Cuma SPPG ini Sajikan Menu Olahan Ikan Gabus MBG di Prabumulih, Padahal Diminati Siswa Sekolah karena Kaya Protein dan Nutrisi

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Olahan ikan gabus menjadi salah satu menu favorit dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang cukup diminati para pelajar sekolah di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satunya, siswa-siswi SMA Negeri 3 Prabumulih.

Selain cukup digemari, menu olahan ikan gabus MBG yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajadi seperti menu tekwan, semprul, siomay, dan pempek tersebut memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan kaya protein.

“Menu tekwannya enak, kita sudah beberapa kali dapat menu MBG tekwan seperti ini, ikan gabus kan kaya gizi,” ungkap Yasrin, siswi kelas 11 SMA Negeri 3 Prabumulih dibincangi awak media usai menerima menu MBG, Senin (23/2/2026).

Hal serupa dikatakan Nur Karim, pelajar lainnya yang mengaku senang mendapat menu tekwan ikan gabus MBG ini, karena setiap bulan menu olahan ikan gabus MBG itu ia dapatkan. Selain itu, informasi tentang banyaknya kandungan gizi dari ikan gabus tersebut cukup banyak diketahui oleh siswa sekolah unggulan kota nanas tersebut.

“Setahu saya banyak kandungan gizinya. Kita sering dapat menu tekwan ikan gabus disini, Enak sih ikannya,” ungkapnya.

Sementara, dari penelusuran ke sejumlah dapur MBG yang ada di Prabumulih, diketahui hanya SPPG Sukajadi yang menjadikan ikan gabus sebagai bahan dasar olahan menu MBG bagi siswa-siswi sekolah. Sementara, SPPG lainnya diketahui kebanyakan menggunakan ikan parang-parang.

“Ya betul, dari dapur SPPG Sukajadi kota Prabumulih untuk menu olahan kami menggunakan ikan gabus. Mengapa kami menggunakan olahan ikan giling gabus?, Karena ikan gabus ini, pertama tidak berbau dan juga yang kedua kami meminimalisir terjadinya alergi pada siswa-siswi sekolah,” kata Muhammad Arhab Mutakin selaku Kepala Dapur SPPG Sukajadi.

Menurutnya, dalam 100 gram ikan gabus terdapat sekitar 80 kalori, serta berbagai nutrisi penting seperti lemak, kalsium, fosfor, kalium, vitamin A, zat besi, tembaga, vitamin B2, hingga asam lemak omega-3.

Selain itu, sambung dia, ikan gabus juga dikenal memiliki kandungan protein albumin yang sangat tinggi, yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat pertumbuhan otot, hingga meningkatkan kecerdasan otak siswa.

“Dengan kandungan yang lengkap, olahan ikan gabus kami jadikan bahan dasar menu MBG seperti menu siomay, tekwan, semprul, dan pempek,” bebernya. (dn)

banner 400x130

Polres Prabumulih Gelar Pasukan Siaga Kamtibmas selama Ramadhan 1447 Hijriah

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026, Polres Prabumulih melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas pada Senin, 23 Februari 2026, sekira pukul 08.00 WIB bertempat di halaman Mapolres Prabumulih.

Kegiatan apel dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, unsur Kejaksaan, Kementerian Agama, MUI Kota Prabumulih, jajaran TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta para Pejabat Utama Polres Prabumulih dan Kapolsek jajaran.

Apel siaga ini diikuti oleh 7 pleton personel Polri, 1 regu Subdenpom, 1 regu Koramil, 1 pleton Satpol PP, dan 1 pleton Dishub. Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat sebagai bentuk kesiapsiagaan lintas sektoral dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas selama bulan Ramadhan.

Dalam amanatnya, Kapolres Prabumulih menegaskan bahwa Apel Siaga Kamtibmas memiliki makna strategis sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud kesiapan dan sinergitas seluruh elemen dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan. Kita harus meningkatkan kewaspadaan, kepekaan, serta respons cepat terhadap setiap potensi gangguan yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat dalam beribadah,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing, menolak segala bentuk provokasi, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta informasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya mengedepankan penyelesaian permasalahan melalui musyawarah, koordinasi, serta pendekatan humanis dalam setiap penanganan potensi konflik sosial.

