Mobil Pick Up Terperosok di Jalan Prabumulih–Baturaja, Lalu Lintas Sempat Macet

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel — Sebuah kendaraan jenis Suzuki Carry pick up dengan nomor polisi BG 8468 OL mengalami kecelakaan tunggal dengan terperosok di pinggir jalan raya Prabumulih–Baturaja, tepatnya di Kelurahan Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di depan Kantor Camat Rambang Kapak Tengah dan sempat menjadi perhatian warga serta pengendara yang melintas. Kendaraan dilaporkan terperosok ke jurang dengan kedalaman kurang lebih enam meter dari badan jalan.

Pengemudi kendaraan diketahui bernama Firli, seorang karyawan swasta yang berdomisili di Jalan Karang Anyar RT 01 RW 07, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Dalam kejadian tersebut, korban hanya mengalami luka ringan dan tidak memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Mendapatkan laporan kejadian, personel Polsek Rambang Kapak Tengah yang terdiri dari Aipda Ismali dan Aipda Herdian langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas segera melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan yang lebih panjang.

Kemacetan sempat terjadi akibat banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat proses evakuasi mobil yang terperosok. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan di kedua arah jalan.

Petugas kepolisian kemudian melakukan penguraian arus lalu lintas serta mengimbau masyarakat agar tidak berhenti di lokasi kejadian. Langkah cepat tersebut terbukti efektif dalam mengendalikan situasi di lapangan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, proses evakuasi kendaraan berhasil diselesaikan. Setelah evakuasi, kondisi lalu lintas di lokasi kembali normal dan lancar tanpa hambatan berarti.

Kapolsek Rambang Kapak Tengah dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Kami langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar dan situasi dapat segera dikendalikan,” ujar Kapolsek RKT.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur yang rawan kecelakaan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan tidak mengurangi konsentrasi saat berkendara, serta tidak berhenti di lokasi kejadian karena dapat memicu kemacetan,” tambahnya.

Secara keseluruhan, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif pasca evakuasi, serta arus lalu lintas kembali berjalan lancar. (*)

banner 400x130

Pasca Kebakaran Maut di Payuputat, Polres Prabumulih Ungkap Hasil Olah TKP

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Peristiwa kebakaran tragis terjadi di Kelurahan Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, pada Kamis (19/3/2026) dini hari. Insiden tersebut menghanguskan satu unit rumah panggung dua lantai milik warga bernama Anuar Saleh dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat sebagian besar penghuni rumah sedang terlelap. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah yang mayoritas berbahan kayu, sehingga sulit dikendalikan oleh warga sekitar yang berupaya melakukan pemadaman secara manual.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut berjumlah tiga orang, masing-masing NS (80), SR (44), dan LP (15). Ketiganya diketahui berada di dalam kamar lantai dua saat kebakaran terjadi dan tidak sempat menyelamatkan diri.

Sementara itu, dua penghuni lainnya berhasil selamat dari peristiwa nahas tersebut. Salah satu saksi, Cakra Sailendra, yang merupakan anak dari pemilik rumah, terlihat histeris saat kejadian dan meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu memadamkan api dan menyelamatkan anggota keluarga yang masih berada di dalam rumah.

Keterangan saksi lainnya, Apri, menyebutkan bahwa dirinya dibangunkan oleh warga yang memberitahukan adanya kebakaran di rumah pamannya. Saat tiba di lokasi kejadian, api sudah membesar dan kondisi rumah telah dipenuhi asap tebal, sehingga upaya penyelamatan korban menjadi sangat sulit dilakukan.

Dugaan sementara, api berasal dari korsleting arus listrik yang bersumber dari colokan di lantai satu rumah. Percikan api kemudian dengan cepat merambat ke bagian bangunan lainnya hingga membesar dan tidak terkendali.

Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Prabumulih yang dibantu satu unit dari Pemkab PALI, diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB dengan mengerahkan total empat unit mobil pemadam kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah panggung dua lantai beserta sejumlah harta benda turut hangus terbakar. Di antaranya tiga unit sepeda motor, dua sepeda listrik, serta barang-barang lainnya. Hingga saat ini, total kerugian materiil masih belum dapat ditaksir.

Pihak kepolisian dari Polres Prabumulih langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Selain itu, petugas juga melakukan pendataan terhadap korban dan barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Ketiga korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga diketahui menolak dilakukan autopsi atau visum terhadap jenazah korban.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Prabumulih, AKP Bratanata, S.E., membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

“Benar telah terjadi kebakaran rumah di wilayah Prabumulih Barat yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Berdasarkan keterangan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik. Namun demikian, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut,” ujar AKP Bratanata.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak layak. “Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tambahnya.

Saat ini situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan kondusif, sementara aparat kepolisian masih terus melakukan langkah-langkah penyelidikan lanjutan guna mengungkap secara pasti penyebab kebakaran tersebut. (*)

Tes Urin Pengemudi di Pos Pam RM Siang Malam, Satu Sopir Truk Tangki Dinyatakan Positif Narkoba

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan keselamatan arus mudik serta mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pengemudi kendaraan, personel Pos Pengamanan (Pos Pam) RM Siang Malam Polres Prabumulih bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih melaksanakan kegiatan tes urin dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba terhadap para pengemudi dan pemudik yang melintas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB bertempat di Pos Pengamanan RM Siang Malam Kota Prabumulih. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polres Prabumulih, BNN Kota Prabumulih, serta instansi terkait dalam menjaga keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan selama periode arus mudik.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala BNN Kota Prabumulih AKBP Pauzia, S.P., M.Si., bersama sejumlah personel Polres Prabumulih yang telah ter-Sprin untuk melaksanakan pengamanan dan pemeriksaan. Turut hadir pula IPTU Sani Cahyadi, IPTU Okta Ariani, S.H., IPTU Selamet Riadi, S.H., IPDA Ade Yus Barianto, S.H., personel BNN Kota Prabumulih serta tim dari Dinas Kesehatan Kota Prabumulih.

Pemeriksaan dilakukan secara acak terhadap para pengemudi kendaraan yang melintas di kawasan tersebut, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang dan penumpang. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pengemudi dalam kondisi sehat serta tidak berada di bawah pengaruh narkotika saat mengemudikan kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 41 orang pengemudi, petugas menemukan satu orang pengemudi yang dinyatakan positif narkoba. Pengemudi tersebut diketahui merupakan sopir truk tangki yang sedang melintas di wilayah Kota Prabumulih.

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas kemudian melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku, termasuk pendalaman lebih lanjut oleh pihak terkait guna memastikan penanganan sesuai ketentuan hukum serta aspek keselamatan berkendara.

Kapolres Prabumulih dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan dan tes urin ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya. Menurutnya, pengemudi yang berada di bawah pengaruh narkoba sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang membahayakan banyak pihak.

Kapolres Prabumulih menyampaikan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan terhadap para pengemudi, terutama kendaraan angkutan umum maupun angkutan barang yang melintas di wilayah hukum Polres Prabumulih.

“Tes urin ini merupakan langkah preventif untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari narkoba saat mengemudi. Keselamatan masyarakat di jalan raya menjadi prioritas utama kami. Kami tidak akan mentolerir pengemudi yang mengonsumsi narkoba karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegas Kapolres Prabumulih.

Selain itu, Kapolres juga mengapresiasi sinergi antara Polres Prabumulih, BNN Kota Prabumulih, dan Dinas Kesehatan yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan tersebut. Ia berharap kerja sama lintas instansi ini terus terjalin guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Prabumulih.

