Tim Wester 838 Ringkus Residivis Curat di Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Jajaran Polsek Prabumulih Barat Polres Prabumulih kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kriminalitas. Seorang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) berinisial R.M (31) yang merupakan residivis, berhasil diamankan setelah dilakukan pengejaran hingga ke wilayah Kota Jambi, Rabu (22/04/2026).

Pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari dua laporan Masyarakat berkaitan dengan aksi pencurian yang terjadi di wilayah Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara.

Peristiwa pertama dialami korban Ferdiansyah (39), seorang wiraswasta yang beralamat di Jalan Dul Mubin RT 004 RW 002. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 12 April 2026 sekitar pukul 01.34 WIB. Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara memanjat pagar dan melalui pintu dapur yang tidak terkunci.

Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil 1 (satu) unit handphone serta celengan berisi uang tunai. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp6.000.000,- (enam juta rupiah) dan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Selain itu, pelaku juga diketahui melakukan aksi serupa di lokasi berbeda. Korban kedua yakni Aslina (43), seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Jalan Arimbi RT 002 RW 004. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, 11 April 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.

Polisi turut meminta keterangan dari saksi-saksi, di antaranya Safri (35), seorang pedagang warga Jalan Dul Mubin, serta Aceng (46), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Tri Sukses, Kelurahan Mangga Besar.

Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, Tim WESTER 838 Polsek Prabumulih Barat mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang melarikan diri ke wilayah Kota Jambi. Atas perintah Kapolsek Prabumulih Barat, tim opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim segera melakukan pengejaran.

Setelah melakukan pencarian selama dua hari, pelaku akhirnya berhasil diamankan di kawasan Pasar Induk Muaro Jambi pada Rabu pagi (22/04/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan langsung mengakui perbuatannya.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di dua lokasi berbeda di wilayah Prabumulih secara seorang diri. Selanjutnya, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Prabumulih Barat guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit handphone merk Vivo V27 dan 1 (satu) unit handphone merk Samsung A17 yang diduga merupakan hasil tindak kejahatan.

Kapolsek Prabumulih Barat, Tomas Siswo Purnomo, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan, khususnya tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

“Pelaku merupakan residivis yang kembali melakukan tindak pidana serupa. Kami pastikan akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan keamanan lingkungan tempat tinggal, terutama pada malam hari,” tegas Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, Bobby Kusumawardhana, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar aktif memanfaatkan layanan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan call center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Kami siap memberikan respon cepat terhadap setiap laporan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Prabumulih Barat dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHPidana. (*)

banner 400x130

Wali Kota Arlan Lantik Pengurus GOW Prabumulih 2025-2030, Harapkan Aktif Berkolaborasi dengan Program Pemerintah

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Nuning Mulya Franky, SKom MSi, istri Wakil Wali Kota, Franky Nasril, SKom MM secara resmi dilantik sebagai ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Prabumulih periode 2025-2030.

Pelantikan Nuning Mulya Franky beserta pengurus dilakukan langsung oleh Wali Kota Prabumulih H Arlan yang digelar di Hall Siang Malam, Prabumulih, pada Rabu 22 April 2026.

Dalam sambutannya, H Arlan menyampaikan harapannya kepada pengurus yang baru saja dilantik agar dapat segera menyesuaikan tugasnya. GOW diharapkan dapat aktif berkolaborasi dengan program Pemerintah dalam ikhtiar membangun masyarakat menuju yang lebih baik.

“Untuk pengurus GOW yang baru saja dilantik, mudah-mudahan sukses kedepan dalam menjalankan tugas sesuai bidangnya,” ujarnya.

Menurutnya, melalui peran strategis Organisasi Wanita, dapat memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.

“Peran perempuan dinilai semakin penting, tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah,” katanya.