Sekira pukul 08.30 WIB, kegiatan Apel Siaga Kamtibmas Tahun 2026 selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Dengan dilaksanakannya apel siaga ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Prabumulih selama Bulan Ramadhan 1447 H tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Humas Polres Prabumulih. (Ril)

1 Tahun Kepemimpinan, Rifki Baday SH MKn Apresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Prabumulih

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Rifky Badai SH Mkn menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Wali Kota Prabumulih H Arlan bersama Wakil Wali Kota Franky Nasril S Kom MM, selama satu tahun terakhir, Minggu 22 Februari 2026.

Menurutnya, sejumlah kebijakan dan langkah cepat yang dilakukan keduanya patut diapresiasi, meski tetap ada catatan kritis yang perlu diperhatikan.

Rifki Baday merupakan seorang profesional muda yang dikenal aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan politik kota nanas. Pria yang akrab disapa Pakcik Baday ini menyoroti empat poin utama setahun kepemimpinan Wali Kota Arlan, diantaranya tiga apresiasi dan satu kritisi.

Rifki Baday SH MKn Apresiasi 1 Tahun Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Prabumulih (Foto: PRasumsel)

RESPONS CEPAT SAAT BANJIR MELANDA PEMUKIMAN WARGA

Rifki menilai kepemimpinan Cak Arlan terbukti sigap saat menghadapi bencana banjir. “Beliau langsung berkomunikasi dengan pimpinan masing-masing wilayah kelurahan yang ada, bahkan bersama stakeholder lainnya beliau terlihat turun ke lokasi banjir yang hanya sekedar untuk mengecek titik-titik lokasi penyebab seringnya banjir. Ini menunjukkan kepemimpinan yang tanggap,” jelasnya.

 

CETAK REKOR PREDIKAT A PELAYANAN PUBLIK

Awal tahun 2026, menjadi catatan manis bagi Pemerintah Kota Prabumulih. Bagaimana tidak, Pemkot Prabumulih sukses mencatatkan capaian membanggakan di bidang pelayanan publik di bawah kepemimpinan Cak Arlan dan Bang Franky.

Hal itu didasari SK Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026, bahwa Kota Prabumulih berhasil menempati peringkat kedua terbaik se-Sumatera Selatan.

Rifki Baday menilai hal ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik dan kebijakan pro rakyat akan selalu menjadi prioritas utama bagi Cak Arlan dan Bang Franky di kemajuan kota Prabumulih.

“Semoga di tahun ke 2 ini lebih terbuka dengan masukan-masukan dan kritik membangun dari berbagai pihak, akademisi profesional, internal birokrasi bahkan masyarakat awam sekalipun,” imbuhnya.

 

KUMPULKAN YANG TERCECER, JEMPUT YANG TERTINGGAL, DAN SAPA YANG TERLUPA

Menguatkan dan memfokuskan kembali jargon ‘Perubahan’ adalah sebagai kekuatan yang mendasar menggerakkan kehidupan sosial bermasyarakat di kota nanas. Ia mengapresiasi langkah satu tahun terakhir kepemimpinan Cak Arlan dan Bang Franky.

Manuver ini menegaskan gaya kepemimpinan yang mengutamakan rekonsiliasi (politik merangkul, bukan memukul) dibandingkan konfrontasi setelah kontestasi Pilkada.

Menjadi garda terdepan perisai anti korupsi kolusi dan nepotisme juga membangun politik pemerintahan yang lebih fokus pada peningkatan pelayanan di semua bidang khususnya sebaik baik kesejahteraan rakyat sebagaimana relevan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto.

“Selebihnya sehat dan berkah selalu kami ucapkan sehingga apa-apa yang menjadi legacy dan arah pemimpin Cak Arlan dan Bang Franky dapat terwujudkan,” tuturnya.

 

CATATAN KRITIS KEBIJAKAN PRO-RAKYAT

Meski banyak apresiasi, Rifki Baday pun menyampaikan kritik terkait kebijakan pro rakyat. Kebijakan lainnya pun seperti mutasi dan rotasi aparatur sipil negara tetaplah dilakukan dengan prinsip meritokrasi.

“Tempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat. Mereka yang bekerja baik layak diapresiasi, sementara yang kurang harus dievaluasi,” sarannya.

Rifki Baday berharap kedepan kepemimpinan Cak Arlan dan Bang Franky semakin dekat dengan rakyat. Tiga apresiasi dan satu kritisi ini ditayangkan dengan harapan keduanya terus berbenah dan lebih meningkatkan kualitas kebijakan pro rakyat.

“Jangan jadi pemimpin yang ‘Dak Lemak-an’, memilih orang-orang yang berkualitas dan berintegritas akan lebih mampu memberikan kekuatan dalam mewujudkan perubahan yang digaung-gaungkan dalam janji politik demi kepentingan Prabumulih untuk lebih maju,” tutup Rifki. (dn)

Sindikat Pencurian Crude Oil berhasil Dibongkar Tim Gabungan Polsek Lembak bersama Pamtup Zona 4, Satu Orang terduga Otak Pelaku Diamankan

MUARA ENIM, Pikiranrakyatsumsel – Personel gabungan dari Unit Reskrim Polsek Lembak bersama tim Pengamanan Tertutup (Pamtup) Zona 4 berhasil membekuk seorang pria terduga otak pelaku pencurian Crude Oil hingga pihak korban PT Pertamina Hulu Rokan Prabumulih Field mengalami kerugian berkisar mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra Sik melalui Kapolsek Lembak Iptu Yopi Maswan SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Decky Chandra Winata SE, membenarkan, pihaknya telah mengamankan satu orang terduga pelaku pencurian minyak mentah milik PT Pertamina yakni lA (inisial, red) di Desa Talang Balai, Kecamatan Belida Darat, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Menurutnya, ungkap kasus ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat Musi 2026 Polda Sumsel, yang menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat dan tindak pidana, termasuk pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Pelaku dan barang buktinya berupa satu unit truk Mitsubishi warna merah BG 8515 TC yang kita duga berisi minyak mentah atau crude oil sebanyak 56 barrel milik PT Pertamina saat ini sudah kita amankan,” kata Kanit Reskrim Ipda Decky Chandra Winata SE dikonfirmasi media ini, Sabtu malam (21/2/2026).

Ia menguraikan kronologis pengungkapan berawal pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, pelapor Maman, diketahui sebagai petugas keamanan, bersama personel gabungan TNI-Polri tengah melaksanakan patroli rutin di wilayah kerja Pertamina.

Setibanya di jalan utama simpang Sumur 61 TTB, Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, petugas menemukan satu unit truk Mitsubishi warna merah bernopol BG 8515 TC dalam kondisi terperosok di bahu jalan.

Atas kejadian tersebut, pihak perusahaan langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Lembak akibat mengalami kerugian berkisar Rp 55 juta.

Selanjutnya, hampir tiga pekan melakukan pengumpulan bahan keterangan serta pelacakan, anggota Unit Reskrim Polsek Lembak pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB, berhasil mendapati keberadaan pelaku IA yang saat itu berada kediamannya di lokasi tersebut, hingga tanpa basa basi polisi langsung meluncur ke TKP dan melakukan penangkapan terhadap pelaku IA (inisial, red) tanpa perlawanan.

Atas perbuatannya, pelaku IA dapat dijerat hukuman pidana karena melakukan pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana.

“Sementara hasil interogasi awal, pelaku berinsial IA ini mengakui telah melakukan pencurian minyak mentah milik PT Pertamina menggunakan satu unit truk yang ditemukan oleh petugas security dan pam gabungan TNI-Polri. Saat ini, pelaku dan barang buktinya tersebut sudah diamankan di Polsek Lembak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tukasnya. (dn)

1 Tahun Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Prabumulih Periode 2025 – 2030

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Tepat 20 Februari 2025 menjadi penanda satu tahun kepemimpinan Walikota (Wako) Prabumulih, H Arlan atau Cak Arlan bersama Wakil Walikota (Wawako) Prabumulih, Franky Nasril SKom MM atau Bang Franky.

