Pemkot Prabumulih Tegaskan Kesiapan Dukung Operasi Ketupat Idul Fitri 1447 H

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Dalam rangka kesiapan menghadapi arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih mengikuti Video Conference (Vidcon) Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional (Opsnal) Tingkat Menteri.

Kegiatan Vidcon itu dipimpin langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo serta dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolkam), Panglima TNI dan para menteri terkait sebagai bentuk penguatan koordinasi nasional menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat jelang hari raya Idul Fitri.

Untuk di wilayah Kota Prabumulih, kegiatan dipusatkan di Aula Polres Prabumulih yang diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait lainnya.

Wali Kota Prabumulih, H Arlan diwakili Asisten III, Drs Amilton yang hadir, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh pengamanan Idul Fitri tahun ini.

“Pemerintah Kota Prabumulih siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melalui sinergi lintas sektoral. Koordinasi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder menjadi kunci agar arus mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, lancar, dan kondusif,” katanya.

Amilton menyampaikan, bahwa seluruh OPD terkait telah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Kami telah menginstruksikan OPD terkait untuk memastikan kesiapan infrastruktur, layanan kesehatan, pengendalian harga bahan pokok, serta kelancaran lalu lintas. Semua langkah ini demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas sektoral ini, kata Assisten III, pihak Pemkot Prabumulih berharap seluruh rangkaian Operasi Ketupat 2026.

“Mulai dari arus mudik hingga arus balik, semoga dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. (dn)

banner 400x130

Wali Kota Prabumulih Sampaikan Usulan BKBK 2026 kepada Gubernur Sumsel untuk Peningkatan Infrastruktur dan Pelayanan Publik

PALEMBANG, Pikiranrakyatsumsel – Wali Kota Prabumulih, H Arlan menyampaikan usulan-usulan spesifik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih yang diajukan untuk mendapatkan dukungan pendanaan melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Usulan ini mencakup berbagai sektor pembangunan yang dinilai prioritas bagi Prabumulih.

Penyampaian usulan BKBK tersebut dilakukan Wali Kota Arlan dalam audiensi dengan Gubernur Sumsel di Rumah Kayu Taman Kenten Palembang, pada Selasa (3/3/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen Wali Kota Arlan dalam meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan pelayanan publik di kota Prabumulih.

“Fokus usulan pembangunan 2026 diproyeksikan pada peningkatan infrastruktur, layanan kesehatan spesialis, serta program pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus mendorong pemerataan pembangunan di 17 kabupaten dan kota melalui skema Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK). Diskusi dalam audiensi tersebut berfokus pada identifikasi proyek-proyek strategis yang relevan dengan kriteria penerima BKBK.

 

Klaster BKBK: Super Prioritas dan Prioritas Berkelanjutan

Gubernur Sumsel H Herman Deru menjelaskan bahwa alokasi BKBK Provinsi Sumsel dilakukan dengan mengacu pada beberapa klaster prioritas.

Pembagian klaster ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan keuangan yang diberikan dapat memberikan dampak yang paling signifikan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah penerima.

“Kami akan memberikan bantuan ke daerah itu dengan tiga klaster,” ucap Gubernur Herman Deru.

Ketiga klaster yang menjadi fokus dalam penyaluran BKBK adalah super prioritas, prioritas, dan program yang berkesinambungan.

Penetapan klaster ini memungkinkan pemerintah provinsi untuk memfokuskan sumber daya pada jenis program atau proyek yang paling mendesak atau strategis.

Untuk klaster super prioritas, Herman Deru mengatakan fokusnya adalah pada pembangunan infrastruktur yang memiliki potensi dampak sangat bermanfaat jika diteruskan atau diselesaikan, terutama jika proyek tersebut sebelumnya mangkrak (terhenti).

“Untuk super prioritas,” kata Herman Deru, menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di klaster ini diharapkan dapat memberikan dampak yang luas dan baik bagi masyarakat, seperti peningkatan perekonomian dan kesejahteraan.

Selanjutnya, untuk klaster yang bersifat prioritas, Herman Deru menyampaikan bahwa jenis programnya sama halnya dengan super prioritas, yaitu yang bermanfaat bagi masyarakat. Perbedaannya mungkin terletak pada skala, cakupan, atau tingkat urgensi dibandingkan dengan yang super prioritas.

Herman Deru juga memperjelas definisi infrastruktur dalam konteks BKBK ini, yang cakupannya luas dan tidak terbatas pada satu jenis pembangunan fisik saja.