Dengan terbentuknya kepengurusan yang baru ini, Wali Kota Arlan juga berharap kepengurusan GOW semakin aktif, solid, serta visioner, dan mampu menjawab tantangan zaman, terutama di era digital, pemberdayaan ekonomi kreatif dan penguatan nilai nilai keluarga.

“Dengan dilantiknya kepengurusan baru, diharapkan GOW Kota Prabumulih dapat semakin aktif berkontribusi melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya,” terang Wali Kota Prabumulih.

Sementara itu, Nuning Mulya Franky, SKom MSi selaku Ketua GOW Prabumulih, dalam sambutannya mengharapkan dirinya serta pengurus GOW lainnya yang baru saja dilantik dapat bekerjasama antar organisasi wanita dengan saling mendukung, saling bersinergi menjalankan amanah sebaik mungkin.

“Ini merupakan amanah, insyaAllah kami berusaha untuk menjalankan sebaik mungkin,” ungkapnya.

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) merupakan organisasi yang berperan dalam pengembangan perempuan. GOW mempunyai konsistensi dalam memperjuangkan peningkatan peran, kualitas dan wawasan kaum perempuan khususnya di Kota Prabumulih.

Pelantikan tersebut dihadiri juga antara lain oleh Wakil Wali Kota, Franky Nasril, S Kom MM, Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Prabumulih Drs Amilton, para Staf Ahli Wali Kota, Kepala OPD Bagian, Kepala Badan, para Camat, Lurah dan kades se-kota Prabumulih, serta perwakilan organisasi wanita beserta tamu undangan lainnya. (dn)

Terbongkar! WNA China Terbukti Langgar Izin Kerja di Prabumulih, Terancam Dideportasi Imigrasi Sumsel

PALEMBANG, Pikiranrakyatsumsel – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China berinisial LL (Lai Leping) terbukti melanggar izin kerja di Indonesia.

Hal itu dipastikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Selatan pasca pengawasan lapangan dilakukan empat bulan terakhir di salah satu gudang distribusi CV TJA yang ada di wilayah Kota Prabumulih.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumsel, Johanes Fanny Satria Cahyo Aprianto, dalam konferensi pers digelar di Palembang, Selasa (21/4/2026) malam tadi, mengungkapkan bahwa LL diketahui bekerja tidak sesuai dengan izin tinggal terbatas yang dimilikinya.

“Dari hasil pengawasan tim lapangan yang dilakukan, kami menemukan bahwa WNA asal China tersebut telah melanggar perjanjian kerja. Yang bersangkutan bekerja di CV TJA selama kurang lebih empat bulan,” ujarnya.

Dikatakan Johanes, LL sebenarnya memiliki izin tinggal terbatas yang terdaftar di PT Musi Delicious Food, bukan di CV TJA yang berlokasi di Kabupaten Prabumulih, Sumatera Selatan.

“Memang benar izin tinggalnya masih berlaku hingga bulan 11 nanti, tetapi peruntukannya di PT MDF, bukan di CV TJA. Seharusnya pekerjaan tersebut dilakukan tenaga kerja Indonesia sesuai aturan,” kata dia.

Selain pelanggaran izin kerja, pihak Imigrasi juga menemukan fakta bahwa LL pernah dideportasi dari Indonesia pada tahun 2017 yang lalu atas kasus berbeda.

“Kami juga menemukan bahwa yang bersangkutan pernah dideportasi pada tahun 2017. Saat ini masih kami dalami kasus sebelumnya,” bebernya.

Lebih lanjut Johanes menegaskan, jika LL sementara ini masih belum diperkenankan meninggalkan Indonesia sebelum seluruh proses pemeriksaan dan kelengkapan dokumen diselesaikan.

Selain itu, pihak Imigrasi juga sudah meminta pihak perusahaan agar menyerahkan dokumen visa milik LL untuk proses pelaksanaan deportasi lebih lanjut.

