Opsnal Elang Muara Ringkus Pelaku Curat, Dua TKP di Cambai Prabumulih Terungkap

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polsek Cambai Polres Prabumulih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial NP (41), yang diketahui merupakan residivis kasus serupa.

Pengungkapan ini bermula dari dua laporan masyarakat yang masuk pada 23 April 2026 dan 25 April 2026. Kedua korban masing-masing atas nama Jamaludin dan Suherman, yang mengalami kejadian pencurian di lokasi berbeda, namun masih dalam wilayah Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

Peristiwa pertama terjadi di kediaman Suherman di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Cambai. Korban yang terbangun sekitar pukul 00.30 WIB mendapati kondisi rumah sudah dalam keadaan terbuka. Setelah diperiksa, satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2021 beserta kunci kontak serta satu unit handphone miliknya telah raib. Selain itu, uang tunai yang sebelumnya berada di dalam tas juga dilaporkan hilang.

Sementara itu, kejadian kedua menimpa Jamaludin di Jalan Nigata Gang Sintera, yang juga kehilangan sejumlah barang berharga akibat aksi pencurian dengan pemberatan. Kedua laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti secara intensif oleh Unit Reskrim Polsek Cambai.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pada Kamis, 30 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, Tim Opsnal Elang Muara Polsek Cambai yang dibackup oleh Tim Tekab Polres Prabumulih berhasil mendapatkan informasi keberadaan pelaku. Tim yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cambai IPTU Heffi Juliansyah, S.H., bersama Kanit Reskrim AIPDA Ari Wibowo, S.H., segera bergerak cepat menuju lokasi.

Pelaku NP akhirnya berhasil diamankan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Prabumulih tanpa perlawanan. Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan sebanyak dua kali di wilayah Cambai.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya dua buah plat nomor kendaraan, dua kaca spion, dua lembar kartu keluarga atas nama korban, satu toolbag, serta dua unit handphone berbagai merek yang diduga hasil kejahatan.

Kapolsek Cambai, IPTU Heffi Juliansyah, S.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan, khususnya yang meresahkan masyarakat.

“Pelaku ini merupakan residivis dan sudah beberapa kali menjalani hukuman dalam kasus pencurian. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polsek Cambai. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada serta segera melaporkan apabila melihat atau mengalami tindak kriminal,” tegas IPTU Heffi Juliansyah.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyampaikan bahwa pelaku akan dijerat dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHPidana, dengan ancaman hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

Polres Prabumulih juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa layanan kepolisian tersedia secara gratis selama 1×24 jam. Apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian darurat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Call Center 110. (*)

banner 400x130

Wujud May Day 2026 Kondusif di Prabumulih, Dialog Hangat Penuh Keakraban AKBP Bobby dengan Perwakilan Buruh

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polres Prabumulih berkomitmen dalam memperkuat dan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Di momen peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIk MSi memimpin langsung kegiatan silaturahmi dan dialog dengan para buruh yang hangat dan penuh keakraban.

Kegiatan itu dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional, tepatnya pada Jumat, 1 Mei 2026, sekira pukul 08.45 WIB. Silaturahmi Kapolres Prabumulih bersama jajaran di salah satu sekretariat buruh di Perumahan Kepodang Indah, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat ini ini menjadi bagian dari implementasi program Presisi Polri yang menekankan pendekatan humanis dan komunikasi dua arah dalam menjaga harkamtibmas.

Dalam forum tersebut, Kapolres menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator dalam menjembatani aspirasi pekerja dengan pemangku kebijakan. Ia juga mengajak seluruh elemen buruh untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama peringatan Hari Buruh.

“Polres Prabumulih juga ingin memastikan bahwa peringatan May Day berjalan aman dan penuh makna. Kami siap memfasilitasi komunikasi dan mendampingi rekan-rekan buruh agar aspirasinya tersampaikan dengan baik dalam suasana yang harmonis,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Polres Prabumulih melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada lima orang perwakilan buruh yang hadir.

“Ini juga menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para pekerja yang memiliki aktivitas padat,” tuturnya.

Selain memberikan imbauan, AKBP Bobby Kusumawardhana juga menunjukkan bentuk kepedulian dengan memberikan bantuan tali asih kepada para perwakilan buruh. Bantuan ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan para pekerja, sekaligus sebagai simbol dukungan terhadap kesejahteraan buruh di Kota Prabumulih. (dn)

Gerobak UMKM Jadi Bentuk Kepedulian dan Dukungan Nyata Rutan Prabumulih terhadap WBP

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kota Prabumulih memberikan bantuan gerobak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam momentum peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026 yang diperingati pada Senin, 27 April 2026.

