Proyek Revitalisasi Sekolah di Muara Enim Jadi Sorotan, Warga Minta Pengawasan Diperketat

MUARA ENIM, Pikiranrakyatsumsel – Pelaksanaan proyek revitalisasi sarana pendidikan di Kabupaten Muara Enim menjadi sorotan. Selain transparansi penggunaan anggaran, sejumlah pihak mempertanyakan kesesuaian material bangunan dengan spesifikasi teknis serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lokasi proyek.

Sorotan tersebut salah satunya muncul pada pekerjaan pembangunan sejumlah fasilitas di SMP Negeri 3 Rambang, Kabupaten Muara Enim. Proyek yang mencakup pembangunan Laboratorium A, ruang administrasi, ruang UKS, dan ruang belajar siswa itu disebut memiliki nilai anggaran hampir satu miliar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat bagian pekerjaan dan material yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih lanjut, khususnya terkait penggunaan rangka baja, kusen kayu serta material bangunan lainnya.

Namun, temuan visual di lapangan tersebut belum dapat menjadi dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran spesifikasi. Untuk memastikan kesesuaiannya, diperlukan pemeriksaan terhadap dokumen kontrak, rencana anggaran biaya (RAB), spesifikasi teknis, serta hasil pengujian atau pemeriksaan teknis dari pihak yang berwenang.

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah aspek keselamatan kerja. Sejumlah pekerja di lokasi proyek disebut belum seluruhnya terlihat menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai penerapan standar K3 selama proses pembangunan berlangsung.

Sejumlah warga yang mengaku tinggal di wilayah sekitar lokasi berharap pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara tersebut mendapat pengawasan lebih ketat.

“Kami harap pengawasan dari pihak-pihak terkait proyek di sekolah itu harus diperhatikan, karena sejauh ini kami lihat pengerjaannya terkesan asal-asalan. Bangunan itu kan pakai uang rakyat, jadi tolong pihak APH bila perlu turun ke lapangan,” cetus salah satu diantara warga tersebut kepada media ini, Jumat (4/9/2026).

Selain kualitas pekerjaan, ketepatan waktu pelaksanaan juga menjadi sorotan. Masyarakat berharap proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan dalam dokumen kontrak sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar maupun pemanfaatan fasilitas oleh pihak sekolah.

Awak media ini telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana pekerjaan belum memberikan keterangan secara resmi.

Sementara, Kepala SMP Negeri 3 Rambang, Jenumi Faidis, S.Pd., juga telah diupayakan untuk dikonfirmasi mengenai pelaksanaan proyek, termasuk sumber anggaran, spesifikasi pekerjaan, mekanisme pengawasan, serta progres pembangunan.

Konfirmasi juga telah dilakukan melalui sambungan telepon dan pesan singkat WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh jawaban resmi.

 

Perlu Pemeriksaan Dokumen dan Lapangan

Sorotan terhadap proyek tersebut pada akhirnya tidak cukup dijawab hanya berdasarkan kondisi fisik yang terlihat di lapangan. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai kontrak dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Dokumen pengadaan, kontrak pekerjaan, RAB, gambar teknis, volume pekerjaan, spesifikasi material, progres fisik, hingga berita acara pemeriksaan menjadi bagian penting untuk memastikan apakah terdapat perbedaan antara perencanaan dan pelaksanaan.

Jika kemudian ditemukan ketidaksesuaian, pihak yang berwenang dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, apabila pekerjaan dinyatakan telah memenuhi spesifikasi setelah melalui pemeriksaan teknis, hal tersebut juga penting disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun pihak sekolah mengenai tudingan ketidaksesuaian material dan persoalan pengawasan tersebut. (tim)

banner 400x130

Rekrutmen Pertamina Tak Dipungut Biaya, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Sebagai komitmen pengelolaan ketenagakerjaan yang transparan, seluruh perusahaan di grup Pertamina, termasuk field-field Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 di Kota Prabumulih dan sekitarnya, menyelenggarakan proses rekrutmen secara terbuka, objektif, profesional, serta tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun.