“Jadi dalam beberapa hari ke depan kami akan kirimkan surat pemanggilan. Jika tidak diindahkan, kami akan melakukan tindakan tegas berupa deportasi,” tegas Johanes.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Selatan, H Indra Bangsawan SH MM saat dikonfirmasi wartawan juga membenarkan terkait adanya pelanggaran izin kerja salah satu WNA di wilayah Prabumulih tersebut.

“Betul, tentu kami juga sangat mendukung penuh langkah Imigrasi. Memang terdapat ketidaksesuaian dokumen kerja, di mana WNA tersebut bekerja tidak sesuai dengan izin yang diberikan,” tandasnya. (dn)

Kuasa Hukum Klarifikasi Video Viral KDRT di Prabumulih, Sebut Suami hanya Menampar Pipi dan Kejadian Spontan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kuasa hukum seorang pria inisial ZY, suami yang dilaporkan istri sahnya atas dugaan KDRT dan wanita inisial DN disebut-sebut selingkuhan ZY, Riza Satria SH memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dan video yang beredar viral di media sosial, termasuk Facebook dan sejumlah media online di kota Prabumulih.

Dalam keterangannya diterima awak media ini, Selasa (21/4/2026) malam, Kuasa hukum dari Reindya Law Office itu menegaskan, bahwa tudingan terhadap kedua kliennya terkait dugaan penganiayaan, maupun perselingkuhan tersebut terlalu dibesar-besarkan dan berlebihan.

Riza menyebut, bahwa saat peristiwa terjadi di depan sebuah ruko di Jalan Arimbi, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, pada Minggu (19/4/2026) sekira pukul 17.30 WIB, itu kliennya ZY tersulut emosi, lantaran akibat perbuatan dari istri kliennya inisial IS tersebut.

“Perlu kami tegaskan, kejadian tersebut tidak separah yang diberitakan. Peristiwa itu terjadi secara spontan. Klien kami memang melakukan penamparan kepada IS,” ujarnya.

Selain mengklarifikasi video viral tersebut, Riza Satria juga menanggapi laporan polisi yang dibuat kakak perempuan istri kliennya berinisial ER di Polres Prabumulih pada 19 April 2026. Dalam laporan tersebut, ER melaporkan dugaan KDRT, hingga dugaan penganiayaan dilakukan bersama-sama oleh dua kliennya terhadap IS.

Menurut Kuasa Hukum ZY dan DN, peristiwa yang dilaporkan tidak sesuai dengan fakta yang disampaikan kliennya. Ia menjelaskan bahwa pada 19 April 2026 memang terjadi cekcok antara ZY dan IS. Namun, posisi keduanya sedikit berjauhan.

“Saat kejadian, posisi istri klien kami itu berdiri di dekat selokan bersama kakaknya. Ketika situasi memanas, IS dan kakaknya mundur hingga terperosok ke dalam selokan,” jelas Riza seraya berkata posisi IS pun berada di bawah kakaknya saat terjatuh.

Dirinya pun lebih lanjut menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah meninjau langsung lokasi kejadian dan tidak menemukan bercak darah di tempat kejadian perkara (TKP).

(lebih…)

Polsek RKT Tanam Jagung Kuartal II, Dukung Swasembada Pangan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel –Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) melaksanakan kegiatan penanaman jagung kwartal II di wilayah hukumnya. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 09.30 WIB di Desa Sinar Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Prabumulih dalam memperkuat sektor pertanian melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta kelompok tani. Penanaman jagung ini juga menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas pangan di tengah berbagai tantangan, termasuk kondisi cuaca yang tidak menentu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Rambang Kapak Tengah Ipda Wendy Kurniawan, S.Psi., M.H, Sekcam RKT Septa Ariandi, SE., M.Si, Kepala Desa Sinar Rambang Indarqo, Korluh RKT Roben Ferius, S.P., M.Si, Ketua BPD Herman, serta Kanit Binmas Polsek RKT Aipda Joni Febriono. Selain itu, kegiatan juga melibatkan PPL pertanian, kelompok wanita tani (KWT), Poktan Jambat Sungkai, dan perangkat desa setempat.