“Jadi infrastruktur itu tidak hanya jalan, jembatan saja,” ucapnya. Definisi ini diperluas mencakup berbagai pembangunan fisik maupun layanan dasar lainnya.

Menurutnya, infrastruktur yang dimaksud meluas mencakup pembangunan rumah sakit, sekolah, termasuk layanan komunikasi, dan pembangunan lainnya yang esensial bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*)

Alpukat Mentah jadi Menu MBG di SMK 1 Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Para orangtua murid mengeluhkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan ke para pelajar di SMK Negeri 1 Prabumulih. Pasalnya, menu dalam program kebanggaan Presiden Prabowo itu, dinilai tak sesuai ekspektasi.

Sejumlah orangtua murid membongkar isi menu MBG yang dianggap jauh dari kata “bergizi”. Yakni, berisi sepotong ayam ungkep kecil, satu iris tempe, dan satu buah alpukat mentah.

“Kami bersyukur ada program MBG gratis. Tapi apakah ini makanan yang dinamakan bergizi?. Buah alpukat memang bergizi kalau dimakan kondisi matang. Nah kalau dikonsumsi mentah malah jadi penyakit,” ujar satu di antara orangtua murid yang enggan disebut namanya kepada media ini, Rabu (4/3/2026).

Menurut mereka, menu tersebut jauh dari harapan terhadap program yang mengusung pemenuhan gizi anak. Paket makanan yang dibagikan dinilai lebih menyerupai makanan ringan ketimbang menu bergizi untuk menunjang kebutuhan nutrisi anak.

Selain itu, para ‘makhluk terkuat di bumi’ tersebut berharap, menu MBG yang dibagikan pada bulan Ramadhan ini lebih disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Sebagai orangtua murid di SMK 1 ini, kami berharap standar gizi MBG ini bisa lebih diperhatikan. Anak-anak butuh asupan yang cukup untuk belajar,” katanya.

Sementara, hingga berita ini dipublikasikan, pihak SMA Negeri 1 Prabumulih belum memberikan keterangan resmi terkait menu MBG tersebut. Begitupun pihak dapur SPPG yang membagikan MBG itu juga belum terkonfirmasi untuk dimintai tanggapannya. (*/Tim)

Diserbu Warga, 200 Paket Sembako Pasar Murah Pemkot Prabumulih Ludes

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemerintah Kota Prabumulih kembali menggulirkan program Pasar Murah yang dilaksanakan di Kelurahan Muntang Tapus, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat.

Sebanyak 200 paket sembako disediakan bagi warga dengan harga tebus Rp58.500 per paket. Isi paket tersebut terdiri dari telur ayam ½ kg seharga Rp10 ribu, gula pasir Rp8 ribu/kg, minyak goreng Rp10 ribu/kg, bawang merah Rp13 ribu/½ kg, bawang putih Rp12 ribu/½ kg, serta cabai merah Rp5 ribu/½ kg. Harga tersebut berada di bawah harga pasar, sehingga diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Kegiatan dibuka oleh Asisten III Pemkot Prabumulih, Drs. Amilton, yang hadir mewakili Wali Kota Prabumulih H. Arlan. Ia didampingi Kepala Disperindag Kota Prabumulih, Muhtar Edi, S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Drs. Amilton menegaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi harga bahan pangan yang kerap terjadi menjelang momen-momen tertentu.

“Program ini adalah bagian dari komitmen pemerintah kota untuk menjaga kestabilan harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Muntang Tapus,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa pasar murah tidak berhenti di satu lokasi saja. Pemkot Prabumulih berencana menggelar kegiatan serupa secara bertahap di kelurahan lain agar pemerataan manfaat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disperindag Muhtar Edi menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan distributor dan agen guna menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan pasaran.