Rekrutmen di field-field PHR Zona 4 yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream (SHU) Regional 1, terdiri dari beberapa jalur. Rekrutmen pegawai tetap dilaksanakan terpusat melalui situs recruitment.pertamina.com. Proses rekrutmen pegawai tetap dikelola oleh fungsi Human Capital PT Pertamina (Persero). Pertamina grup juga ikut serta dalam Rekrutmen Bersama BUMN (RBB).

Selain itu, ada rekrutmen tenaga kerja yang dibutuhkan Perusahaan Pelaksana Pekerjaan (mitra kerja). Proses rekrutmen serta tata kelola kepegawaian dilakukan dengan tanggung jawab sepenuhnya berada pada perusahaan mitra kerja.

“Pertamina membuka kesempatan bagi talenta-talenta terbaik bangsa melalui rekrutmen terbuka, transparan, dan profesional. Seluruh rekrutmen dilaksanakan tanpa pungutan biaya apa pun,” ucap Manager Human Capital (HC) PHR Zona 4 Febry Sudyatmo.

Febry mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran lowongan kerja di Pertamina dari sumber-sumber yang tidak resmi dan sesuai ketentuan hukum. Terlebih lagi bila ada pungutan biaya.

Ia menyampaikan seluruh rekrutmen yang dilakukan di grup Pertamina dilakukan melalui kanal-kanal resmi perusahaan, seperti situs recruitment.pertamina.com, media sosial perusahaan, serta wadah-wadah publikasi resmi dari perusahaan mitra kerja.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada perusahaan apabila menemukan informasi rekrutmen yang mencurigakan dan mengatasnamakan Pertamina. Jangan segan pula melapor ke pihak kepolisian apabila sudah terlanjur menjadi korban penipuan,” ucap Febry. (Ril/dn)

Meriahkan HUT ke-25 Prabumulih, Speed Off-Road 2026 Digelar 9-11 Oktober

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengurus Cabang (Pengcab) Prabumulih bersama komunitas off-road akan menggelar ajang Speed Off-Road 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Prabumulih.

Kompetisi tersebut mengusung tema “Safety No Compromise – Sedulur Sejalur Selumpur” dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 9-11 Oktober 2026, di kawasan Terminal Talang Jimar, Kota Prabumulih.

Panitia menyiapkan lintasan khusus Special Competition Stage (SCS) untuk menguji kemampuan peserta sekaligus kendaraan yang digunakan. Ajang ini terbuka bagi peserta dari berbagai daerah.

Dalam kompetisi tersebut, terdapat dua kategori perlombaan, yakni kelas Tubular G1, G2, G3, G4 serta Standart Winch.

Biaya registrasi ditetapkan sebesar Rp1,5 juta per mobil. Peserta yang telah melakukan pendaftaran akan mendapatkan sejumlah fasilitas, antara lain kaos untuk driver dan co-driver serta stiker lambung kendaraan.

Aspek keselamatan juga menjadi salah satu perhatian utama panitia. Khusus peserta kelas Standart Winch, kendaraan diwajibkan menggunakan roll bar atau roll cage sebagai perlengkapan keselamatan.

Selain menawarkan tantangan di lintasan, panitia juga menyiapkan hadiah dengan total nilai mencapai Rp100 juta. Hadiah tersebut mencakup tiga unit sepeda motor sebagai hadiah utama, uang pembinaan, serta doorprize berupa satu unit mobil bagi peserta yang beruntung.

Sebelum mengikuti perlombaan, seluruh kendaraan peserta diwajibkan menjalani scrutineering pada 9 Oktober 2026. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pengecekan kelayakan kendaraan sebelum digunakan dalam kompetisi.

Sementara itu, pendaftaran peserta dijadwalkan mulai dibuka pada 9 September 2026.

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dapat diperoleh melalui panitia, yakni Wahyu di nomor 0813-6860-9030 dan Yansen di nomor 0821-8287-4087.

Melalui ajang tersebut, IOF Pengcab Prabumulih dan komunitas off-road diharapkan tidak hanya menghadirkan kompetisi otomotif, tetapi juga turut memeriahkan rangkaian HUT ke-25 Kota Prabumulih dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung. (topikberita/prsumsel)

Terduga Kurir Sabu di Prabumulih Ditangkap Team 007 Reborn, Sabu 2 Gram Disita dan Dua Orang Diburu

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Team 007 Reborn Unit 1 Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih mengamankan seorang pria berinisial JS (33) dalam pengungkapan dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Prabumulih, Sumatera Selatan.