Lahan yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan milik Suharmin yang tergabung dalam Kelompok Tani Jambat Sungkai. Lahan seluas kurang lebih satu hektare tersebut merupakan lahan binaan Polri yang dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Adapun jenis bibit yang ditanam adalah jagung varietas MAXXI 2 dengan jumlah bibit sebanyak 8 kilogram. Pemilihan bibit unggul ini diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil pertanian masyarakat setempat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Sekitar pukul 10.30 WIB, kegiatan penanaman jagung selesai dilaksanakan tanpa adanya gangguan yang berarti, menunjukkan koordinasi yang baik antara seluruh pihak yang terlibat.

Meski demikian, dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala yang dihadapi, di antaranya belum tersedianya pupuk, pestisida, dan insektisida yang memadai. Selain itu, faktor cuaca ekstrem juga menjadi tantangan tersendiri yang berpotensi mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung ke depan. (lebih…)

Demo APM di Depan Kantor PT Pertamina Berjalan Kondusif, Aspirasi Tenaga Kerja Lokal Diterima

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polres Prabumulih melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengamanan penyampaian pendapat di muka umum yang digelar oleh LSM APM di depan Kantor PT Pertamina, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Selasa (21/4/2026) pagi. Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.

Sebelum pelaksanaan aksi, jajaran Polres Prabumulih terlebih dahulu menggelar apel kesiapan pada pukul 08.30 WIB yang dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kabagops KOMPOL Harmianto, S.H., M.H., M.Si. Apel tersebut diikuti oleh seluruh pejabat utama dan personel yang terlibat dalam pengamanan.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Prabumulih menerjunkan kekuatan personel secara terstruktur, meliputi unsur deteksi, pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan lalu lintas, tim negosiator, hingga tim kesehatan dan dokumentasi. Keterlibatan personel ini merupakan bagian dari kesiapan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Aksi penyampaian pendapat di muka umum oleh LSM APM dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dengan jumlah massa kurang lebih 350 orang yang dipimpin oleh Ketua Aksi, Adi Susanton. Massa menyampaikan aspirasi terkait isu penerimaan tenaga kerja lokal di lingkungan PT Pertamina.

Selama kegiatan berlangsung, Kapolres Prabumulih bersama personel yang terlibat melakukan pengamanan secara langsung di lokasi. Sementara itu, jajaran Polsek Prabumulih Timur melakukan monitoring di titik kumpul massa, serta Sat Intelkam melaksanakan deteksi dan penggalangan guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Selain itu, personel Sat Samapta yang tergabung dalam satuan Dalmas melaksanakan pengamanan di area objek aksi, sementara personel lalu lintas melakukan pengaturan arus kendaraan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar. Tim pengawalan juga mengawal pergerakan massa sejak dari titik kumpul hingga kembali setelah aksi selesai.

Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa seluruh rangkaian aksi berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas. Pendekatan humanis yang dilakukan oleh personel Polres Prabumulih mampu menciptakan interaksi yang positif antara aparat keamanan dan massa aksi.

Aspirasi yang disampaikan oleh pihak LSM APM terkait penerimaan tenaga kerja lokal diterima oleh pihak PT PDSI dan akan diteruskan kepada pimpinan di tingkat pusat. Hal ini menjadi salah satu hasil positif dari pelaksanaan aksi yang berlangsung secara tertib dan damai.

Selain itu, pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi berjalan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang berarti. Pengamanan juga dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia dan prinsip demokrasi.

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan menjamin keamanan seluruh pihak dalam setiap kegiatan masyarakat.

“Polres Prabumulih berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat. Kami hadir bukan sebagai lawan, melainkan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Sekira pukul 10.00 WIB, kegiatan penyampaian pendapat di muka umum selesai dilaksanakan. Selanjutnya, personel Polres Prabumulih melaksanakan apel konsolidasi dan kembali ke mako. Secara keseluruhan, situasi tetap dalam keadaan aman dan terkendali.