Penyerahan gerobak secara gratis tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Rutan Prabumulih, Sandi Wiguna, S Kom MSi didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Abdi Wariska, SH kepada Asmadi, pelaku usaha kecil di Halaman Depan Rutan Kelas IIB Prabumulih, Selasa, 21 April 2026.

Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, Sandy Wiguna, S Kom MSi, menjelaskan gerobak bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata terhadap peningkatan ekonomi kepada warga binaan dan keluarganya di luar rutan sekaligus implementasi nyata motto pemasyarakatan.

“Ini merupakan wujud nyata implementasi dari motto pemasyarakatan yakni pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat,” kata Sandy.

Dikatakan dia, meski saat ini bantuan yang diberikan baru satu unit gerobak UMKM, program tersebut kedepannya akan terus dikembangkan.

Selain itu, Sandy juga berharap bantuan gerobak ini dapat mendorong kemandirian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tentu kami Rutan Prabumulih terus berkomitmen untuk memberikan manfaat serta memperkuat peran Pemasyarakatan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Asmadi selaku penerima bantuan tersebut, mengaku bersyukur atas bantuan gerobak yang diberikan Rutan Kelas IIB Prabumulih.

Gerobak tersebut, lanjutnya, ia manfaatkan untuk membuka usaha jual siomay keliling demi membantu perekonomian keluarga.

“Saya memang membutuhkan sekali gerobak ini untuk jualan siomay. Semoga ini bisa membantu menambah ekonomi supaya lebih baik,” tandasnya. (dn)

Respons Cepat Layanan 110, Unit 2 Satnarkoba Polres Prabumulih Tangkap Pengedar Sabu di TPA Muara Sungai

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Layanan call center 110 Polri kembali menunjukkan respons cepatnya dalam menerima laporan dari masyarakat. Berkat respons cepat 110, Satresnarkoba Polres Prabumulih, menangkap pengedar narkoba jenis sabu.

Kasat Resnarkoba AKP Muhammad Arafah, SH didampingi Kanit Idik II IPDA Novi Pran Prayogi, SH menjelaskan pengungkapan berawal dari adanya laporan masyarakat melalui 110 yang melihat adanya aktivitas mencurigakan di kawasan Jalan Prabujaya – Muara Sungai TPA, Cambai kota Prabumulih, pada Rabu, 29 April 2026.

“Personel piket Call Center 110 langsung meneruskan laporan tersebut kepada Satresnarkoba. Selanjutnya tim bergerak ke lokasi,” kata AKP Muhammad Arafah, SH dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Di lokasi tersebut, polisi mengamankan pria inisial RG berikut barang bukti berupa 6 pake sabu seberat 2,19 gram. Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial DN yang saat ini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).

Pelaku selanjutnya dibawa ke Polres Prabumulih untuk proses pengembangan lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih ini juga mengapresiasi masyarakat atas kepedulian dan keberaniannya dalam melaporkan tindak pidana narkoba melalui layanan 110.

Ia menegaskan bahwa Polres Prabumulih berkomitmen menindak tegas segala bentuk peredaran narkoba dan bentuk gangguan keamanan lainnya demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas, termasuk peredaran narkoba. Identitas pelapor kami jamin kerahasiaannya,” tegasnya.

Keberhasilan ini menunjukkan respons cepat kepolisian serta peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Dengan pengungkapan ini, Polres Prabumulih berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin guna mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba dan aman dari segala bentuk gangguan kriminal. (dn/ril)

Klarifikasi Informasi Demo Gas Gratis, APM Prabumulih : Hoax

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Ketua Umum Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) Kota Prabumulih, Adi Susanto SE melalui Kuasa Hukumnya Mujiono, SH mengklasifikasikan terkait informasi yang beredar di media sosial belakangan ini terkait isu aksi demonstrasi yang menuntut pemerintah kota soal “Jaringan Gas Kota Gratis”.

“APM tidak pernah merencanakan atau akan menggelar aksi terkait program gas gratis. Itu di luar tujuan kami saat melakukan aksi di PT Pertamina beberapa hari lalu,” tegas Mujiono, SH kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).