JS diamankan pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Ia ditangkap di depan sebuah warung di Jalan Tenggamus, RT 02/RW 01, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu paket kristal yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2 gram. Selain itu, petugas turut mengamankan satu lembar plastik warna hitam, satu plastik klip bening, satu unit telepon seluler merek Realme warna hitam, serta uang tunai Rp29 ribu.

Kasus ini terungkap setelah personel Satresnarkoba Polres Prabumulih menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di sekitar lokasi kejadian.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih IPTU Fitrawadi, S.H. memerintahkan personel Opsnal Satresnarkoba untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati dua orang yang ciri-cirinya disebut sesuai dengan informasi yang diterima. Ketika hendak dilakukan pemeriksaan, salah seorang pria melarikan diri, sedangkan JS berhasil diamankan.

Polisi kemudian melihat JS diduga membuang sesuatu dari tangannya. Benda tersebut diamankan petugas dan diperiksa dengan disaksikan masyarakat di sekitar lokasi.

Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan plastik warna hitam yang di dalamnya terdapat plastik klip bening berisi kristal yang diduga sabu dengan berat bruto 2 gram.

Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepada penyidik, JS mengaku barang tersebut merupakan pesanan seorang rekannya berinisial US yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). JS juga menyebut barang tersebut diperoleh dari seseorang berinisial HK, yang juga berstatus DPO, dengan harga Rp1,5 juta.

JS beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, penyidik masih melakukan pencarian terhadap dua orang yang disebut dalam keterangan awal dan telah berstatus DPO.

Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih IPTU Fitrawadi, S.H. mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

“Kami mengapresiasi informasi dari masyarakat yang turut membantu kepolisian dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan narkotika. Peran masyarakat sangat penting karena pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepolisian akan terus melakukan langkah pencegahan maupun penindakan terhadap dugaan peredaran narkotika.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika. Setiap informasi akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

Dalam perkara tersebut, JS diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi menyebut sangkaan pasal yang diterapkan yakni Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (Ril)

Jaga Keselamatan Bersama, PHR Zona 4 Respon Cepat Padamkan Lebih dari 100 Titik Api Karhutla Sumsel

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Sumatera Selatan turut meningkatkan kewaspadaan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, bagian dari Pertamina Subholding Upstream (SHU) Regional 1 Seluruh personel dan perlengkapan pemadam kebakaran disiagakan untuk mengamankan operasi hulu migas maupun keselamatan masyarakat di sekitarnya.

Sejak akhir Juli hingga 28 Agustus 2026, tim pemadam kebakaran di tujuh field PHR Zona 4 telah ikut memadamkan 113 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel. Angka tersebut terdiri dari 18 pemadaman oleh Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field, 27 pemadaman oleh PEP Limau Field, 27 pemadaman oleh PEP Adera Field, 16 pemadaman oleh PEP Pendopo Field, 17 pemadaman oleh PEP Ramba Field, serta 8 pemadaman oleh Pertamina Hulu Energi Ogan Komering dan Raja Tempirai (PHE OKRT) Field.

Pjs General Manager PHR Zona 4 Muhammad Luthfi Ferdiansyah menyatakan kepedulian perusahaan terhadap karhutla yang sedang terjadi. “Dalam situasi ini dibutuhkan respons cepat dan terkoordinasi. Kami memastikan personel dan peralatan siap dikerahkan untuk mendukung penanggulangan bersama untuk meminimalkan dampak terhadap operasi produksi dan keselamatan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Luthfi.

Setiap field di wilayah kerja PHR Zona 4 menyiagakan armada dan petugas jaga untuk membantu penanganan karhutla. PEP Prabumulih Field dan PEP Limau Field masing-masing menyiagakan 3 unit mobil pemadam kebakaran (fire truck) dan 4 petugas setiap hari.