Polres Prabumulih menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung penyampaian aspirasi secara demokratis dan bertanggung jawab. (*)

Buron 3 Tahun, Pelaku Jambret Akhirnya Ditangkap Tim Opsnal Elang Muara 

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polsek Cambai Polres Prabumulih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret) yang terjadi pada tahun 2023.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat atas nama Lia Kamelia (26), seorang wiraswasta, yang menjadi korban penjambretan pada hari Senin, 20 Maret 2023 sekira pukul 09.30 WIB di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa saat kejadian korban sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R sambil menggunakan handphone. Kemudian, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekat dari arah belakang dan langsung merampas handphone milik korban, sehingga menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka pada bagian tangan serta kaki.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa 1 (satu) unit handphone merk Vivo Y21A warna metallic blue beserta 2 (dua) kartu SIM yang berada di dalamnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal “Elang Muara” Polsek Cambai melakukan serangkaian penyelidikan intensif guna mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.

Setelah melalui proses penyelidikan yang berkesinambungan, pada hari Senin, 20 April 2026 sekira pukul 17.00 WIB, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan salah satu pelaku di Desa Alay Selatan, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Cambai IPTU Heffi Juliansyah, S.H., didampingi Kanit Reskrim AIPDA Ari Wibowo, S.H., memimpin langsung upaya penangkapan terhadap pelaku berinisial AL (26). Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana tersebut bersama rekannya atas nama Deni Prayoga bin Aswandi, yang sebelumnya telah diamankan dan menjalani proses hukum. Pelaku juga mengakui sempat melarikan diri ke luar negeri (Malaysia) guna menghindari kejaran petugas.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa 1 (satu) unit handphone milik korban yang sebelumnya dirampas oleh pelaku.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Cambai Polres Prabumulih guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolsek Cambai IPTU Heffi Juliansyah, S.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam menindak tegas setiap bentuk tindak kriminalitas.

“Pengungkapan ini merupakan wujud keseriusan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Meskipun sempat melarikan diri, pelaku tetap berhasil diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, khususnya di jalan raya, serta menghindari penggunaan handphone saat berkendara guna mencegah terjadinya tindak kejahatan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479 KUHPidana. (*)

Seleksi Paskibraka 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Prabumulih : Jaga Kekompakan dan Semangat Tim

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, secara resmi memulai tahapan seleksi pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Prabumulih tahun 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Prabumulih, H Arlan yang diikuti ratusan siswa siswi SMA/SMK sederajat se-kota Prabumulih yang digelar di pendopoan rumah dinas Wali Kota Prabumulih, pada Senin, 20 April 2026.

Dalam arahannya, Wali Kota Prabumulih, H Arlan, mengimbau kepada seluruh peserta seleksi paskibraka agar bersemangat dalam mengikuti tahapan-tahapan seleksi tersebut.

Menurut Arlan, tanpa semangat yang tinggi, mustahil peserta dapat mencapai hasil maksimal dalam setiap tahapan seleksi yang cukup ketat.

“Saya tadi sudah sampaikan kepada anak-anak yang mengikuti seleksi Paskibraka, yang pertama adalah semangat. Semangat dan kekompakan itu sangat penting,” ujar H Arlan ketika diwawancarai wartawan usai membuka kegiatan tersebut.

Karena tanpa semangat, lanjut dia, tidak akan ada keberhasilan. Selain hal itu, kekompakan juga menjadi faktor penting yang harus dimiliki oleh setiap calon anggota Paskibraka.

“Hal ini dikarenakan tugas Paskibraka tidak hanya membutuhkan kemampuan individu, tetapi juga kerja sama tim yang solid, terutama saat menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata dia.