Dalam kurun waktu tersebut, berbagai langkah pembenahan dilakukan. Tidak hanya menyentuh aspek fisik dan wajah kota, tetapi juga menyasar pembenahan internal birokrasi, penataan aset daerah, serta peningkatan disiplin aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah Kota Prabumulih berupaya meletakkan fondasi perubahan secara menyeluruh, dari tata kelola pemerintahan hingga pelayanan kepada masyarakat.

Penataan Kawasan Perdagangan dan Pasar

Salah satu gebrakan awal adalah relokasi pedagang di Jalan Prof M. Yamin. Kebijakan ini diambil untuk mengurai kemacetan dan menertibkan pedagang yang berjualan di badan jalan. (Foto: ist/PRsumsel)

Salah satu gebrakan awal adalah relokasi pedagang di Jalan Prof M. Yamin. Kebijakan ini diambil untuk mengurai kemacetan dan menertibkan pedagang yang berjualan di badan jalan.

Salah satu gebrakan awal adalah relokasi pedagang di Jalan Prof M. Yamin. Kebijakan ini diambil untuk mengurai kemacetan dan menertibkan pedagang yang berjualan di badan jalan.

Penataan juga dilakukan di Pasar Pagi eks Mapolsek Prabumulih Timur agar aktivitas jual beli lebih tertata dan nyaman. Sementara itu, PTM I dan PTM II Pasar Inpres menjadi fokus penghidupan kembali pusat perdagangan yang sebelumnya kurang optimal.

Pendataan ulang pedagang, pengisian kios kosong, peningkatan kebersihan, serta penguatan sistem pengelolaan pasar menjadi langkah konkret. Pemkot ingin memastikan pasar tradisional tetap menjadi jantung ekonomi masyarakat.

“Kita ingin seluruh pusat perdagangan hidup dan memberikan dampak nyata bagi ekonomi warga,” ujar Cak Arlan.

Menghidupkan Fasilitas Publik dan Optimalisasi Kawasan

Islamic Center kembali diaktifkan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Berbagai pengajian, kegiatan keislaman, dan agenda kemasyarakatan kini rutin digelar. (Foto: ist/PRsumsel)

Islamic Center kembali diaktifkan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Berbagai pengajian, kegiatan keislaman, dan agenda kemasyarakatan kini rutin digelar.

Islamic Center kembali diaktifkan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Berbagai pengajian, kegiatan keislaman, dan agenda kemasyarakatan kini rutin digelar.

GOR Talang Djimar juga dihidupkan untuk kegiatan olahraga, turnamen, dan pembinaan generasi muda. Aktivitas ini diharapkan menciptakan ruang publik yang sehat dan produktif.

Tak hanya itu, sejumlah kantor OPD dipindahkan ke Rusunawa Komplek Islamic Center. Langkah ini merupakan bagian dari penataan aset dan efisiensi anggaran, sekaligus menghidupkan kawasan tersebut sebagai pusat pelayanan publik terpadu.

“Kita ingin aset daerah termanfaatkan maksimal, tidak boleh ada bangunan yang terbengkalai,” tegas Cak Arlan.

Sementara, Bang Franky juga menambahkan, pemusatan OPD juga memudahkan koordinasi antarinstansi dan mempermudah akses layanan masyarakat.

Penataan Aset Pemkot Secara Menyeluruh

Selain pemindahan OPD, Pemkot juga melakukan pendataan dan verifikasi ulang seluruh aset milik daerah, baik berupa bangunan, lahan, maupun fasilitas pendukung lainnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan legalitas, status kepemilikan, serta pemanfaatannya jelas dan sesuai aturan. Penataan aset menjadi bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Setiap aset harus jelas statusnya, jelas pemanfaatannya, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Bang Franky.

Penindakan Pegawai Malas dan Tidak Disiplin

Pembenahan internal juga menyasar disiplin ASN. Sidak mendadak dilakukan untuk memastikan kehadiran pegawai dan kualitas pelayanan.

Cak Arlan menegaskan tidak akan mentolerir pegawai yang malas, sering tidak masuk kerja tanpa alasan jelas, atau tidak memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“ASN harus menjadi contoh. Kalau tidak disiplin, tentu ada sanksi sesuai aturan,” tegasnya.