PEP Adera Field menyiagakan 1 unit fire truck dengan 5 orang petugas setap hari. Sementara itu, PEP Pendopo Field menyiagakan 5 unit fire truck disertai 7 orang setiap hari. PEP Ramba Field menyiagakan 3 unit fire truck dengan 7 orang petugas di 4 lokasi. Adapun PHE OKRT menyiagakan 1 unit fire truck dan 5 petugas.

Selain fire truck, PHR Zona 4 juga memastikan kesiapan peralatan pemadam kebakaran di setiap field, seperti pompa pemadam kebakaran (fixed fire pump), pompa pemadam kebakaran berjalan (mobile fire pump), tangki air (water tank), dan sejumlah perlengkapan pemadaman kebakaran lainnya.

Patroli rutin yang biasa dilakukan tim security Pertamina menjadi sumber informasi hot spot. Selain itu, pemadaman kebakaran juga dilakukan atas laporan dari masyarakat dan pemerintah setempat di sekitar wilayah operasi.

“Kami berterima kasih atas laporan masyarakat yang melaporkan kebakaran yang mendekat ke jalur pipa maupun fasilitas produksi. Hal ini mencerminkan sinergi untuk menjaga keselamatan bersama dan ketahanan energi nasional,” pungkas Luthfi. (Ril)

Dua Rumah Panggung Berisi 7 Bedeng Terbakar di Prabumulih, Satu Penghuni Luka Bakar

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Kebakaran menghanguskan dua rumah panggung berbahan kayu yang disekat menjadi tujuh unit bedeng di Gang 2 Saudara, RT 01/RW 04, belakang Toko Singa Bola, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kebakaran menyebabkan kedua bangunan mengalami kerusakan berat. Dari total tujuh pintu bedeng, empat berada di rumah panggung pertama, dengan tiga di antaranya dihuni dan satu dalam kondisi kosong. Sementara tiga pintu pada rumah panggung kedua diketahui tidak berpenghuni.

Informasi awal kebakaran diketahui setelah Kiano (16) melihat kobaran api dari salah satu bedeng yang kosong. Ia kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada ibunya, Marina (40).

Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berdiri berdekatan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya membantu penghuni sekaligus menghubungi kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.

Petugas Pemadam Kebakaran bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih kemudian dikerahkan ke lokasi. Sebanyak empat unit kendaraan pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api.

Setelah berjibaku sekitar satu setengah jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 15.00 WIB. Armada tambahan dari PDAM juga dikerahkan untuk membantu proses pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, seorang penghuni bernama Adityawarman (58), yang sehari-hari bekerja sebagai ojek, mengalami luka bakar sekitar 13,5 persen.

Korban mengalami luka bakar pada kedua kaki, lengan kanan, telinga kanan, serta bagian pipi dan pelipis kanan. Adityawarman kemudian mendapat penanganan medis. Korban diketahui memiliki riwayat stroke.

Sementara tiga penghuni lainnya, yakni Wawan (41), Arnia (50), dan Irma Inarsi (62), berhasil menyelamatkan diri.

Berdasarkan pendataan awal, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta. Adapun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.

Dugaan sementara, api berasal dari korsleting arus listrik pada salah satu bedeng yang dalam kondisi kosong. Meski demikian, kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan titik awal api serta penyebab kebakaran.

Setelah api berhasil dipadamkan dan lokasi dinyatakan aman, Tim Identifikasi Inafis Satreskrim Polres Prabumulih bersama personel terkait melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas terlebih dahulu memastikan kondisi lokasi aman dengan berkoordinasi bersama petugas pemadam kebakaran dan PLN. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan area telah dingin, aliran listrik telah diputus, serta struktur bangunan memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan.

Petugas kemudian memasang garis polisi dan membatasi akses masyarakat yang tidak berkepentingan. Sterilisasi dilakukan untuk menjaga kondisi TKP sekaligus mencegah perubahan atau kerusakan terhadap barang bukti.

Tim Inafis selanjutnya mendokumentasikan kondisi bangunan, arah rambatan api, tingkat kerusakan, serta sejumlah bagian yang dinilai berkaitan dengan kebakaran. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu menentukan titik awal api (origin of fire) dan mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., melalui Kapolsek Prabumulih Barat IPTU Thomas Siswo Purnomo, S.H., mengatakan kepolisian bersama unsur terkait bergerak cepat menangani kejadian tersebut, mulai dari pengamanan lokasi hingga membantu proses evakuasi dan pemadaman.

“Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Kami bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi dan memastikan api benar-benar padam serta situasi aman,” ujar Thomas.

Menurutnya, penyebab kebakaran masih dalam pendalaman. Tim Inafis melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan titik awal dan penyebab api.

“Untuk penyebab kebakaran masih kami dalami. Dugaan awal mengarah pada korsleting arus listrik, namun untuk memastikan penyebab dan titik awal api, Tim Inafis melakukan pemeriksaan secara ilmiah di lokasi,” katanya.

Thomas mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran, BPBD, PDAM, kepolisian, serta masyarakat yang turut membantu proses pemadaman.

“Sinergi seluruh unsur dan kepedulian masyarakat sangat membantu dalam mempercepat proses pemadaman. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik dan segera melaporkan apabila menemukan potensi yang dapat menimbulkan kebakaran,” pungkasnya. (ril/dn)

25 Personel Polres Prabumulih Terima Penghargaan atas Dedikasi dan Loyalitas

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Sebanyak 25 personel Polres Prabumulih menerima penghargaan dari Kapolres Prabumulih sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas kepolisian.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam apel pagi yang digelar di Lapangan Apel Polres Prabumulih, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Apel dipimpin Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., dan diikuti personel Polres Prabumulih serta jajaran Polsek.

Dalam kesempatan itu, sejumlah perwakilan penerima penghargaan yakni IPTU Rama Juliani, S.H., IPTU Okta Ariani, S.H., IPDA Andhika N.W., S.Tr.I.K., IPDA Andrie, S.E., M.M., AIPTU Jhoni Ardiansyah, S.H., AIPDA Rinton Arahap, AIPDA Sutejo, S.H., BRIGADIR Radha Labrica Hidayat, dan BRIGADIR Dimas Pandu Jatmika.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan terhadap personel yang dinilai menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas dedikasi dan loyalitas personel dalam melaksanakan tugas. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Gunarto.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga disiplin, kekompakan dan integritas dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, setiap anggota memiliki peran dalam menjaga nama baik institusi serta memberikan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis dan responsif kepada masyarakat.

“Saya berharap seluruh personel terus menjaga disiplin, kekompakan dan integritas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain pemberian penghargaan, apel diisi dengan pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya oleh personel Satuan Samapta serta Panca Prasetya Korpri oleh perwakilan ASN.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman dan kondusif.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Prabumulih dalam memberikan apresiasi terhadap kinerja personel sekaligus mendorong peningkatan disiplin, profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Ril)

Pinjam Motor Alasan Beli Makanan, Pria di Prabumulih Diringkus Polisi

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel — Kepolisian Sektor (Polsek) Prabumulih Timur mengungkap dugaan tindak pidana penggelapan sepeda motor yang terjadi di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial MIH (22), warga Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

MIH diamankan personel Team Opsnal URC Polsek Prabumulih Timur pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Lingkar, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur.

Kasus tersebut bermula dari laporan korban Dicky Akbar (28) yang dibuat pada 17 April 2026. Berdasarkan laporan tersebut, dugaan penggelapan terjadi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 17.15 WIB di simpang pertigaan Jalan Putaran, Kelurahan Muara Dua.

Saat itu, korban disebut bertemu dengan MIH yang kemudian meminjam sepeda motor miliknya dengan alasan hendak pergi ke rumah mertuanya untuk meminta uang guna membeli makanan.

Karena korban telah mengenal MIH dan tidak menaruh kecurigaan, korban kemudian meminjamkan sepeda motor tersebut. Namun, setelah ditunggu beberapa waktu, MIH tidak kunjung kembali.

Korban selanjutnya menghubungi adiknya untuk menjemput di lokasi dan berupaya mencari keberadaan MIH. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Sepeda motor milik korban juga diketahui dibawa oleh MIH.

Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp5,5 juta dan kemudian melaporkannya ke Polsek Prabumulih Timur untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Team Opsnal URC Polsek Prabumulih Timur kemudian memperoleh informasi mengenai keberadaan MIH di kawasan Jalan Lingkar, Kelurahan Muara Dua, pada Kamis dini hari.

Kapolsek Prabumulih Timur IPTU Ultah Deanto SH kemudian memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Dody Purwanto SH bersama Team Opsnal URC untuk melakukan penindakan. Petugas selanjutnya mengamankan MIH di lokasi.

Dalam pemeriksaan awal, MIH disebut mengakui perbuatannya. Polisi kemudian membawa terduga pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Prabumulih Timur guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Xtride dengan nomor polisi BG 2743 CM, nomor rangka MH32BU001EJ075399 dan nomor mesin 2BU075400.

Kapolsek Prabumulih Timur IPTU Ultah Deanto SH mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat serta memberikan perlindungan dan pelayanan hukum.

“Kami akan terus menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati ketika meminjamkan kendaraan kepada orang lain, meskipun sudah dikenal, untuk mencegah terjadinya tindak pidana,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur IPDA Dody Purwanto SH mengatakan, terhadap MIH masih dilakukan proses penyidikan untuk melengkapi berkas perkara.

Dalam perkara tersebut, MIH disangkakan melanggar Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penggelapan.

Polsek Prabumulih Timur juga mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya dugaan tindak pidana atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum. (*)

Dugaan Penggelapan Motor Seret Oknum Pegawai BUMN di Prabumulih ke Ranah Hukum

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel — Seorang pria berinisial MR, yang diketahui merupakan warga Jalan Damai, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, dilaporkan ke Polres Prabumulih atas dugaan tindak pidana penggelapan kendaraan bermotor.

Laporan tersebut dibuat oleh SAL, seorang perempuan beralamat di Perum Palem Prabujaya Blok 1 No. 07, RT/RW 05/03, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian, dugaan tindak pidana tersebut terjadi di Perum Palem Prabujaya Blok 1 No. 07, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Jhon Kenedy, SH, MSi, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan, perkara tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Prabumulih saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan terjadinya tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 486 KUHPidana,” ujar AKP Jhon Kenedy.

Ia menjelaskan, penyelidikan dilakukan untuk mengumpulkan informasi serta alat bukti terkait dugaan tindak pidana yang dilaporkan tersebut.

Hingga saat ini, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan. Status hukum terhadap MR selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh penyidik.

Pihak kepolisian juga masih mendalami kronologi serta rangkaian peristiwa yang dilaporkan guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut. (Ril)

Tak Sekadar Layanan Perbankan, BRI Prabumulih Hadir Lewat Jumat Berkah

PRABUMULIH, Pikiranrakyatsumsel – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Prabumulih kembali menggelar kegiatan sosial melalui program Jumat Berkah dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh jajaran BRI di wilayah kerja Prabumulih dan sekitarnya. Selain BRI BO Prabumulih, kegiatan juga melibatkan sejumlah unit kerja, yakni BRI Unit Lembak, BRI Unit Babat, BRI Unit Rambang Dangku dan BRI Unit Pendopo.

Dalam pelaksanaannya, para pegawai dari masing-masing unit kerja turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

Paket bantuan yang dibagikan berisi sejumlah kebutuhan pokok sehari-hari, di antaranya beras, mi instan, telur, minyak sayur serta bahan kebutuhan lainnya.

Branch Manager BRI BO Prabumulih, R P Rafi Rafsanjani, mengatakan program Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk kepedulian jajaran BRI terhadap masyarakat di wilayah kerjanya.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh insan BRI untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujar Rafi, Jumat (28/8/2026).

Menurut Rafi, kegiatan sosial tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran BRI untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan jangkauan penerima manfaat yang semakin luas.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan secara rutin dan memberikan manfaat yang lebih luas. Semoga apa yang kami berikan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Kegiatan Jumat Berkah yang melibatkan sejumlah unit kerja BRI tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial di lingkungan perusahaan. Bantuan diserahkan secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi sosial di wilayah kerja BRI.

Melalui kegiatan tersebut, BRI BO Prabumulih berharap keberadaan perusahaan tidak hanya dirasakan melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.