Lebih lanjut, suami Hj Linda Aprian ini juga memberikan motivasi kepada para peserta terkait peluang yang akan mereka dapatkan ke depan.

Arlan juga mengisyaratkan bahwa peserta yang terpilih nantinya tidak hanya akan mendapatkan pengalaman berharga, tetapi juga kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan, termasuk kemungkinan perjalanan ke luar daerah sebagai bagian dari pembinaan. (dn)

9 Pejabat Pemkot Prabumulih Ikuti Assessment Center di Mapolda Sumsel

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih dalam meningkatkan kualitas birokrasi melalui proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, terus ditunjukkan.

Seperti halnya, tahapan assessment center diikuti sebanyak sembilan pejabat aparatur sipil negara (ASN) yang digelar dalam seminggu terakhir di Mapolda Sumatera Selatan. Hal ini dilaksanakan, sebagai bagian dari proses lelang jabatan strategis di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

Langkah ini menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi yang tengah digencarkan Pemkot Prabumulih, sekaligus memastikan bahwa pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan publik.

Adapun empat jabatan strategis yang dilelang secara terbuka meliputi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Staf Ahli Wali Kota Prabumulih. Jabatan-jabatan ini dinilai memiliki peran vital dalam mendukung jalannya roda pemerintahan dan pembangunan daerah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Prabumulih, Efran Santiaji ST mengatakan, assessment center merupakan salah satu tahapan krusial dalam proses seleksi terbuka JPT Pratama.

Menurut dia, metode ini dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif dan menyeluruh. “Assessment center menjadi instrumen penting untuk melihat kompetensi peserta, baik dari sisi manajerial, teknis, maupun sosial kultural. Ini adalah metode yang teruji dan digunakan secara luas dalam sistem manajemen ASN modern,” kata Efran kepada wartawan.

Ia juga menuturkan, dengan melewati proses ini, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat terkait potensi dan kesiapan para peserta dalam menduduki jabatan strategis.

“Hal ini menjadi dasar penting dalam menentukan figur yang tepat untuk memimpin OPD,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan assessment, Pemkot Prabumulih menggandeng tim asesor profesional dari Mabes Polri. Dua asesor yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah I Wayan Gede Ardana dan Suradyanto yang memiliki pengalaman dan kompetensi dalam bidang penilaian sumber daya manusia aparatur.

Kehadiran tim asesor dari institusi Polri ini diharapkan mampu menjamin kualitas dan objektivitas hasil penilaian. Selain itu, keterlibatan pihak eksternal juga menjadi upaya untuk memastikan proses seleksi berlangsung transparan dan akuntabel.

“Dengan melibatkan asesor profesional, hasil assessment diharapkan benar-benar mencerminkan kemampuan peserta secara objektif, tanpa intervensi dari pihak manapun,” tegasnya.

Proses assessment sendiri berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai tahapan penilaian yang ketat. Para peserta menjalani uji kompetensi yang mencakup aspek manajerial, teknis, dan sosial kultural. Selain itu, mereka juga mengikuti simulasi pemecahan masalah, wawancara mendalam, hingga tes psikologis.

Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk menggali potensi peserta secara komprehensif, sehingga hasil akhir dapat menjadi dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan.

Efran memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan mengedepankan prinsip transparansi. BKPSDM, lanjutnya, berkomitmen menjaga integritas dalam setiap tahapan seleksi.

“Kami ingin memastikan bahwa pejabat yang terpilih nantinya benar-benar yang terbaik dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Prabumulih,” imbuhnya.

Lebih dari sekadar pengisian jabatan kosong, seleksi terbuka ini juga menjadi bagian dari pembinaan karier ASN secara berkelanjutan. Pemkot Prabumulih ingin menciptakan sistem yang mendorong ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan kinerja.

Penerapan sistem merit dalam manajemen ASN menjadi landasan utama dalam proses ini. Sistem tersebut menitikberatkan pada profesionalisme, kompetensi, dan kinerja sebagai dasar pengangkatan jabatan, bukan faktor lain di luar itu.