Sanksi diberikan bertahap, mulai dari teguran hingga tindakan administratif sesuai ketentuan perundang-undangan. Langkah ini bertujuan membangun budaya kerja profesional dan berorientasi pelayanan.

Bang Franky menambahkan, reformasi birokrasi menjadi pondasi penting dalam mendukung pembangunan. “Kalau birokrasi kuat dan disiplin, pelayanan publik pasti meningkat. Itu yang sedang kita bangun,” katanya.

Sampah dan Banjir Tetap Jadi Prioritas

Di tengah berbagai pembenahan, persoalan sampah dan banjir tetap menjadi perhatian utama. Pemkot meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah, menambah armada kebersihan, serta menggalakkan gotong royong di tingkat kelurahan. (Foto: ist/PRsumsel)

Di tengah berbagai pembenahan, persoalan sampah dan banjir tetap menjadi perhatian utama. Pemkot meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah, menambah armada kebersihan, serta menggalakkan gotong royong di tingkat kelurahan.

Di tengah berbagai pembenahan, persoalan sampah dan banjir tetap menjadi perhatian utama. Pemkot meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah, menambah armada kebersihan, serta menggalakkan gotong royong di tingkat kelurahan.

Normalisasi drainase dan pembersihan saluran air dilakukan guna mengurangi potensi genangan saat hujan deras.

“Kita ingin Prabumulih menjadi kota yang bersih dan nyaman. Tapi ini perlu kerja sama semua pihak,” ujar Cak Arlan.

Program Pro Rakyat Terus Berjalan

Program seragam sekolah gratis, peningkatan tunjangan penerima bantuan, serta optimalisasi rusunawa menjadi bukti keberpihakan kepada masyarakat kecil.

Memasuki tahun kedua, Cak Arlan dan Bang Franky menegaskan komitmen untuk memperkuat fondasi perubahan yang telah dibangun di tahun pertama.

“Alhamdulillah, satu tahun ini adalah awal kerja nyata. Ke depan, kita akan bekerja lebih keras lagi demi Prabumulih yang tertib, bersih, maju, dan sejahtera,” pungkas Cak Arlan.

Adapun beberapa capaian kepemimpinan Cak Arlan dan Bang Franky dalam satu tahun ini yang dapat kami rangkum ialah:

  1. Berhasil menertibkan pasar subuh
  2. Membagikan seragam sekolah gratis
  3. Pengelolaan sampah TPA
  4. Pembukaan lahan gratis
  5. Pemberian bibit gratis bagi Petani
  6. Mempercantik Kawasan Islamic Center
  7. Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat

Dengan langkah-langkah tersebut, kepemimpinan setahun ini dinilai tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga reformasi birokrasi dan pembenahan sistem pemerintahan demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima bagi masyarakat Kota Nanas. (*/diskominfo)

Tim Singo Timur Polsek Prabumulih Timur Amankan Pelaku Curanmor, Satu Pelaku Sudah Jalani Hukuman

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Seorang pria berinisial KOT (33), sedang menjalani hukuman di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Prabumulih karena perkara narkotika, kini kembali terlibat dalam kasus lain yakni pencurian sepeda motor milik warga.

Peristiwa pencurian satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah hitam dengan nomor polisi BG 3346 CO milik Septian Hardianto (31), seorang karyawan swasta itu diketahui terjadi di kawasan Jalan Kerinci, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, pada Minggu, 7 September 2025 yang lalu, sekira pukul 21.00 WIB.

Terungkapnya kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curanmor) tersebut setelah Tim Singo Timur Polsek Prabumulih Timur melakukan tindak lanjut atas laporan korban dengan laporan polisi nomor: LP/B/142/IX/2025/SPKT/Sek PBM Timur/Res PBM/Polda Sumsel tertanggal 08 September 2025 yang lalu, saat pelaksanaan Target Operasi (TO) Ops Pekat Musi Tahun 2026, pada Jumat, 20 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolsek Prabumulih Timur, IPTU Ulta Deanto, SH membenarkan, adanya pengungkapan kasus curanmor yang dilakukan oleh pelaku KOT (inisial, red).