Kegiatan tes urin dan pemeriksaan terhadap pengemudi tersebut berakhir sekitar pukul 12.15 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Polres Prabumulih memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat di jalan raya. (*)

Tantura Sat Samapta Polres Prabumulih Amankan Empat Pemuda dan Sajam

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Team Tantura Sat Samapta Polres Prabumulih mengamankan empat orang pemuda beserta sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran saat melaksanakan patroli rutin pada Minggu dini hari, 15 Maret 2026.

Pengamanan tersebut bermula saat petugas melaksanakan patroli sekitar pukul 00.30 WIB dan menerima informasi dari masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan tawuran di Jalan Nigata, Kota Prabumulih.

Petugas kemudian menuju lokasi, namun kelompok pemuda tersebut diketahui telah dibubarkan oleh petugas Linmas setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh, masih terdapat sekelompok remaja lain yang diduga akan melakukan tawuran di arah TPA Sungai Medang.

Team Tantura kemudian melakukan penyisiran ke lokasi tersebut dan mendapati sejumlah remaja sedang berkumpul. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan percakapan dalam sebuah telepon genggam yang mengindikasikan adanya rencana tawuran di wilayah Kota Prabumulih. Dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa beberapa remaja tersebut berasal dari Kabupaten PALI.

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan patroli lanjutan hingga ke Jalan Relly TVRI, Kelurahan Prabujaya. Di lokasi tersebut, petugas menemukan empat bilah senjata tajam yang disembunyikan di dalam tanaman bunga dan parit di sekitar lokasi.

Empat pemuda kemudian diamankan, masing-masing berinisial HD (19), MRL (15), TR (15), dan RJ (18) yang diketahui merupakan warga Karang Endah. Selain itu turut diamankan tiga unit sepeda motor yang digunakan para pemuda tersebut, yakni Honda Beat, Honda Vario, dan Yamaha N-Max.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa dua bilah pedang, satu bilah celurit, satu bilah klewang, serta tiga unit sepeda motor.

Kasat Samapta Polres Prabumulih mengatakan bahwa patroli rutin akan terus ditingkatkan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran yang melibatkan para remaja.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun membawa senjata tajam yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Saat ini, para pemuda beserta barang bukti telah diamankan di Polres Prabumulih untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Polres Prabumulih Serahkan Mesin Pemipil Jagung Bantuan CSR BRI kepada Kelompok Tani

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Polres Prabumulih melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan mesin pemipil jagung dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI kepada kelompok tani di wilayah Kota Prabumulih, Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Prabumulih pada pukul 08.30 WIB hingga 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh Wakapolres Prabumulih, Pimpinan Cabang BRI, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Lurah Gunung Ibul, Kepala Desa Kemang Tanduk, Kasat Binmas Polres Prabumulih, serta para anggota kelompok tani penerima bantuan.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa dua unit mesin pemipil jagung dari CSR BRI yang diberikan kepada Kelompok Tani Maju Bersama Kelurahan Gunung Ibul dan Kelompok Tani Putra Kemang Tani Desa Kemang Tanduk.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja para petani dalam proses pemipilan jagung serta mendukung peningkatan hasil pertanian di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Ibul dan Bhabinkamtibmas Desa Kemang Tanduk yang selama ini aktif melakukan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya para petani.

Dalam sambutannya, Wakapolres Prabumulih menyampaikan apresiasi kepada pihak BRI atas kepedulian dan dukungannya terhadap masyarakat melalui program CSR.

Ia juga berharap bantuan mesin pemipil jagung tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok tani guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI yang telah memberikan bantuan melalui program CSR. Semoga mesin pemipil jagung ini dapat membantu para petani dalam mempercepat proses pengolahan hasil panen serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan doa, sambutan Wakapolres Prabumulih, penyerahan simbolis mesin pemipil jagung kepada perwakilan kelompok tani, foto bersama, dan diakhiri dengan penutup.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kebersamaan sebagai bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pihak perbankan, serta masyarakat dalam mendukung sektor pertanian di Kota Prabumulih. (*)

Ungkap Kasus Curat, Curas dan Curanmor, Tiga Polsek Jajaran Polres Prabumulih Raih Penghargaan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih melaksanakan kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, Senin (16/3/2026) pukul 08.00 WIB di Lapangan Apel Polres Prabumulih.

Kegiatantersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Prabumulih, Kompol Chindi Herlyadi, S.I.K., M.H., dengan diikuti oleh para pejabat utama, perwira, serta seluruh personel Polres Prabumulih dengan mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL II).

Apel penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi dan kinerja personel yang berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Dalam pelaksanaan apel tersebut, bertindak sebagai Perwira Apel IPTU Darlansyah, S.H., dan Komandan Apel IPDA Andre, S.E., M.M. Sementara itu, rangkaian acara dipandu oleh MC BRIPKA Kartina, S.H., dengan pembacaan Keputusan Penghargaan oleh BRIPDA Siti Amanda.

Prosesi penyerahan penghargaan turut didukung oleh pembawa baki BRIPTU Mutiara Reza Bunhaya, S.H., ajudan Bripda Brilian Altizki P, serta pembacaan doa oleh AIPTU Endang Hermanto, S.H.

Penghargaan diberikan kepada sejumlah personel dan jajaran Polsek yang dinilai berprestasi dalam pengungkapan kasus tindak pidana, di antaranya Polsek Prabumulih Timur yang berhasil mengungkap empat kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan curanmor dengan total 10 laporan polisi yang berhasil diungkap.

Selain itu, Polsek Prabumulih Barat juga berhasil mengungkap tiga kasus curat dengan tiga laporan polisi yang berhasil diselesaikan. Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) turut memperoleh penghargaan atas keberhasilannya mengungkap satu kasus curat dengan satu laporan polisi.

Penghargaan juga diberikan kepada personel Polsek Cambai atas kinerja dan kontribusi dalam menjaga situasi kamtibmas.

Dalam arahannya, Wakapolres Prabumulih Kompol Chindi Herlyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah mengikuti apel pagi dan terus menunjukkan dedikasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Ia menegaskan bahwa pemberian penghargaan dan punishment merupakan bagian dari upaya pembinaan organisasi agar seluruh personel tetap menjaga disiplin serta bekerja secara profesional dan proporsional.

“Terima kasih kepada seluruh personel Polres Prabumulih yang telah melaksanakan apel pagi pada hari ini. Penghargaan yang diberikan hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kinerja. Bagi personel yang berprestasi akan kembali diusulkan untuk mendapatkan penghargaan,” ujar Wakapolres dalam arahannya.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan kepada personel yang terlibat dalam Surat Perintah (Sprin) pengamanan agar aktif melaksanakan tugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan), khususnya dalam rangka mendukung pelaksanaan operasi pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan apel pagi dan pemberian penghargaan tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, serta menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kerja dan profesionalisme personel Polres Prabumulih dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)

Produsen AMDK WinRo Prabumulih Bagikan Ratusan Paket Takjil ke Pengguna Jalan Jelang Berbuka Puasa

PRABUMULIH, pikiranrakyatsumsel – Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) WinRo di kota Prabumulih melaksanakan kegiatan sosial CSR Ramadhan Berbagi, Jumat (13/3/2026).

Bagi-bagi ratusan paket takjil buka puasa itu dilakukan oleh PT Indotirta Sriwijaya Perkasa di Jalan Angkatan 45 tepatnya depan lokasi Pabrik WinRo yang berada di wilayah kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

“Ramadhan merupakan momentum penting setiap tahunnya bagi kami untuk memperkuat nilai-nilai kebaikan sekaligus menjaga ketenangan diri,” ujar Hendri Lee, Direktur Utama PT Indotirta Sriwijaya Perkasa dalam keterangannya, kemarin.

Menurut Hendri Lee, pembagian paket takjil tersebut ditujukan untuk memastikan masyarakat meski masih berada di jalan setelah seharian menahan haus dapat bersiap menantikan untuk berbuka puasa.