“Kami memastikan harga yang ditawarkan benar-benar lebih rendah dari harga pasar. Selain membantu masyarakat, langkah ini juga menjadi salah satu upaya pengendalian harga agar tetap stabil di tingkat pedagang,” jelasnya.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak kegiatan dimulai. Paket sembako yang tersedia langsung diminati masyarakat dan habis dalam waktu relatif singkat. Ke depan, Disperindag akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mempertimbangkan penambahan jumlah paket pada pelaksanaan berikutnya agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Program pasar murah ini menjadi salah satu instrumen strategis Pemkot Prabumulih dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (*)

Wakapolda Sumsel bersama Wali Kota dan Kapolres Prabumulih Apresiasi Peran Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas Tetap Kondusif

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar oleh Polda Sumatera Selatan berlangsung khidmat di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Cambai, Kota Prabumulih, Selasa (3/3/2026) sekira pukul 17.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., bersama rombongan, sebagai bagian dari rangkaian Safari Ramadhan ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, unsur Forkopimda Kota Prabumulih, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sekitar 300 undangan yang terdiri dari masyarakat umum, anak panti asuhan, penggali kubur, pemandi jenazah, dan marbot masjid.

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam suasana bulan suci Ramadhan.

Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, lantunan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Wali Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya, Wali Kota Prabumulih, H Arlan menyampaikan bahwa bulan Ramadhan mengajarkan kedisiplinan, kemuliaan, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban yang bukan hanya menjadi tugas Kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Wali Kota Arlan juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih terus bersinergi dengan jajaran Polres Prabumulih dalam mewujudkan situasi kota yang aman dan harmonis. Kolaborasi bersama tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya suasana kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Sementara itu, dalam arahannya Wakapolda Sumsel menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat Kota Prabumulih terhadap pelaksanaan Safari Ramadhan. Ia menegaskan bahwa tugas menjaga kamtibmas memang diemban oleh Polri, namun tidak dapat dilakukan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Wakapolda juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya preventif dalam memberantas tindak pidana narkoba dan judi online yang saat ini marak terjadi.

Ia menekankan agar masyarakat tidak takut melapor apabila menemukan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungannya, baik kepada pihak Kepolisian maupun BNN, guna dilakukan langkah rehabilitasi dan penegakan hukum sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan tersebut, turut dilaksanakan pemberian bantuan renovasi Masjid Baiturrahman berupa 70 kotak granit lantai ukuran 60×60, 60 kotak granit dinding, 30 keping plafon dinding, 50 batang besi hollo, serta 300 paket bantuan sosial Ramadhan. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wakapolda Sumsel kepada pengurus masjid dan perwakilan masyarakat, serta ditandai dengan penandatanganan batu prasasti.

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami jajaran Polres Prabumulih siap mendukung penuh setiap program Polda Sumsel, khususnya dalam mempererat silaturahmi dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan. Sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghindari penyalahgunaan narkoba, serta tidak terlibat dalam praktik judi online yang dapat merusak tatanan sosial dan ekonomi keluarga.

Ia menegaskan bahwa Polres Prabumulih akan terus melakukan langkah preventif dan represif secara humanis demi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan kultum oleh Ustadz Ilham Wahyudi, S.Ag., yang menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan terbaik bagi umat Islam untuk kembali kepada kesucian diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbaiki akhlak.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, shalat Maghrib, ramah tamah, hingga pelaksanaan shalat Isya, Tarawih dan Witir. Sekira pukul 20.30 WIB, rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Wakapolda Sumsel di Kota Prabumulih selesai dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Diharapkan, kegiatan ini semakin memperkuat citra positif Polri sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat di Kota Prabumulih. (*)

Pemkot Prabumulih Data & Pantau 13 Warga yang Bekerja di Timur Tengah

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Di tengah kondisi konflik di kawasan Timur Tengah (Timteng)antara Amerika Serikat, Israel dan Iran kian memanas saat ini, diketahui, terdapat 13 warga Kota Prabumulih yang bekerja di Arab Saudi dan Turki. Hal itu, menjadikan perhatian serius dari Pemerintah Kota Prabumulih.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Prabumulih, H Sanjay Yunus SH MH mengungkapkan, berdasarkan data resmi yang tercatat di Disnaker, terdapat 13 warga Prabumulih yang bekerja di luar negeri sejak tahun 2023 hingga 2025 dan seluruhnya masih aktif bekerja sampai saat ini.

“Berdasarkan data resmi yang ada pada kami (Disnaker), total ada 13 warga Prabumulih yang bekerja di luar negeri sejak 2023 hingga 2025. Ketiga belas orang tersebut hingga kini seluruhnya masih aktif bekerja,” ungkap Sanjay kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Ia menyampaikan, dari total 13 PMI tersebut terdiri dari 9 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Mereka bekerja di sektor yang beragam, mulai dari jasa, konstruksi, hingga sektor domestik.

