi.

Penghargaan juga diberikan kepada personel Polsek Cambai atas kinerja dan kontribusi dalam menjaga situasi kamtibmas.

Dalam arahannya, Wakapolres Prabumulih Kompol Chindi Herlyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah mengikuti apel pagi dan terus menunjukkan dedikasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Ia menegaskan bahwa pemberian penghargaan dan punishment merupakan bagian dari upaya pembinaan organisasi agar seluruh personel tetap menjaga disiplin serta bekerja secara profesional dan proporsional.

“Terima kasih kepada seluruh personel Polres Prabumulih yang telah melaksanakan apel pagi pada hari ini. Penghargaan yang diberikan hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kinerja. Bagi personel yang berprestasi akan kembali diusulkan untuk mendapatkan penghargaan,” ujar Wakapolres dalam arahannya.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan kepada personel yang terlibat dalam Surat Perintah (Sprin) pengamanan agar aktif melaksanakan tugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan), khususnya dalam rangka mendukung pelaksanaan operasi pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan apel pagi dan pemberian penghargaan tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, serta menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kerja dan profesionalisme personel Polres Prabumulih dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)

banner 400x130

Produsen AMDK WinRo Prabumulih Bagikan Ratusan Paket Takjil ke Pengguna Jalan Jelang Berbuka Puasa

PRABUMULIH, pikiranrakyatsumsel – Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) WinRo di kota Prabumulih melaksanakan kegiatan sosial CSR Ramadhan Berbagi, Jumat (13/3/2026).

Bagi-bagi ratusan paket takjil buka puasa itu dilakukan oleh PT Indotirta Sriwijaya Perkasa di Jalan Angkatan 45 tepatnya depan lokasi Pabrik WinRo yang berada di wilayah kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

“Ramadhan merupakan momentum penting setiap tahunnya bagi kami untuk memperkuat nilai-nilai kebaikan sekaligus menjaga ketenangan diri,” ujar Hendri Lee, Direktur Utama PT Indotirta Sriwijaya Perkasa dalam keterangannya, kemarin.

Menurut Hendri Lee, pembagian paket takjil tersebut ditujukan untuk memastikan masyarakat meski masih berada di jalan setelah seharian menahan haus dapat bersiap menantikan untuk berbuka puasa.

Ia juga mengatakan, program CSR ini menjadi bagian dari upaya WinRo dalam menghadirkan ruang-ruang keteduhan selama Ramadhan, selaras dengan semangat sebelumnya yang telah digaungkan.

“Program pembagian paket takjil Ramadhan ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan menemani setiap momen berbuka dan perjalanan ibadah masyarakat di bulan suci,” jelasnya.

Pantauan di lokasi, petang menjelang azan magrib, ada puluhan pegawai perusahaan PT Indotirta Sriwijaya Perkasa (WinRo) itu tampak sibuk membagikan makanan untuk berbuka puasa kepada pengguna jalan yang melintas di jalan sekitar lokasi Pabrik WinRo tersebut. (dn)

Jadikan Ramadhan sebagai Momentum untuk Meningkatkan Kualitas Keislaman dan Keimanan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Safari Ramadhan 1447 H dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, menjadi salah satu agenda penting bagi Wali Kota H Arlan untuk tetap merawat silaturahmi dengan masyarakat kota Prabumulih.

Dalam momen Ramadhan kali ini, Wali Kota Prabumulih, H Arlan mengajak masyarakat khususnya warga muslim kota nanas untuk memperkuat keimanan, ketaqwaan, serta merawat silaturahmi.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Mari kita jadikan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah, tempat mempererat persaudaraan, dan tempat menebarkan kebaikan bagi sesama,” ujar H Arlan disela-sela kegiatan Safari Ramadhan bersama rombongan di Masjid Al-Muhajirin, pada Jumat (13/3/2026).

ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Safari Ramadhan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan antara pemimpin dan masyarakat adalah fondasi penting dalam membangun kota yang harmonis dan religius,” kata dia.