“Betul, dari proses interogasi terhadap tersangka KOT, ia mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor tersebut bersama rekannya berinisial JND yang juga tengah menjalani hukuman,” kata IPTU Ulta dalam keterangan tertulisnya.

Diuraikan Kapolsek, kronologi pengungkapan kasus ini bermula setelah hasil penyidikan bahwa sepeda motor yang dilaporkan hilang dicuri itu adalah Honda Vario tahun 2011 warna merah hitam dengan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dokumen kendaraan korban dengan ciri-ciri pelakunya tak lain KOT.

Sehingga kemudian, Kapolsek Prabumulih Timur langsung memerintahkan Kanit Reskrim Aipda Devi Handra, SH bersama Tim Singo Timur untuk melakukan koordinasi dan pemeriksaan terhadap tersangka di dalam Rutan Prabumulih.

“Untuk saat ini, barang bukti berupa satu unit sepeda motor tersebut telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” terangnya.

IPTU Ulta Deanto menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama pelaksanaan Ops Pekat Musi 2026.

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan sekitarnya.

“Saat ini, penyidik Polsek Prabumulih Timur masih melengkapi berkas perkara guna proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tutupnya. (dn)

Audiensi ke Kemenkes RI, Wali Kota Prabumulih Perjuangkan Bantuan Alkes dan SDMK demi Tingkatkan Pelayanan bagi Masyarakat

JAKARTA, Pikiranrakyatsumsel – Keseriusan dalam membenahi sektor kesehatan di kota Prabumulih ditunjukkan Wali Kota Prabumulih H Arlan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi resmi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pada Kamis (19/2/2026).

Pertemuan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Prabumulih H Arlan. Ia hadir bersama Kepala Dinas Kesehatan Djoko Lisyano, Kepala Bappeda Abu Sohib, Direktur RSUD dr. Ade Nur Ikhlas, serta Kepala Bagian Prokopim Herli Apriani.

Rombongan disambut oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbiwono beserta jajaran pejabat tinggi kementerian.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih memaparkan proposal dukungan penguatan pelayanan kesehatan. Usulan itu mencakup peningkatan dan pengembangan fasilitas kesehatan, pengadaan maupun modernisasi alat kesehatan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan.

Wali Kota Prabumulih diterima oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Dante Saksono Harbiwono, Sp.PD. Ph.D., Dirjen Kesprimkom Ibu Endang Sumiwi, Dirjen SDMK Ibu Yuli Farianti, Sahli Menkes Bidang Ekokes Bpk. Bayu Teja, Ses Ditjen P2 Bpk. Andi Saguni, Ses Ditjen Kesprimkom Ibu. Hendrastuti Pertiwi, Dir. Prodis Alkes Bpk. Dede Mulyani, Karo Perencanaan Bpk. Liendha Andajani, MoD Passkas Ibu. Sukiyani beserta jajaran terkait lainnya.

H Arlan juga menekankan bahwa keberadaan fasilitas yang memadai, dukungan peralatan medis yang modern, serta tenaga kesehatan yang profesional merupakan fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan yang cepat dan berkualitas.

Oleh karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar peningkatan layanan dapat berjalan lebih optimal.

“Pemkot Prabumulih bertekad memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak dan bermutu. Penguatan sarana, prasarana, peralatan medis, serta peningkatan kualitas SDM kesehatan merupakan kebutuhan mendesak,” ungkap H Arlan dalam audiensi tersebut.

Dibawah kepemimpinannya, H Arlan menegaskan bahwa Pemkot Prabumulih akan terus berusaha semaksimal mungkin dalam meningkatkan pelayanan masyarakat, salah satunya di bidang kesehatan.

Sehingga, sambung dia, masyarakat kota Prabumulih khususnya dapat menikmati pelayanan kesehatan dan dapat terlayani dengan baik karena sarana dan prasarana yang menunjang sesuai dengan kebutuhan.

“Semoga apa yang telah diusahakan dan diusulkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih dapat diterima oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan bisa direalisasikan untuk masyarakat Kota Prabumulih,” tandasnya.