Ia juga mengatakan, program CSR ini menjadi bagian dari upaya WinRo dalam menghadirkan ruang-ruang keteduhan selama Ramadhan, selaras dengan semangat sebelumnya yang telah digaungkan.

“Program pembagian paket takjil Ramadhan ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan menemani setiap momen berbuka dan perjalanan ibadah masyarakat di bulan suci,” jelasnya.

Pantauan di lokasi, petang menjelang azan magrib, ada puluhan pegawai perusahaan PT Indotirta Sriwijaya Perkasa (WinRo) itu tampak sibuk membagikan makanan untuk berbuka puasa kepada pengguna jalan yang melintas di jalan sekitar lokasi Pabrik WinRo tersebut. (dn)

Jadikan Ramadhan sebagai Momentum untuk Meningkatkan Kualitas Keislaman dan Keimanan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Safari Ramadhan 1447 H dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, menjadi salah satu agenda penting bagi Wali Kota H Arlan untuk tetap merawat silaturahmi dengan masyarakat kota Prabumulih.

Dalam momen Ramadhan kali ini, Wali Kota Prabumulih, H Arlan mengajak masyarakat khususnya warga muslim kota nanas untuk memperkuat keimanan, ketaqwaan, serta merawat silaturahmi.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Mari kita jadikan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah, tempat mempererat persaudaraan, dan tempat menebarkan kebaikan bagi sesama,” ujar H Arlan disela-sela kegiatan Safari Ramadhan bersama rombongan di Masjid Al-Muhajirin, pada Jumat (13/3/2026).

ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Safari Ramadhan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan antara pemimpin dan masyarakat adalah fondasi penting dalam membangun kota yang harmonis dan religius,” kata dia.

Pemerintah Kota Prabumulih berharap melalui kegiatan Safari Ramadhan yang setiap tahunnya dilaksanakan, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan keimanan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga kota ini tidak hanya maju dalam pembangunan, tetapi juga kuat dalam nilai spiritual dan persatuan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, para tokoh agama, tokoh masyarakatmasyaraka lainnya. (dn)

Di Tengah Musibah, Kehadiran Pemerintah Menjadi Penguat Harapan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Musibah kebakaran yang menimpa salah satu warga di Dusun II Desa Kemang Tanduk menghadirkan duka mendalam. Namun di tengah kesedihan itu, hadir pula kepedulian dan uluran tangan dari pemerintah untuk memberikan kekuatan dan harapan baru bagi keluarga yang terdampak.

Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, secara langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran bernama Budiman Yanto, warga Dusun II Desa Kemang Tanduk, Kecamatan Rambang Kapak Tengah.

Kehadiran Wali Kota di tengah warga yang tertimpa musibah itu menjadi bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Prabumulih terhadap masyarakat yang sedang menghadapi cobaan.

Bantuan yang disalurkan berasal dari Dinas Sosial Kota Prabumulih serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Prabumulih sebagai upaya membantu meringankan beban korban pasca kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyerahkan berbagai bantuan berupa uang santunan, paket sembako, hygiene kit, serta perlengkapan tidur guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban.

Wali Kota H. Arlan menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas musibah yang dialami warga tersebut. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban serta membantu keluarga korban untuk kembali bangkit.

“Musibah ini tentu menjadi ujian yang berat. Namun kami ingin memastikan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat. Semoga bantuan ini dapat membantu dan memberikan kekuatan bagi keluarga untuk kembali bangkit,” ujar Wali Kota.

Pemerintah Kota Prabumulih melalui berbagai instansi terkait terus berkomitmen untuk bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Di balik puing-puing rumah yang hangus terbakar, bantuan yang diberikan bukan sekadar bantuan materi. Ia menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan—bahwa dalam setiap musibah, selalu ada tangan yang terulur dan harapan yang kembali tumbuh bagi masyarakat Kota Prabumulih. (*)

Dari Dapur Kue hingga Meja Belajar, Energi Matahari Hidupkan Harapan Desa Sukakarya

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – “Dulu kami terbebani tagihan, kini kami memanen harapan.” kutipan puitis itu meluncur dari bibir Suhartini (45), Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati.