Pemerintah Kota Prabumulih berharap melalui kegiatan Safari Ramadhan yang setiap tahunnya dilaksanakan, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan keimanan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga kota ini tidak hanya maju dalam pembangunan, tetapi juga kuat dalam nilai spiritual dan persatuan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, para tokoh agama, tokoh masyarakatmasyaraka lainnya. (dn)

Di Tengah Musibah, Kehadiran Pemerintah Menjadi Penguat Harapan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Musibah kebakaran yang menimpa salah satu warga di Dusun II Desa Kemang Tanduk menghadirkan duka mendalam. Namun di tengah kesedihan itu, hadir pula kepedulian dan uluran tangan dari pemerintah untuk memberikan kekuatan dan harapan baru bagi keluarga yang terdampak.

Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, secara langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran bernama Budiman Yanto, warga Dusun II Desa Kemang Tanduk, Kecamatan Rambang Kapak Tengah.

Kehadiran Wali Kota di tengah warga yang tertimpa musibah itu menjadi bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Prabumulih terhadap masyarakat yang sedang menghadapi cobaan.

Bantuan yang disalurkan berasal dari Dinas Sosial Kota Prabumulih serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Prabumulih sebagai upaya membantu meringankan beban korban pasca kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyerahkan berbagai bantuan berupa uang santunan, paket sembako, hygiene kit, serta perlengkapan tidur guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban.

Wali Kota H. Arlan menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas musibah yang dialami warga tersebut. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban serta membantu keluarga korban untuk kembali bangkit.

“Musibah ini tentu menjadi ujian yang berat. Namun kami ingin memastikan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat. Semoga bantuan ini dapat membantu dan memberikan kekuatan bagi keluarga untuk kembali bangkit,” ujar Wali Kota.

Pemerintah Kota Prabumulih melalui berbagai instansi terkait terus berkomitmen untuk bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Di balik puing-puing rumah yang hangus terbakar, bantuan yang diberikan bukan sekadar bantuan materi. Ia menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan—bahwa dalam setiap musibah, selalu ada tangan yang terulur dan harapan yang kembali tumbuh bagi masyarakat Kota Prabumulih. (*)

Dari Dapur Kue hingga Meja Belajar, Energi Matahari Hidupkan Harapan Desa Sukakarya

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – “Dulu kami terbebani tagihan, kini kami memanen harapan.” kutipan puitis itu meluncur dari bibir Suhartini (45), Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati.

Siang itu, matahari sedang terik saat tangan ibu-ibu KWT sibuk mengaduk adonan kue kering di Desa Sukakarya, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas. Namun, terik matahari kini tak lagi membuat mereka kepanasan, melainkan mendatangkan cuan.

KWT Melati yang beranggotakan 30 orang perempuan ini kini mampu menghasilkan Rp8 juta per bulan dari usaha tersebut. Namun, pencapaian ini tak selalu berjalan mulus.

Masih lekat di ingatan ibu-ibu KWT Melati saat produksi kue kerap lumpuh total karena aliran listrik yang tak menentu di desa mereka. Pesanan menumpuk, padahal adonan sudah terlanjur jadi dan tenggat pengiriman semakin dekat.

“Kami sering waswas, apakah usaha ini benar-benar bisa bertahan? Kalau mati lampu, genset solar jadi satu-satunya andalan,” kenang Suhartini. Celakanya, tagihan listrik dan solar ini menyedot kas hingga Rp2 juta per bulan. Usaha kecil mereka nyaris tumbang dijerat biaya operasional.

Melihat kegigihan tersebut, PEP Pendopo Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 turun tangan. Mereka memfasilitasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kWp dengan baterai 5 kWh di Desa Sukakarya pada akhir 2024. Agar fasilitas ini bertahan lintas generasi, seorang warga desa bernama Sardiono turut dikirim mengikuti pelatihan sertifikasi pemeliharaan PLTS.