Sementara, diketahui dalam audiensi tersebut juga diikuti dari Kabupaten Nias Utara Provinsi Sumatera Utara dihadiri oleh Bupati Nias Utara Bpk. Amizaro Waruwu, S.Pd., M.IP., juga dari Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat dihadiri oleh Bupati Darmasraya Ibu. Annisa Suci Ramdhani, S.H., LLM. (dn)

Siapkan Rp 5,6 Triliun, Bank Indonesia Sumsel Resmi Buka 110 Titik Layanan Penukaran Uang Idul Fitri 2026

PALEMBANG, Pikiranrakyatsumsel – Melalui program SERAMBI 2026, Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan (Sumsel)  telah menyiapkan dana sebesar Rp 5,6 triliun, untuk melayani masyarakat dalam penukaran uang baru kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Angka tersebut naik signifikan dari tahun lalu.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono mengungkapkan kebutuhan uang tunai di Sumsel selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026 diperkirakan mencapai Rp 5,6 triliun.

“Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya konsumsi rumah tangga, aktivitas perdagangan ritel serta tradisi berbagi dan penarikan uang tunai menjelang hari raya,” kata Bambang kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025 yakni sebesar Rp 3,9 triliun.

“Kondisi ini juga menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang tetap terjaga,” ungkap dia.

Dikutip dari laman jpnn, BI menegaskan untuk pemenuhan kebutuhan uang tunai tidak hanya dilihat dari nominal, melainkan juga komposisi pecahan, ketetapan distribusi serta kualitas uang layak edar.

Kolaborasi dan pemangku kepentingan menjadi kunci menjaga kelancaran sistem pembayaran daerah.

Bagi anda yang ingin mendapatkan lembaran uang baru untuk tradisi salam tempel, berikut adalah panduan lengkap cara, jadwal dan lokasinya:

1. Batas maksimal dan cara daftar (wajib online)

2. Agar antrean lebih tertib, Penukaran uang tahun ini wajib melalui pendaftaran di aplikasi atau situs resmi pintar.bi.go.id.

Tiap orang mendapatkan jatah maksimal penukaran sebesar Rp 5,3 juta dengan paket rincian: 

Pecahan Rp 50.000 maksimal Rp 2.500.000, pecahan Rp 20.000 maksimal Rp 1.000.000, pecahan Rp 10.000 maksimal Rp 1.000.000, pecahan Rp 5.000 maksimal Rp 500.000, pecahan Rp 2.000 maksimal Rp 200.000, pecahan Rp 1.000 maksimal Rp 10.000

Adapun lokasi Penukaran dari mall hingga jalur mudik, BI Sumsel menyebar titik penukaran agar tidak menumpuk di satu tempat.

Anda Bisa Memilih Lokasi Yang Terdekat:

110 titik Bank di Sumsel, tersedia tiap hari Kamis (19 & 26 Februari, 5 & 12 Maret 2026). Kuota 100 orang/hari per titik.

Berikut Pusat Keramaian:

Pasar Plaju (23 Februari), Pasar Sako & Stasiun Kertapati (25 Februari), Mall PTC & Rest area Tol (5 Maret), Masjid Agung (4 Maret).

Titik pemudik: Bandara SMB II (26 Februari) dan Pelabuhan Boom Baru (24 Februari & 4 Maret).

Kas Keliling Terpadu (gerebek pasar) berlangsung 9 -12 Maret 2026 melibatkan 5 bank dengan kuota besar (10.000 orang per hari).

Bagi warga yang tinggal di daerah perairan yang sulit dijangkau bank. BI Sumsel bekerja sama dengan TNI AL akan mengadakan susur sungai untuk melayani warga pada tanggal 2 – 4 Maret 2026. (dn)

Lagi! Satnarkoba Polres Prabumulih Amankan Pelaku Narkoba saat Ops Pekat Musi 2026, Sabu 3,81 Gram Berhasil Disita

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, satu orang pria diduga sebagai pelaku narkoba berhasil diamankan dalam pengungkapan kasus Target Operasi (TO) pada Rabu, 18 Februari 2026 sekira pukul 00.40 WIB.