APM menegaskan bahwa informasi yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab yang menyebut APM akan menggelar aksi pada bulan Juni mendatang terkait program gas gratis tidak memiliki dasar alias hoax.

Menurut Mujiono, poin-poin tuntutan yang dibawa APM dalam aksi sebelumnya jelas dan tidak berkaitan dengan program pembagian gas gratis kepada masyarakat.

Oleh karena itu, narasi yang beredar dinilai menyesatkan dan berpotensi merugikan organisasi.

APM juga menyoroti adanya akun-akun media sosial yang mencatut nama organisasi maupun ketuanya, sehingga memperkeruh situasi dan berpotensi menimbulkan fitnah.

“Kami meminta pihak-pihak yang menyebarkan narasi ini untuk segera menghentikan. Jika tidak, dan ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, kami akan menempuh langkah hukum,” tegasnya.

Saat ini, APM masih mengkaji secara detail sumber penyebaran informasi tersebut, termasuk kemungkinan melaporkan akun-akun yang terlibat apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Melalui klarifikasi ini, APM berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat serta dapat memahami substansi tuntutan yang sebenarnya dari aksi yang telah dilakukan. (*)

PKB Musi Rawas Bersiap Punya Nahkoda Baru! Nama Zulpikar Melejit Jadi Kandidat Paling Dijagokan

MUSI RAWAS, Pikiranrakyatsumsel – Dinamika menjelang pemilihan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Musi Rawas periode 2026–2031 mulai menghangat. Salah satu figur yang dinilai memiliki peluang besar dan dianggap potensial memimpin PKB Musi Rawas adalah Zulpikar, S.Pd.I.

Sosok muda berlatar belakang aktivis, pengusaha, dan kader Nahdliyin ini dinilai memiliki kombinasi pengalaman organisasi, politik, serta kemampuan manajerial yang cukup lengkap untuk membawa PKB Musi Rawas semakin solid menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

Dalam biodata pencalonannya, Zulpikar lahir di Muara Megang pada 9 Maret 1988. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 2 Muara Megang, kemudian melanjutkan pendidikan di MTs Riyadus Solihin, SMA Plus Bina Satria, hingga meraih gelar Sarjana Strata 1 di Institut Agama Islam Al-Azhaar Lubuklinggau pada tahun 2010.

Selain memiliki latar belakang pendidikan formal, Zulpikar juga tumbuh dari lingkungan pesantren. Ia tercatat pernah menempuh pendidikan keagamaan di Pondok Pesantren Darul Ishlah. Kedekatannya dengan kultur Nahdlatul Ulama menjadi salah satu kekuatan yang dianggap mampu memperkuat basis tradisional PKB di Musi Rawas.

Di dunia politik, Zulpikar bukan nama baru. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau, kemudian dipercaya menjadi Wakil Bendahara DPW PKB Sumatera Selatan. Pada Pemilu 2024, ia juga maju sebagai calon legislatif DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari PKB.

Pengalaman organisasinya pun cukup panjang. Ia aktif di Gerakan Pemuda Ansor sebagai Wakil Ketua PC GP Ansor Lubuklinggau periode 2019–2023. Selain itu, ia juga pernah menjadi Wakil Ketua PC PMII Lubuklinggau serta kini menjabat Ketua Mabincab PMII Lubuklinggau.

Di sektor profesional, Zulpikar dikenal sebagai pengusaha. Saat ini ia menjabat Direktur Utama PT Naga Bumi Raya. Sebelumnya, ia pernah menjadi Direktur PT Putra Permai Mandiri serta memiliki pengalaman bekerja di sektor perumahan dan pertambangan Hauling Batubara

Dalam dokumen visi-misinya sebagai calon Ketua DPC PKB Musi Rawas, Zulpikar mengusung visi: “Mewujudkan PKB Kabupaten Musi Rawas sebagai Partai yang Solid, Modern, Religius, dan Menang pada Pemilu 2029.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menitikberatkan pada enam program utama, yakni penguatan struktur partai hingga tingkat desa, kemandirian ekonomi kader, digitalisasi administrasi partai, pelayanan dan advokasi rakyat, strategi kemenangan Pemilu 2029, serta penguatan tradisi ke-NU-an dan kebangsaan.

Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain kaderisasi rutin setiap tiga bulan, pembentukan database anggota berbasis NIK, optimalisasi media sosial partai, hingga program “PKB Menyapa Desa” yang ditargetkan berjalan rutin setiap bulan.