Kehidupan desa itu perlahan berubah terang. Warga tak lagi cemas bergantung pada listrik yang sering padam. Mesin pengaduk dan oven produksi kue berjalan lancar ditopang energi matahari. Tak ada lagi tagihan listrik Rp2 juta per bulan, tak perlu lagi menghirup asap genset bertenaga solar.

Perubahan ini tidak berhenti di dapur ibu-ibu KWT Melati, namun juga dirasakan manfaatnya ke rumah warga Desa Sukakarya. Saat pemadaman listrik bergilir terjadi di malam hari, warga tetap dapat beraktivitas. Cahaya lampu surya menerangi meja belajar sederhana tempat anak-anak mengerjakan tugas sekolah pada malam hari.

Yang tidak kalah penting, KWT Melati kini bertransformasi. Mereka tidak hanya pembuat kue, tapi mulai mengedukasi warga tentang pentingnya hemat energi. Di berbagai pertemuan desa, mereka menyisipkan diskusi tentang manfaat panel surya dan cara penggunaan listrik secara bijak.

Perubahan positif juga terjadi di sisi lingkungan. PLTS berpotensi memangkas emisi sekitar 8 ton karbon dioksida per tahun di Desa Sukakarya. Jika sebelumnya asap genset kerap menyertai aktivitas produksi, kini energi matahari bekerja tanpa suara dan tanpa polusi.

Berkat semangat perubahan ini, Desa Sukakarya terpilih sebagai desa terinovatif di Kabupaten Musi Rawas. Perubahan yang bermula dari halaman belakang rumah Suhartini itu kini menjalar ke berbagai aspek kehidupan desa.

“PLTS ini adalah alatnya, namun motor penggerak utamanya adalah daya juang ibu-ibu KWT Melati. Energi matahari ini menerangi jalan mereka untuk mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi pelopor pelestari lingkungan,” kata Manager Community Involvement & Development (CID) PHR Iwan Ridwan Faizal.

Senada dengan hal itu, Camat STL Ulu Terawas Muhammad Pahip mengapresiasi kolaborasi kuat tersebut. “Kesuksesan ini lahir dari perpaduan teknologi tepat guna dan semangat gotong royong warga desa yang menolak menyerah,” tandasnya. (Ril/SMSI PRABUMULIH)

Tim Supervisi Stamaops Mabes Polri Kunjungi Polres Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel — Polres Prabumulih menerima kunjungan Tim Supervisi Stamaops Mabes Polri dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada Sabtu (14/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.15 WIB hingga 14.45 WIB tersebut dilaksanakan di Aula Polres Prabumulih serta dilanjutkan dengan pengecekan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan.

Tim Supervisi Stamaops Mabes Polri dipimpin oleh Penata Kehumasan Polri Utama TK II Divhumas Polri selaku Ketua Tim, Brigjen Pol Drs. Saptono Erlangga W., didampingi Kabidgadik Diklat Reserse Lemdiklat Polri Kombes Pol Endang Rasidin, S.I.K., Anjak Madya Bid Jianstra Stamaops Polri Kombes Pol M. Edi Faryadi, S.H., S.I.K., M.H., serta Kasubbagjialingstra Bagjianling Rojianstra Stamaops Polri AKBP Adhi Setyawan, S.I.K., M.H.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Prabumulih Kompol Chindi Helyadi, S.I.K., M.H., Kabag Ops Polres Prabumulih Kompol Harmianto, S.H., M.H., M.Si., Kabag Ops Polres PALI Kompol Andri Noviansyah, S.Kom., Kabag Ops Polres OKU Kompol Saharudin, S.H., serta perwakilan Polres Muara Enim AKP Faizal Kamil. Selain itu, para Kasatgas, Kasubsatgas, dan operator Ops Ketupat Musi 2026 dari Polres Prabumulih, Polres Muara Enim, Polres PALI, dan Polres OKU turut hadir secara langsung, sementara Polres OKU Selatan dan OKU Timur mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting.

Dalam sambutannya, Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Supervisi Stamaops Mabes Polri di Polres Prabumulih.