“Dari 13 warga kita yang bekerja di Timur Tengah itu, sebagian besar berada di Arab Saudi dan satu orang perempuan bekerja di Turki,” kata dia.

Data tersebut menjadi dasar bagi Disnaker Prabumulih untuk melakukan pengawasan dan pemantauan secara berkala terhadap kondisi para PMI. Terlebih dalam situasi konflik internasional yang berpotensi berdampak pada stabilitas keamanan kawasan.

Lebih jauh Sanjay menuturkan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kondisi darurat atau ancaman langsung terhadap PMI asal Prabumulih. Namun demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat komunikasi lintas instansi.

Menurutnya, Disnaker Prabumulih memastikan terus melakukan langkah antisipatif guna menjamin keselamatan PMI asal daerah tersebut. Pemerintah Kota Prabumulih melalui Disnaker berperan sebagai koordinator daerah dalam memastikan perlindungan, komunikasi, serta kesiapsiagaan bagi PMI di tengah situasi geopolitik yang berkembang.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah pendataan dan monitoring. Kami mendata PMI asal Prabumulih yang bekerja di Timur Tengah serta memantau perkembangan situasi keamanan secara menyeluruh,” bebernya.

Pendataan ini mencakup identitas lengkap PMI, lokasi kerja, nomor kontak yang dapat dihubungi, hingga data keluarga yang berada di Prabumulih. Hal ini penting untuk mempercepat koordinasi apabila terjadi situasi darurat.

Tak hanya itu, Disnaker juga secara aktif memantau perkembangan informasi resmi dari pemerintah pusat terkait dinamika konflik di Timur Tengah. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap kebijakan atau langkah yang diambil selaras dengan arahan nasional.

Sanjay menambahkan, pihaknya juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat. Disnaker Prabumulih berkomunikasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di negara-negara terdampak. (*)

Pimpin Rapat Bulanan, Wali Kota Prabumulih Tekankan Pelayanan dan Disiplin ASN

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Wali Kota Prabumulih, H Arlan bersama Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, H Elman, S.T., M.M., memimpin Rapat Evaluasi Bulanan Pemerintah Kota Prabumulih yang digelar guna meninjau progres pelaksanaan program dan kegiatan di seluruh perangkat daerah, Selasa, 3 Maret 2026.

Dalam arahannya, H Arlan menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah untuk terus menekankan sejumlah hal penting dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah.

Wali Kota juga menegaskan bahwa setiap program dan kegiatan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, ia meminta seluruh jajaran agar memastikan pelayanan publik menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan dan langkah kerja.

“Kita harus memastikan bahwa setiap program yang dijalankan betul-betul berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Poin kedua yang ditekankan Arlan adalah pentingnya koordinasi dan kolaborasi, baik antar OPD maupun antara OPD dengan camat dan lurah.

Dengan sinergi yang baik, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan lebih cepat dan efektif.

H Arlan juga memberikan perhatian khusus pada aspek kedisiplinan pegawai.

Menurutnya, disiplin bukan hanya soal kehadiran dan ketepatan waktu, tetapi juga menyangkut kualitas kerja serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan.

“Kedisiplinan adalah tanggung jawab bersama. Setiap pegawai harus memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Ia meminta seluruh kepala OPD, camat, dan lurah untuk meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap staf di lingkungan masing-masing guna memastikan standar pelayanan tetap terjaga.

Wali Kota berharap, melalui rapat evaluasi bulanan ini, seluruh jajaran Pemerintah Kota Prabumulih memiliki gambaran yang jelas terkait progres program yang berjalan sekaligus termotivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten I Dr. Drs. Aris Priadi, S.H., M.Si., Asisten II Drs. M. Ali, M.Si., Asisten III Drs. Amilton, para Staf Ahli Wali Kota, seluruh Kepala OPD, Camat, dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih. (*)

Wali Kota Prabumulih Hadiri Lepas Sambut Danyon Zipur 2/SG

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Wali Kota Prabumulih H Arlan didampingi Sekretaris Daerah H. Elman, ST, MM dan Asisten Administrasi Umum Drs Amilton menghadiri acara lepas sambut Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyon Zipur) 2/Samawa Grawira yang digelar di Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat atas promosi jabatan kepada Letkol Czi Aji Setiyawan, SH, M.IP yang kini mengemban amanah sebagai Dandim 1401/Majene.

Ia berharap, dengan bekal pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, dapat semakin sukses dalam menjalankan tugas di tempat yang baru.