Tak hanya fokus pada konsolidasi internal partai, Zulpikar juga menyiapkan program advokasi bagi petani karet dan sawit, pelaku UMKM, serta buruh perkebunan yang selama ini menjadi basis masyarakat Musi Rawas.

Sejumlah kader PKB menilai figur Zulpikar mampu menjadi jembatan antara generasi muda Nahdliyin dan struktur partai yang lebih modern serta adaptif terhadap perkembangan politik digital.

Dengan rekam jejak organisasi, pengalaman politik, dan basis jaringan yang kuat di kalangan Nahdlatul Ulama serta pemuda, Zulpikar dinilai menjadi salah satu kandidat paling potensial dalam kontestasi Ketua DPC PKB Kabupaten Musi Rawas periode 2026–2031. (SMSI Musi Rawas)

RS AR Bunda Prabumulih Klarifikasi Terkait Insiden Tewasnya Pasien Gantung Diri di Ruang Perawatan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Manajemen RS AR Bunda Prabumulih akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait peristiwa meninggalnya seorang pasien pasca operasi yang ditemukan meninggal dunia di kamar mandi ruang perawatan. Kejadian ini disebut sebagai peristiwa yang tidak terduga dan di luar keinginan pihak rumah sakit.

Direktur RS AR Bunda Prabumulih, dr Harry Wahyudhy Utama, Sp.Rad, MARS, menegaskan bahwa seluruh tim medis telah menjalankan tugas secara maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien, mulai dari proses perawatan, tindakan operasi, hingga masa pemulihan pasca operasi.

Ia menjelaskan, selama menjalani perawatan, pasien telah mendapatkan penanganan sesuai standar medis yang berlaku. Bahkan, pihak rumah sakit juga memberikan perhatian serius terhadap kondisi pasien. Malam sebelum kejadian, kondisi pasien dalam keadaan perbaikan dan direncanakan pulang esok harinya.

“Kami sudah berupaya optimal memberikan pelayanan kesehatan. Kejadian ini tidak terduga dan bukan keinginan kami,” ujar dr Harry dalam keterangan resminya.
Tak hanya itu, pihak rumah sakit juga turut membantu proses penanganan pasca kejadian, termasuk mengantarkan jenazah pasien ke rumah duka sebagai bentuk tanggung jawab dan empati kepada keluarga.

Terkait penyebab pasti meninggalnya pasien, dr Harry menegaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian yang saat ini masih melakukan penyelidikan.

selanjutnya, atas peristiwa ini, kami terus melakukan evaluasi dan berupaya memberikan pelayanan terbaik agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” tutupnya.

Peristiwa ini sendiri menjadi perhatian publik, mengingat pasien diketahui baru saja menjalani operasi dan masih dalam masa pemulihan. Aparat kepolisian telah turun tangan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian tersebut. (Dk/Rin/Rils)

Wali Kota Cak Arlan Resmikan Kedai Mitra Presisi Polres Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Polres Prabumulih. Salah satunya melalui peresmian Kedai Mitra Presisi yang berlokasi di Jalan Pandean, Kelurahan Sidogede, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, Selasa (28/4/2026).

Peresmian tersebut dihadiri Wali Kota Prabumulih, Arlan, jajaran pemerintah kota, serta Kapolres Prabumulih Bobby Kusumawardhana bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Prabumulih.

Dalam sambutannya, Wali Kota Arlan menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang digagas Polres Prabumulih. Ia menilai kehadiran Kedai Mitra Presisi merupakan langkah positif dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian.

“Program ini sangat positif dan kami mendukung penuh. Ke depan akan dikembangkan di lokasi lain agar semakin memudahkan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan,” ujarnya.

Selain berfungsi sebagai tempat pengaduan, kedai tersebut juga menyediakan fasilitas sosial bagi masyarakat, khususnya pengemudi ojek dan becak. Fasilitas yang tersedia antara lain tempat istirahat, layanan tambah angin gratis, serta kopi gratis yang dapat dinikmati sambil menunggu penumpang.

Arlan menambahkan, pihaknya berencana memperluas program tersebut ke seluruh kecamatan di Kota Prabumulih agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih Bobby Kusumawardhana menjelaskan bahwa Kedai Mitra Presisi merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih humanis antara polisi dan masyarakat.