“Selamat datang kepada Ketua Tim beserta anggota di Polres Prabumulih. Kami siap menerima supervisi serta arahan dari Stamaops Mabes Polri terkait pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Polres Prabumulih bersama jajaran Polda Sumatera Selatan telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan, termasuk penggelaran tiga Pos Pengamanan dan satu Pos Pelayanan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan optimal,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa seluruh jajaran telah mempersiapkan administrasi operasi serta personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Musi 2026 agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan maksimal.

Sementara itu, Ketua Tim Supervisi Stamaops Mabes Polri Brigjen Pol Drs. Saptono Erlangga W. dalam arahannya menyampaikan bahwa perayaan Idul Fitri merupakan momentum penting bagi masyarakat setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan.

Menurutnya, Idul Fitri tidak hanya menjadi hari kemenangan, tetapi juga momen meningkatnya mobilitas masyarakat karena adanya libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah.

“Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada tanggal 14 hingga 15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada tanggal 18 hingga 19 Maret 2026. Oleh karena itu perlu diwaspadai berbagai potensi kerawanan, baik pada jalur tol, jalur arteri, transportasi umum hingga lokasi wisata,” jelasnya.

Ia juga menekankan beberapa potensi ancaman yang perlu mendapat perhatian dalam pengamanan Idul Fitri 1447 H, antara lain ancaman terorisme, kejahatan konvensional, ketersediaan bahan pokok, kepadatan arus mudik dan arus balik, serta potensi bencana alam dan cuaca ekstrem.

Selain itu, Tim Supervisi memberikan sejumlah arahan kepada seluruh jajaran yang terlibat Operasi Ketupat Musi 2026, di antaranya pentingnya kesiapan administrasi operasi seperti Kirsus, Anev, atensi pimpinan serta laporan masyarakat, optimalisasi analisis intelijen, serta pelaksanaan pelaporan digital melalui aplikasi EWS, DORS, dan SOT.

Tim juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat serta optimalisasi layanan kepolisian melalui Call Center 110.

Sebelum kegiatan arahan di Aula Polres Prabumulih, Tim Supervisi Stamaops Mabes Polri terlebih dahulu melakukan pengecekan Pos Pengamanan Gerbang Tol dan Pos Pelayanan PTM. Selanjutnya, tim juga meninjau langsung layanan Call Center 110 Polres Prabumulih.

Sekira pukul 14.35 WIB, rangkaian kegiatan supervisi selesai dan Tim Stamaops Mabes Polri meninggalkan Mako Polres Prabumulih untuk kembali ke Kota Palembang. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan situasi tetap dalam keadaan kondusif.

Operasi Ketupat 2026 sendiri mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sebagai komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. (Ril)

Kapolres Prabumulih Cek Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan, Pastikan Pelayanan Optimal Bagi Pemudik

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan pelayanan kepada masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Prabumulih melaksanakan kegiatan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) yang berada di wilayah Kota Prabumulih, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.55 WIB hingga 18.00 WIB tersebut turut dihadiri Wakapolres Prabumulih Kompol Chindi Helyadi, S.I.K., M.H., Kabag Ops Kompol Harmianto, S.H., M.H., M.Si, Kasat Lantas AKP Marlina, S.H., M.Si, Kasat Reskrim AKP Jon Kenedi, S.H., M.Si, Kasat Intelkam IPTU Romi Afriyadi, S.Psi., M.H, Kasiwas IPTU Hermanto, serta Kanit Turjawali Sat Lantas IPDA Reno Oktarua, S.H.

Pengecekan dimulai sekitar pukul 15.55 WIB di Pos Pam RM Siang Malam yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai. Selanjutnya rombongan melanjutkan pengecekan sekitar pukul 16.45 WIB di Pos Yan Pasar yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasar, Kecamatan Prabumulih Barat.

