Pertina Prabumulih Siap Gelar Fight Night Vol.1, Wadah Anak Muda dan Atlet Tinju Sumsel

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Prabumulih berencana menggelar ajang bergengsi bertajuk Prabu Fight Night pada awal Juli 2026 mendatang di kota Prabumulih. Event ini ditargetkan menjadi wadah penyaluran bakat sekaligus pembinaan generasi muda di dunia olahraga tinju.

Kegiatan Prabu Fight Night akan dipimpin oleh Ketua Pelaksana Zulkarnain yang juga menjabat sebagai Ketua Pertina Kota Prabumulih. Kegiatan ini turut didukung oleh Rifki Baday, SH MKn sebagai pembina, penasehat, sekaligus promotor, serta Satria Arif Pratama yang dipercaya sebagai Sekretaris Pelaksana.

Event ini akan mengundang para petinju dari seluruh wilayah Sumatera Selatan, dengan mempertandingkan berbagai kategori mulai dari kelas usia dini, junior, hingga senior. Panitia juga merencanakan partai utama (main event) berupa perebutan sabuk juara untuk pertama kalinya.

Ketua pelaksana, Zulkarnain menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan sekitar 20 partai pertandingan yang akan diikuti oleh kurang lebih 40 petinju.

“Untuk Prabumulih sendiri, kita sudah memiliki cukup banyak atlet yang siap tampil. Ini juga menjadi ajang tes kemampuan mereka sebelum melangkah ke level lebih tinggi,” ujarnya.

Pendaftaran peserta nantinya akan dibuka melalui kontak WhatsApp yang akan diumumkan oleh panitia.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sebagai wadah positif bagi generasi muda.

“Kita ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda, khususnya di Prabumulih. Kita tahu saat ini marak kenakalan remaja seperti tawuran, jadi kita hadirkan tinju sebagai wadah yang positif,” jelasnya.

Selain itu, Prabu Fight Night juga menjadi kesempatan bagi atlet-atlet berprestasi yang selama ini belum memiliki panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Kita ingin menunjukkan bahwa olahraga tinju di Kota Prabumulih itu ada dan terus berkembang. Dari 2019 sampai 2025, kita tetap eksis meskipun dengan keterbatasan pembinaan,” tambahnya.

Terkait hadiah, panitia menyebutkan saat ini masih dalam tahap persiapan dan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Diharapkan, melalui event ini, semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk mengenal dan bergabung dalam pembinaan olahraga tinju di Kota Prabumulih, sehingga dapat mendorong kemajuan prestasi atlet di masa mendatang. (dn)

banner 400x130

Kuasa Hukum Klarifikasi Video Viral KDRT di Prabumulih, Sebut Suami hanya Menampar Pipi dan Kejadian Spontan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kuasa hukum seorang pria inisial ZY, suami yang dilaporkan istri sahnya atas dugaan KDRT dan wanita inisial DN disebut-sebut selingkuhan ZY, Riza Satria SH memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dan video yang beredar viral di media sosial, termasuk Facebook dan sejumlah media online di kota Prabumulih.

Dalam keterangannya diterima awak media ini, Selasa (21/4/2026) malam, Kuasa hukum dari Reindya Law Office itu menegaskan, bahwa tudingan terhadap kedua kliennya terkait dugaan penganiayaan, maupun perselingkuhan tersebut terlalu dibesar-besarkan dan berlebihan.

Riza menyebut, bahwa saat peristiwa terjadi di depan sebuah ruko di Jalan Arimbi, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, pada Minggu (19/4/2026) sekira pukul 17.30 WIB, itu kliennya ZY tersulut emosi, lantaran akibat perbuatan dari istri kliennya inisial IS tersebut.

“Perlu kami tegaskan, kejadian tersebut tidak separah yang diberitakan. Peristiwa itu terjadi secara spontan. Klien kami memang melakukan penamparan kepada IS,” ujarnya.

Selain mengklarifikasi video viral tersebut, Riza Satria juga menanggapi laporan polisi yang dibuat kakak perempuan istri kliennya berinisial ER di Polres Prabumulih pada 19 April 2026. Dalam laporan tersebut, ER melaporkan dugaan KDRT, hingga dugaan penganiayaan dilakukan bersama-sama oleh dua kliennya terhadap IS.

Menurut Kuasa Hukum ZY dan DN, peristiwa yang dilaporkan tidak sesuai dengan fakta yang disampaikan kliennya. Ia menjelaskan bahwa pada 19 April 2026 memang terjadi cekcok antara ZY dan IS. Namun, posisi keduanya sedikit berjauhan.

“Saat kejadian, posisi istri klien kami itu berdiri di dekat selokan bersama kakaknya. Ketika situasi memanas, IS dan kakaknya mundur hingga terperosok ke dalam selokan,” jelas Riza seraya berkata posisi IS pun berada di bawah kakaknya saat terjatuh.

Dirinya pun lebih lanjut menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah meninjau langsung lokasi kejadian dan tidak menemukan bercak darah di tempat kejadian perkara (TKP).

(lebih…)

PEP Zona 4 Dorong Peningkatan Produksi Minyak Lewat Workover 51 Sumur Eksisting

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mendorong peningkatan produksi minyak di 51 sumur eksisting melalui kegiatan workover. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga produksi berkelanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Workover atau kerja ulang sumur adalah rangkaian pekerjaan teknis yang dilakukan pada sumur minyak atau gas yang sudah ada untuk memperbaiki, memulihkan, atau meningkatkan performa produksinya. Workover juga dilakukan dengan menutup zona produksi yang sudah habis dan membuka zona baru di kedalaman yang berbeda pada sumur yang sama.

“Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah. Dengan pendekatan terukur, kami mampu memulihkan kinerja sumur eksisting sehingga tetap memberikan kontribusi optimal terhadap produksi,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto.

Workover yang dilakukan PEP Zona 4 telah menunjukkan hasil positif. Dari kegiatan workover sepanjang 2025 mencatatkan realisasi produksi sebesar 432 barel minyak per hari (BOPD).

Intervensi teknis tersebut tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga mengembalikan produktivitas sumur-sumur seperti BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23 yang sebelumnya berstatus suspend dan idle.

“PEP Zona 4 akan terus melakukan kegiatan workover untuk memastikan sumur-sumur eksisting tetap dapat berproduksi optimal dan berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional,” ucap Djudjuwanto. (*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.