“Melalui kedai ini, kami ingin mempermudah interaksi dengan masyarakat, khususnya pengemudi ojek, baik online maupun pangkalan. Mereka dapat berkumpul, bertukar informasi, dan menyampaikan masukan kepada kepolisian tanpa rasa sungkan,” jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh fasilitas yang disediakan di kedai tersebut dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat.

“Harapannya, para pengemudi ojek memiliki tempat berteduh saat panas maupun hujan sehingga tetap nyaman dalam mencari nafkah,” tambahnya.

Terkait pengembangan program, Kapolres menyambut baik dukungan Pemerintah Kota Prabumulih untuk memperluas keberadaan Kedai Mitra Presisi di titik-titik strategis lainnya.

“Kami akan mengidentifikasi lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, khususnya pengemudi ojek, agar manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas,” ungkapnya.

Dengan hadirnya Kedai Mitra Presisi, diharapkan tercipta ruang interaksi yang lebih terbuka antara masyarakat dan kepolisian, sekaligus menjadi simbol pelayanan yang dekat, cepat, dan humanis di Kota Prabumulih. (*)

Tragedi di Ruang Inap, Pasien RS Bunda Prabumulih Ditemukan Tewas Gantung Diri

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Tragedi di ruang rawat inap Kelas III Kamar I Ruangan Ibnu Sina Rumah Sakit (RS) AR Bunda Prabumulih terjadi, Selasa (28/4/2026). Seorang pasien Marsidi (62) warga Jalan Gurati I Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, ditemukan tewas gantung diri di hari keempat perawatan.

Berdasarkan informasi dihimpun, korban pertama kali dibawa ke rumah sakit pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB oleh anaknya, Yadi Hartono, untuk menjalani tindakan operasi. Setelah operasi dilakukan pada hari yang sama, korban sempat dirawat di ruang ICU sebelum dipindahkan ke ruang rawat inap kelas III.

Selama masa perawatan, korban didampingi oleh anaknya yang setia menjaga di ruang perawatan. Namun, pada Selasa dini hari sekitar pukul 05.00 WIB, saksi Yadi Hartono terbangun dan mendapati korban sudah tidak berada di atas tempat tidur.

Merasa curiga, saksi kemudian melakukan pencarian di sekitar ruangan hingga ke kamar mandi. Saat itu, pintu kamar mandi dalam kondisi terkunci dari dalam. Saksi lalu membuka paksa pintu tersebut dan mendapati korban dalam posisi tergantung menggunakan sehelai kain batik berwarna coklat.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera keluar untuk meminta bantuan perawat, yakni Lisdianti. Namun karena kondisi di lokasi, perawat tersebut kemudian menghubungi petugas keamanan rumah sakit, Dedi Wahyudi, yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan, petugas piket SPKT, Reskrim, serta Tim Identifikasi INAFIS Polres Prabumulih bersama Polsek Prabumulih Timur langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian sesuai prosedur.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan meliputi olah TKP, pemasangan garis polisi, pencatatan keterangan saksi, serta pengamanan barang bukti berupa satu helai kain batik yang digunakan korban. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan proses administrasi berupa berita acara serah terima jenazah serta surat pernyataan dari keluarga terkait tidak dilakukannya autopsi.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Jhon Kenedy SH, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan secara profesional dan sesuai standar operasional prosedur. Ia menyampaikan bahwa dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

“Personel kami bersama Tim INAFIS telah melakukan olah TKP secara menyeluruh. Berdasarkan hasil sementara dan keterangan para saksi, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kekerasan. Namun demikian, kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta di lapangan,” tegas Kasat Reskrim.

Sementara itu, Kapolsek Prabumulih Timur, IPDA Ulta juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atas kejadian tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian agar situasi tetap kondusif,” ujar Kapolsek Prabumulih Timur.

Pihak keluarga korban, setelah mendapatkan penjelasan dari petugas, menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna melengkapi administrasi penyelidikan, sekaligus memastikan bahwa seluruh proses telah berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Humas Rumah Sakit (RS) AR Bunda Prabumulih, Martini menyampaikan bahwa kejadian ini merupakan peristiwa yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Mereka menegaskan bahwa insiden tersebut menjadi evaluasi serius, terutama terkait penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam pengawasan pasien.

“Ini menjadi kejadian yang tidak kami harapkan. Ke depan, kami berharap tidak ada lagi peristiwa serupa,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Begitu menerima laporan dari keluarga, menurut Martini, tim langsung bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas pihak dan segera turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian.