“Atas nama Pemerintah Kota Prabumulih, kami mengucapkan selamat dan sukses atas promosi jabatan yang diemban. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujar Wali Kota.

Selanjutnya, kepada pejabat baru Danyon Zipur 2/Samawa Grawira, Letkol Czi Achmad Afandi, SE, MM, M.Tr.Mil, Wali Kota juga menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas di Kota Prabumulih. Ia meyakini, dengan pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki, Yonzipur 2/SG akan semakin solid dan profesional serta terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon Zipur 2/SG Letkol Czi Achmad Afandi beserta istri, Ketua DPRD Kota Prabumulih Deni Victoria, SH, M.Si, Kapolres Prabumulih AKBP Boby Kusumawhardana, SH, S.I.K, M.Si, Dandim 0404 Muara Enim Letkol Arm Tri Budi Wijaya, SH, perwakilan Kejari Prabumulih, Ketua Pengadilan Negeri Kota Prabumulih, perwakilan Pengadilan Agama, unsur TNI/Polri, pimpinan BUMN dan BUMD se-Kota Prabumulih, serta para perwira, bintara, tamtama dan seluruh Persit Yonzipur 2/SG.

Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru dalam rangka memperkuat sinergi antara TNI dan Pemerintah Kota Prabumulih. (*)

Ikuti Konsolidasi Strategis, Pemkot Prabumulih Siap Eksekusi Program MBG

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Dalam mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Prabumulih menunjukkan komitmennya dengan hadiri rapat konsolidasi bersama kasatpel, mitra, dan yayasan terkait di Ballroom Hotel Aryaduta, Palembang.

Wali Kota Prabumulih diwakili oleh Asisten II Setda Kota Prabumulih, Muhammad Ali, yang hadir dalam forum strategis tersebut. Rapat konsolidasi tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Deru, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar Program Makan Bergizi Gratis benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan,” tegas Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam arahannya.

Sementara, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, selalu narasumber memaparkan strategi pelaksanaan program, mekanisme pengawasan distribusi, serta standar pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat Leriva, Ketua Satgas MBG Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan, serta SPPG dari seluruh daerah di Sumatera Selatan.

Ia juga memaparkan strategi pelaksanaan program, mekanisme pengawasan distribusi, serta standar pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat.

Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Diketahui, dalam rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Ratu Tenny. (dn)

Pererat Silaturahmi Pimpinan, IKATRI DPRD Prabumulih Gelar Buka Puasa Bersama

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Nuansa hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti seluruh area kantor saat pimpinan dan anggota DPRD, Ikatan Istri Anggota DPRD (IKATRI), ASN Sekretariat DPRD (Setwan), petugas kebersihan, serta petugas keamanan berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama, pada Minggu (1/3/2026).

Bukan sekedar agenda seremonial Ramadhan, kegiatan tersebut melainkan menjadi momentum silaturahmi dan penguatan hubungan personal antar seluruh elemen yang setiap hari beraktivitas di lingkungan DPRD Prabumulih.

Sejak sore hari, jajaran Sekwan, petugas keamanan, petugas kebersihan, serta IKATRI telah hadir untuk berinteraksi langsung dengan pimpinan DPRD dalam suasana nonformal dan penuh keakraban.

Ketua DPRD Prabumulih, Deni Victoria, SH, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini memiliki makna lebih dari sekadar kebersamaan makan bersama.

“Ini bukan hanya acara seremonial. Tujuan utamanya adalah membangun hubungan kekeluargaan, kedekatan emosional, serta rasa saling memiliki di lingkungan kerja. Ada keakraban, ada hubungan batin, dan ada ruang untuk saling mengingatkan,” ujarnya.

Menurutnya, keharmonisan hubungan internal menjadi pondasi penting dalam menciptakan budaya kerja yang sehat, terbuka, dan produktif.

Lebih lanjut Deni berharap kebersamaan ini dapat memperkuat solidaritas serta meningkatkan kualitas komunikasi di lingkungan kelembagaan DPRD.

“Harapan saya, kita semua menjadi satu keluarga besar, keluarga besar Setwan. Dengan hubungan yang baik, komunikasi akan lebih sehat dan pekerjaan akan lebih solid,” imbuhnya.

Terakhir, Deni Victoria menekankan bahwa kepemimpinan yang kuat harus dibangun melalui komunikasi dua arah dan hubungan personal yang harmonis. (dn)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.