Dengan mekanisme seleksi berbasis kompetensi seperti assessment center, diharapkan dapat tercipta birokrasi yang lebih profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Hal ini juga sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

Ke depan, Pemkot Prabumulih berkomitmen untuk terus menerapkan sistem merit secara konsisten dalam setiap proses manajemen ASN. Dengan demikian, diharapkan akan lahir aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Melalui seleksi terbuka ini, Pemkot Prabumulih optimistis dapat menghadirkan pemimpin-pemimpin OPD yang kuat dan visioner. Dampaknya, program pembangunan di berbagai sektor dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upaya ini sekaligus menjadi sinyal bahwa reformasi birokrasi di daerah terus bergerak ke arah yang lebih baik, dengan menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama dalam pembangunan. (*)

PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Dukung Suksesnya Turnamen Voli ‘Kades Cup’ Desa Siku

MUARA ENIM, Pikiranrakyatsumsel – PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TeL) bekerja sama dengan Karang Taruna Desa Siku sukses menyelenggarakan Turnamen Bola Voli “Kades Cup” Desa Siku yang telah berlangsung sejak 8 Januari 2026 dan mencapai puncaknya pada babak final tanggal 14 April 2026.

PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Dukung Suksesnya Turnamen Voli ‘Kades Cup’ Desa Siku (Foto: Ist/TeL/PRsumsel)

Turnamen ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda serta mempererat hubungan sosial di lingkungan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Pelaksanaan turnamen sempat mengalami penundaan akibat bencana banjir yang menggenangi lapangan voli Desa Siku serta bertepatan dengan bulan Ramadhan. Dari total 101 tim yang mendaftar, sebanyak 75 tim melanjutkan kompetisi hingga tahap akhir.

Pada partai final disaksikan oleh perwakilan dari manajemen PT TeL, yaitu Wakil Kepala Divisi Corporate Affair, Ahmad Faisol, General Manager, Tango Watanabe, beserta tim Corporate Social Responsibility (CSR). Juga turut menghadiri dan memberikan dukungan semangat kepada para tim finalis yaitu Kepala Desa beserta perangkat Desa Siku dan para Kepala Desa dan jajaran pengurus PKK dari berbagai desa sekitar.

PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper Dukung Suksesnya Turnamen Voli ‘Kades Cup’ Desa Siku (Foto: Ist/TeL/PRsumsel)

Pertandingan final berlangsung dengan penuh semangat dan sportivitas. Pada kategori putra, tim PORSITEL berhasil meraih juara pertama setelah mengalahkan tim Naga Bonar dari Desa Siku dalam tiga set. Sementara itu, pada kategori putri, tim PORSITEL kembali menunjukkan performa terbaik dengan mengalahkan tim BMS dari Prabumulih dalam empat set.

Penyerahan hadiah berupa trofi dan uang pembinaan dilakukan secara langsung oleh Tango Watanabe bersama perwakilan pemerintah Desa Siku kepada para pemenang.

Daftar Pemenang Turnamen “Kades Cup” 2026

Kategori Putra:

Juara 1 : PORSITEL

Juara 2 : Naga Bonar (Desa Siku)

Juara 3 : Harja (Desa Harapan Jaya – PALI)

Kategori Putri:

Juara 1 : PORSITEL

Juara 2 : BMS (Prabumulih)

Juara 3 : PORSITEL

Selain itu, panitia juga menetapkan Aldi dari PORSITEL sebagai Pemain Terbaik Putra dan Naya dari PORSITEL sebagai Pemain Terbaik Putri.

Melalui kegiatan ini, PT TeL berharap dapat terus berkontribusi dalam mendorong semangat kebersamaan, sportivitas, serta pengembangan potensi masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Siku dan sekitarnya. (CSR PT TeL)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.