“Proses penanganan awal dilakukan, termasuk koordinasi dengan pihak medis. Laporan pertama diterima sekitar pukul 09.00 WIB dari pihak keluarga,” kata dia.

Berdasarkan keterangan awal, pasien diperkirakan terakhir berada dalam kondisi normal sekitar pukul 04.00 WIB sebelum akhirnya ditemukan.

Orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut adalah anak korban yang saat itu ikut menunggui pasien di ruang perawatan. Diketahui, pasien merupakan peserta layanan BPJS.

Terkait tanggung jawab pengawasan di ruang rawat inap, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa terdapat petugas jaga serta supervisi yang secara berkala melakukan pemantauan terhadap kondisi pasien.

Selain itu, pihak rumah sakit juga memperbolehkan keluarga pasien untuk menunggu di ruang perawatan, berbeda dengan beberapa fasilitas kesehatan lain yang membatasi hal tersebut.

“Saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan kronologi lengkap kejadian, termasuk waktu pasti dan penyebab meninggalnya pasien,” tandasnya. (dn)

Evaluasi Kinerja Bhabinkamtibmas, Polres Prabumulih Fokuskan Pelayanan Humanis

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polres Prabumulih menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Binev) Bhabinkamtibmas Tahun Anggaran 2026 pada Senin (27/4/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini berlangsung di Aula Polres Prabumulih dan dihadiri oleh jajaran Mabes Polri, Polda Sumatera Selatan, serta personel Polres Prabumulih.

Kegiatan Binev ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Kombes Pol Bambang Murdoko, S.I.K., M.H., beserta tim. Turut mendampingi, Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Wakapolres Kompol Chindi Helyadi, S.I.K., M.H., serta jajaran pejabat utama lainnya.

Sebelum memasuki rangkaian acara utama, tim melakukan pengecekan kendaraan dinas (ranmor) milik Bhabinkamtibmas. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kesiapan sarana operasional dalam menunjang tugas di lapangan, khususnya dalam pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Rangkaian kegiatan Binev kemudian dilanjutkan di Aula Polres Prabumulih dengan susunan acara yang diawali pembukaan dan pembacaan doa. Selanjutnya, Kapolres Prabumulih menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah.

Dalam sambutannya, AKBP Bobby Kusumawardhana menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas harus mampu menjadi problem solver di tengah masyarakat. “Bhabinkamtibmas bukan hanya hadir sebagai aparat, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan sosial yang muncul,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa profesionalisme, integritas, dan pendekatan humanis harus terus ditingkatkan. Menurutnya, keberhasilan tugas kepolisian sangat ditentukan oleh kepercayaan publik yang dibangun melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Binev dari Baharkam Polri dalam arahannya menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kinerja personel. Pendalaman materi yang dilakukan di Aula CC menjadi bagian penting dalam mengukur pemahaman serta kesiapan anggota di lapangan.

Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan tim Binev, yang membahas berbagai tantangan serta solusi dalam pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas. Hal ini menjadi ruang diskusi yang konstruktif untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas ke depan.

Usai kegiatan di dalam ruangan, tim Binev Baharkam Polri melanjutkan peninjauan ke Satkamling di Jalan Graseta yang terletak di kawasan Perumnas 2, Kelurahan Gunung Ibul, Kota Prabumulih. Dalam peninjauan tersebut, tim melihat langsung kesiapan sarana dan prasarana pos keamanan lingkungan serta aktivitas masyarakat dalam menjaga keamanan secara swadaya.

Kegiatan peninjauan ini juga turut melibatkan Polisi RW yang berperan aktif bersama Bhabinkamtibmas dan warga dalam menjaga stabilitas kamtibmas di lingkungan pemukiman. Kehadiran Polisi RW menjadi bentuk penguatan sinergi antara Polri dan masyarakat di tingkat paling bawah.

Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat semakin optimal dan mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Prabumulih.

Polres Prabumulih menegaskan masyarakat dapat memanfaatkan layanan gratis 110 yang aktif 24 jam sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan.

Ia juga menekankan komitmen Polisi untuk Rakyat, di mana Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan rasa aman.

Kegiatan Binev ini diikuti oleh 45 personel Bhabinkamtibmas Polres Prabumulih serta jajaran Sat Binmas. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan dalam situasi yang Kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kinerja Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Prabumulih semakin optimal dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. (*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.