Siang itu, matahari sedang terik saat tangan ibu-ibu KWT sibuk mengaduk adonan kue kering di Desa Sukakarya, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas. Namun, terik matahari kini tak lagi membuat mereka kepanasan, melainkan mendatangkan cuan.

KWT Melati yang beranggotakan 30 orang perempuan ini kini mampu menghasilkan Rp8 juta per bulan dari usaha tersebut. Namun, pencapaian ini tak selalu berjalan mulus.

Masih lekat di ingatan ibu-ibu KWT Melati saat produksi kue kerap lumpuh total karena aliran listrik yang tak menentu di desa mereka. Pesanan menumpuk, padahal adonan sudah terlanjur jadi dan tenggat pengiriman semakin dekat.

“Kami sering waswas, apakah usaha ini benar-benar bisa bertahan? Kalau mati lampu, genset solar jadi satu-satunya andalan,” kenang Suhartini. Celakanya, tagihan listrik dan solar ini menyedot kas hingga Rp2 juta per bulan. Usaha kecil mereka nyaris tumbang dijerat biaya operasional.

Melihat kegigihan tersebut, PEP Pendopo Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 turun tangan. Mereka memfasilitasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kWp dengan baterai 5 kWh di Desa Sukakarya pada akhir 2024. Agar fasilitas ini bertahan lintas generasi, seorang warga desa bernama Sardiono turut dikirim mengikuti pelatihan sertifikasi pemeliharaan PLTS.

Kehidupan desa itu perlahan berubah terang. Warga tak lagi cemas bergantung pada listrik yang sering padam. Mesin pengaduk dan oven produksi kue berjalan lancar ditopang energi matahari. Tak ada lagi tagihan listrik Rp2 juta per bulan, tak perlu lagi menghirup asap genset bertenaga solar.

Perubahan ini tidak berhenti di dapur ibu-ibu KWT Melati, namun juga dirasakan manfaatnya ke rumah warga Desa Sukakarya. Saat pemadaman listrik bergilir terjadi di malam hari, warga tetap dapat beraktivitas. Cahaya lampu surya menerangi meja belajar sederhana tempat anak-anak mengerjakan tugas sekolah pada malam hari.

Yang tidak kalah penting, KWT Melati kini bertransformasi. Mereka tidak hanya pembuat kue, tapi mulai mengedukasi warga tentang pentingnya hemat energi. Di berbagai pertemuan desa, mereka menyisipkan diskusi tentang manfaat panel surya dan cara penggunaan listrik secara bijak.

Perubahan positif juga terjadi di sisi lingkungan. PLTS berpotensi memangkas emisi sekitar 8 ton karbon dioksida per tahun di Desa Sukakarya. Jika sebelumnya asap genset kerap menyertai aktivitas produksi, kini energi matahari bekerja tanpa suara dan tanpa polusi.

Berkat semangat perubahan ini, Desa Sukakarya terpilih sebagai desa terinovatif di Kabupaten Musi Rawas. Perubahan yang bermula dari halaman belakang rumah Suhartini itu kini menjalar ke berbagai aspek kehidupan desa.

“PLTS ini adalah alatnya, namun motor penggerak utamanya adalah daya juang ibu-ibu KWT Melati. Energi matahari ini menerangi jalan mereka untuk mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi pelopor pelestari lingkungan,” kata Manager Community Involvement & Development (CID) PHR Iwan Ridwan Faizal.

Senada dengan hal itu, Camat STL Ulu Terawas Muhammad Pahip mengapresiasi kolaborasi kuat tersebut. “Kesuksesan ini lahir dari perpaduan teknologi tepat guna dan semangat gotong royong warga desa yang menolak menyerah,” tandasnya. (Ril/SMSI PRABUMULIH)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.