Kemudian pada pukul 17.15 WIB, Kapolres bersama rombongan mengecek Pos Pam Tugu Nanas yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat. Pengecekan terakhir dilaksanakan sekitar pukul 17.30 WIB di Pos Pam Pintu Tol Karangan yang berlokasi di Jalan Raya Baturaja, Desa Karangan, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Prabumulih memastikan kesiapan personel yang bertugas serta mengecek sarana dan prasarana yang digunakan di setiap Pos Pam dan Pos Yan. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana menekankan kepada seluruh personel yang bertugas agar selalu siap siaga dalam menjalankan tugas, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Seluruh personel yang melaksanakan piket jaga di Pos Pam dan Pos Yan harus selalu siap menerima kunjungan dan memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik, sehingga masyarakat dapat merasakan rasa aman, nyaman, tertib dan lancar selama perjalanan,” tegas Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan agar seluruh personel tetap menjaga sikap tampang serta memperhatikan kebersihan dan kerapian pos. Ia juga menekankan kepada para Kepala Pos agar memastikan pos tidak dalam keadaan kosong dengan mengatur jadwal istirahat secara bergantian serta meningkatkan kewaspadaan selama bertugas.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab bersama seluruh personel yang terlibat. Oleh karena itu, soliditas dan sinergisitas antar petugas harus terus ditingkatkan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kita dapat mewujudkan slogan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tambahnya.

Kegiatan pengecekan Pos Pam dan Pos Yan tersebut berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kota Prabumulih terpantau dalam keadaan aman, kondusif dan terkendali. (Ril)

BPKAD Prabumulih Imbau OPD Segera Ajukan SPM THR ASN, PPPK dan PPPK Paruh Waktu

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tidak hanya bagi seluruh ASN saja, melainkan diberikan juga kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkot Prabumulih.

Untuk mempercepat proses pencairannya seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diimbau segera mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Prabumulih, Wawan Gunawan SE AK CA, mengatakan Pemkot Prabumulih juga sebelumnya telah menerbitkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

Hal ini sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian THR dan Gaji ke-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026.

“Menindaklanjuti PP tersebut Pemkot Prabumulih sudah menyusun Perkada dan sejak Rabu, 11 Maret kemarin pencairan sudah bisa dilakukan,” ujar Wawan dibincangi di ruang kerjanya, Kamis 12 Maret 2026.

Karena itu, lanjut dia, seluruh OPD di lingkungan Pemkot Prabumulih diharapkan segera mengajukan administrasi pembayaran agar proses pencairan dapat dilakukan lebih cepat.

Lebih lanjut Wawan menjelaskan, sesuai ketentuan yang berlaku, THR diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta PPPK, termasuk PPPK paruh waktu yang ada di lingkungan Pemkot Prabumulih.

“Termasuk PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu. Pemberiannya mengikuti amanat peraturan pemerintah yang berlaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, bagi PPPK yang masa kerjanya kurang dari satu tahun, baik penuh waktu maupun paruh waktu, pembayaran THR dilakukan secara proporsional sesuai lama masa kerja.

“Itu (PPPK) ada hitungan proporsionalnya kapan dia diangkat, tergantung dia diangkat kapan. Untuk PPPK dengan masa kerja kurang dari satu tahun diberikan secara proporsional sesuai bulan bekerja dengan mengacu pada penghasilan satu bulan yang diterima,” ungkapnya.

Mengenai cara menentukan besaran proporsional tersebut, Wawan juga menjelaskan perhitungannya dilakukan dengan membagi gaji pokok selama satu tahun, kemudian dikalikan dengan masa kerja pegawai.

“Perhitungannya gaji pokok dibagi 12 bulan, kemudian dikalikan dengan masa kerja,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wawan juga membeberkan total anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih untuk pembayaran THR ASN tahun 2026.

Secara keseluruhan, Pemkot Prabumulih menyiapkan dana sekitar Rp29 miliar untuk memenuhi kebutuhan pembayaran THR bagi seluruh ASN.