Penangkapan dilakukan di kawasan Jalan Lintas Muara Sungai–Modong, wilayah Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih. Lokasi tersebut sebelumnya telah dipetakan sebagai titik rawan berdasarkan laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi dan penyalahgunaan narkotika.

Pengungkapan kasus ini berlandaskan Laporan Polisi Nomor: LP-A/09/II/2026/SPKT/SATRESNARKOBA/RES PRABUMULIH/POLDA SUMSEL tanggal 18 Februari 2026. Informasi awal diterima anggota Satresnarkoba pada Selasa malam, 17 Februari 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, yang kemudian langsung ditindaklanjuti dengan kegiatan penyelidikan secara tertutup.

Setelah dilakukan observasi dan pengumpulan bahan keterangan, petugas berhasil mengidentifikasi ciri-ciri serta keberadaan terduga pelaku. Menindaklanjuti hasil penyelidikan tersebut, Kasat Reserse Narkoba Polres Prabumulih, Muhammad Arafah, memerintahkan Kanit Idik 2, Julius Sasmita, bersama tim untuk segera melakukan penindakan.

Saat diamankan, pelaku tengah berada di atas sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan. Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan. Selanjutnya, dengan disaksikan perangkat desa dan warga setempat, petugas melakukan penggeledahan terhadap badan dan kendaraan pelaku.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu kotak hitam yang disimpan di dalam kantong jaket sebelah kiri milik tersangka. Di dalam kotak tersebut terdapat delapan paket plastik klip bening yang diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,81 gram.

Selain barang bukti narkotika, petugas turut mengamankan satu unit sepeda motor, satu jaket warna merah maroon, serta uang tunai sebesar Rp400.000 yang diduga berkaitan dengan hasil transaksi. Seluruh barang bukti kemudian diamankan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Tersangka diketahui berinisial BL (25), berprofesi sebagai petani, dan berdomisili di salah satu desa di wilayah Kabupaten Muara Enim (alamat lengkap disamarkan demi kepentingan penyidikan dan perlindungan data pribadi).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan diduga kuat berperan sebagai bandar. Dalam interogasi awal, tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial GB yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Barang tersebut dibeli dengan harga Rp1.600.000 dan rencananya akan diedarkan kembali di wilayah Prabumulih dan sekitarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 610 ayat (1) huruf a atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara yang berat.

Kasat Resnarkoba menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Prabumulih dalam menekan angka peredaran narkotika, khususnya dalam momentum Operasi Pekat Musi 2026. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengembangan guna memburu pemasok utama serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat. Satresnarkoba Polres Prabumulih mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (*)

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Kompol Chindy : Jadikan sebagai Momentum Evaluasi dan Introspeksi Diri

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Dalam peringatan Hari Kesadaran Nasional yang digelar di lapangan upacara Polres Prabumulih, Rabu, 18 Februari 2026, Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi melalui Wakapolres Prabumulih, Kompol Chindy Helyadi SIK MH, mengajak seluruh personel Polres Prabumulih dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Prabumulih untuk menjadikan momentum evaluasi dan introspeksi diri.

“Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial rutin setiap bulan, tetapi menjadi pengingat penting bagi seluruh aparatur negara untuk merefleksikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diemban,” ujarnya.

Kompol Chindy menyampaikan pesan Kapolres Prabumulih agar seluruh personel terus meningkatkan disiplin, profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pesan bapak Kapolres, mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat untuk terus bekerja secara solutif, adaptif, komunikatif serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Chindy Helyadi di hadapan peserta upacara.

Wakapolres Prabumulih ini juga menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian.

Disiplin, sambung dia, bukan hanya soal kehadiran atau kepatuhan terhadap aturan internal, tetapi juga mencakup komitmen moral dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Lebih lanjut Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) ini menegaskan bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks, seiring dengan perkembangan dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, setiap personel dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Menurutnya, profesionalisme dapat diwujudkan melalui peningkatan kemampuan teknis, pemahaman hukum yang mendalam, serta kemampuan komunikasi yang baik dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa soliditas internal dan sinergitas antar fungsi sangat penting dalam menghadapi dinamika tugas ke depan, terutama dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Melalui Upacara Hari Kesadaran Nasional ini, Polres Prabumulih kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme dan integritas. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. (dn)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.