Rinciannya, anggaran THR untuk Pegawai Negeri Sipil mencapai sekitar Rp16,452 miliar. Sementara untuk PPPK dialokasikan sebesar Rp11,858 miliar. Sedangkan THR bagi PPPK paruh waktu disiapkan sebesar kurang lebih Rp89 juta. (dn)

Polres Prabumulih Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polres Prabumulih menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H, Kamis (12/3/2026) pagi di halaman Mapolres Prabumulih.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Prabumulih H Arlan bersama Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si.
Apel tersebut diikuti oleh unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait, di antaranya Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Kementerian Agama, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, serta perwakilan BUMN dan organisasi masyarakat.

Selain itu, sejumlah pasukan gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes, dan Senkom turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Dalam amanatnya, Wali Kota Prabumulih H Arlan menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan dari TNI-Polri serta berbagai instansi terkait guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Melalui operasi ini, diharapkan sinergitas seluruh pihak dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan tertib selama perayaan Idul Fitri dengan mengusung semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Kegiatanapel gelar pasukan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. (Ril)

Pertamina EP Zona 4 Pasang Target Produksi 30.305 BOPD di 2026

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menargetkan peningkatan produksi minyak di kisaran 30.305 BOPD barel per hari (BOPD) dan produksi gas sekitar 485,07 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) pada 2026.

Untuk mewujudkan target peningkatan produksi, PEP Zona 4 menyiapkan strategi operasi terukur. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi lapangan eksisting melalui penguatan program development drilling, integrasi subsurface–surface, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk meningkatkan keekonomian lapangan.

“PEP Zona 4 mendorong peningkatan produksi melalui praktik operasi berkelanjutan demi mendukung ketahanan energi nasional. Keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasi,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto.

Tahun ini, PEP Zona 4 akan melanjutkan pengeboran infill, interfield, dan step-out secara selektif, didukung pemutakhiran model geologi dan reservoir berbasis data seismik 2D dan 3D, termasuk passive seismic. Selain itu, perusahaan menyiapkan program rejuvenasi lapangan mature, optimalisasi fasilitas produksi, serta penerapan teknologi untuk menekan penurunan alamiah produksi (natural decline).

Performa Kuat di 2025 Jadi Fondasi 2026

Target peningkatan produksi migas dipasang untuk menjaga momentum setelah catatan kinerja positif sepanjang 2025. PEP Zona 4 berhasil mencatat produksi minyak 27.643 BOPD dan gas 530,9 MMSCFD.

Sepanjang 2025, PEP dan PHE Zona 4 mencatatkan lonjakan signifikan produksi minyak hasil development drilling, dari 385 barel per hari pada 2019 menjadi 3.874 barel per hari. Produksi gas dari program yang sama juga meningkat tajam, dari 0,34 MMSCFD menjadi 12,21 MMSCFD, atau sekitar 40 kali lipat, seiring peningkatan realisasi pengeboran dari 9 rencana kerja pada 2019 menjadi 69 rencana kerja pada 2025.

Kinerja ini mengantarkan PEP dan PHE Zona 4 meraih penghargaan “Best Production Performance Award – Infill and Step-Out Drilling 2025” dari SKK Migas, menegaskan konsistensi kontribusi perusahaan terhadap peningkatan produksi migas nasional.

PEP Zona 4 juga agresif menjalankan program kerja dengan realisasi pengeboran 69 sumur, 51 workover (WO), serta 1.049 pekerjaan well intervention/well service (WI/WS) pada 2025. Seluruh aktvitas tersebut dilaksanakan dengan pengelolaan risiko yang ketat.

Dari sisi keselamatan, PEP Zona 4 mencatat lebih dari 1.050 hari Zero LTI (Lost Time Injury) hingga akhir Januari 2026 serta akumulasi 84.886.219 safe manhours per 31 Desember 2025. Kinerja keselamatan ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas operasi di seluruh wilayah PEP Zona 4.

“Pencapaian ini adalah buah kerja keras seluruh insan PHR Zona 4. Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar kinerja positif bisa dijaga secara berkelanjutan,” ucap Djudjuwanto.

Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4

PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. (Ril/SMSI)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.